Kepler, alias Curve 3G di sebelah kiri... Bandingkan dengan Apollo di kanan!

Berawal dari BlackBerry Roadmap yang bocor awal Maret lalu, kita bisa melihat apa yang bakal direncanakan Research In Motion (RIM) untuk para penggemar BlackBerry hingga awal tahun 2012 mendatang. File presentasi yang bocor tersebut menampilkan 7 tipe BlackBerry yang bakal muncul hingga awal tahun depan. Saya sudah menyebutkan sebelumnya, dua diantara 7 yang masuk dalam roadmap tersebut bakal muncul September 2011 ini, yaitu Bold terbaru alias Dakota, serta penerus Torch yang muncul dengan kode seri 9810.

Curve 9360 Apollo dengan OS7, ikon di layarnya berubah semua nih!

Lengkapnya, dalam sebutan kita nama 7 BlackBerry tersebut antara lain, Montana (GSM) dan Dakota (CDMA) mewakili seri Bold, Monza (GSM) dan Monaco (CDMA) masuk seri Torch, lalu Apollo dan Sedona (untuk Sedona masih belum pasti) yang menjadi bagian Curve, dan juga Torch 9810. Namun di luar 7 BlackBerry yang masuk roadmap, sebulan setelah kebocoran dokumen RIM tersebut juga muncul kabar lain, yaitu BlackBerry Curve 9380, dengan kode nama Orlando. Curve menjadi BlackBerry dengan kasta terendah, demikian juga harganya. Dan pasti akan menjadi produk masal ketika dirilis. Namun sayangnya, justru RIM seakan enggan merilis infonya.  Bahkan yang menjadi duta software terbaru BlackBerry OS7 justru Dakota (penerus Onyx 2) dan Torch 2, yang harganya kemungkinan besar masuk Indonesia di atas 6 juta. Dan malangnya, jika ingin coba-coba software terbaru OS7, kamu harus ganti BlackBerrymu dengan 7 pilihan yang saya sebutkan.

Curve baru kini tipisnya sama seperti seri Onyx, hanya ciri khas casingnya saja masih sama.

Namun jika merasa punya BlackBerry cukup tipe terendah saja (pokoknya bisa BBM lah… !!), tiada pilihan selain Curve. Dan berikut ini sedikit bocoran seperti apa sih, Curve terbaru yang mendukung OS7 nanti. Geser ke bawah deh mas”/mbak”, monggo dipirsani dua BeiBeh Curve terbaru. Siapa tahu sudah kepikiran mau mempesiunkan Gemini dan Kepler-nya.

Lihat bagian atas, tombol pengunci masih sama posisinya.

BeiBeh Curve 9360 Apollo

Seperti Gemini, tergantung bagaimana pihak marketing RIM nanti memasarkannya, bisa jadi nantinya kamu mengenalnya sebagai Apollo. Walaupun menjadi kasta terendah, namun spesifikasi Apollo ini juga tidak biasa lho, yang jelas lupakan kata pas-pasan seperti pada Gemini. Dan juga RIM mendesain si Apollo sama rampingnya seperti Dakota, dengan ketebalan hanya 11 mm saja. Yup, sedikit lebih tebal dari iPhone 4G!

Tampilan belakangnya pun masih berasa Curve. Baterainya kecil, semoga bisa irit.

Seperti Dakota/Montana dan Monaco/Monza, kemungkinan Curve dengan OS7 ini akan muncul dalam dua versi, GSM dan CDMA. prediksi saya tidak berlebihan, mengingat dua seri Curve terdahulu juga selalu dipasarkan mengglobal, dan hadir dua versi, baik itu Gemini GSM dan CDMA, serta Kepler (jamak sebagai Gemini 3G) yang juga GSM dan baru-baru ini CDMA. Versi CDMA biasanya lebih canggih, terutama di memory internal yang lega, namun hanya bisa di-inject alias tanpa kartu teleponRUIM fisik seperti pada GSM. Sementara Apollo ini, bisa jadi untuk versi CDMA-nya muncul sebagai Sedona. Kita tunggu saja kebenaran kabar dua versi tersebut.

Ada NFC-nya lho, fitur "dompet digital" yang pasti berguna bagi pengguna bisnis.

Untuk yang GSM, Apollo bisa bekerja hingga maksilam di kanal 3G HSPA. Kecepatan aksesnya tidak diragukan, dengan download mencapai maksimal 7.2Mbps. Selain itu, seperti semua saudara ber-OS7 lainnya, ada Bluetooth 2.1, Wi-Fi b/g/n, port micro-USB, dan GPS yang menjadi fasilitas standar. Bahkan Curve ini pun juga mengadopsi kemampuan kelas atas seperti Bold, Torch dan Touch terbaru, dan fitur ini memang hanya eksis di OS7. Melalui modul NFC atau Near Field Communication yang ditanamkan di dalamnya, Curve ini, dan juga semua BeiBeh OS7 lain yang akan rilis mulai bulan depan, bakal berubah menjadi dompet digital, atau menjadi salah satu alternatif pembayaran elektronik layaknya Flazz BCA. Demikian kamu cukup mendekatkan semua BeiBeh ber OS7 pada receiver NFC untuk melakukan pembayaran.

Bisa digunakan sebagai MiFi untuk Mobile Hotspot alias Wireless Tethering...

Lebih detail lagi, Apollo datang dengan konfigurasi ROM/RAM sebesar 512MB, atau sama seperti yang diterapkan untuk Curve 3G 9330 (Curve 3G versi CDMA). Sedangkan kekuatan CPU-nya juga ditingkatkan menjadi 800MHz, dan itu didapatkan melalui prosesor Marvell Tavor MG-1, yang kabarnya juga diperkuat GPU tersendiri yang mendukung plugin grafis Open GL. Jadi tidak heran jika nantinya BeiBeh OS7 makin banyak game-game keren, serta interface-nya juga bisa dioperasikan dengan lembut. Satu lagi, untuk Apollo ini, kamu juga mendapatkan kamera 5 megapixel dengan flash, dan layarnya beresolusi HVGA 480 x 360 pixel. Batereinya sendiri hanya 1050 mAh.

Terakhir diketahui juga bahwa si Apollo ini juga memiliki fitur kelas atas lain, seperti semua saudara OS7, yaitu Mobile Hotspot, atau juga jamak dengan istilah tethering. Dengan fitur ini, kamu yang memiliki paket data tak terbatas, dan cocoknya mungkin untuk varian CDMA atau Sedona, bisa memfungsikan si BeiBeh ini sebagai MiFi alias portable hotspot. Tentu saja, dengan fungsi tersebut, kamu harus siap pulsa/paket internet kesedot, dan juga batereinya menjadi lebih boros.

Inilah Curve Touch Orlando... Dengan layar 3.2 inchi, bagaimana ya pengoperasiannya?

BeiBeh Curve Touch 9380 Orlando

Sedangkan untuk yang satu ini, justru lebih terasing lagi. Jika Apollo sempat bocor dan beberapa kali muncul demonya di internet, kalau untuk Orlando ini, selain belum dikonfirmasikan secara resmi, juga belum pernah terlihat seperti apa penampakannya. Memang awal April 2o11 lalu sempat muncul rumor, jika Orlando bentuknya sama persis seperti Apollo, namun mendapat tambahan layar sentuh, seperti pada Dakota/Montana. Setelah April, tidak pernah ada lagi kabar baru mengenai si Orlando ini.

Dan walaupun menyandang nama touch, casing belakangnya tetap ala Curve.

Namun hari ini, kembali muncul rumor lain, yang menyebutkan jika Orlando bukanlah varian Apollo/Sedona, melain tipe baru dengan spesifikasi sama namun layarnya sepenuhnya touchscreen. Bisa dikatakan Orlando ini versi mini dari Monza/Monaco.  Apa bedanya dibanding Apollo? Orlando ini menggunakan touchscreen dengan ukuran 3.2 inchi, serta resolusi 360 x 480 pixel – lebih kecil dibandingkan Monza/Monaco yang mencapai 480 x 800 pixel dengan ukuran layar 3.7 inchi.

Masuk ke Options -> About... Cek, sudah OS7!

Cek internal storage-nya.... kondisi default sisa sekitar 150 MB. Demikian untuk install OS7 dan aplikasi pendukungnya, membutuhkan space sekitar 350-an MB!

Kemudian batereinya juga lebih besar dari Apollo. RIM menyamakannya dengan baterai Monza/Monaco dengan pertimbangan layar sentuh membutuhkan lebih banyak daya. Dan di Orlando ini, kamu mendapatkan baterei sebesar 1230 mAh.

RAM-nya available sekitar 200-an MB... Dan sepertinya lebih dari cukup untuk sebuah BlackBerry!

Satu yang pasti, kedua seri Curve ini masih belum diketahui kapan bakal dirilis. RIM hanya menyiapkan dua “duta” utama OS7 mereka dijual lebih awal, yaitu Bold 9900 dan 9930 serta Torch 9810 pada September 2011 nanti.

586 keseluruhan 7 dilihat hari ini