Perkembangan teknologi telah membawa umat manusia jauh ke bulan, ke dasar samudera ke gunung tertinggi bahkan merangsek domain ilahi dengan mengkloning makhluk hidup, namun tahukah anda bahwa ada beberapa hal sederhana yang belum diketemukan jawabannya oleh sains (dan tentu oleh guru/dosen anda)



#8 Bagaimana Sepeda Bisa Tegak ( Jika Berjalan )


Kita selalu diberi jawaban mengenai efek gyro jika bertanya mengenai bagaimana sepeda bisa tegak jika dikendarai. Nyatanya percobaan tahun 1970  yang dilakukan oleh David Jones menolak teori ini. ilmuwan kemudian berteori bahwa ada efek caster yang menjaga agar sepeda tidak jatuh jika dikendarai.

Celakanya tahun ini kumpulan ilmuwan dari cornell university membuat sepeda tanpa efek gyro dan efek caster, voila : sepedanya tetap tegak jika dikendarai.

Jadi jika anda ingin sok pintar di depan guru anda, tanyakan pertanyaan ini sebagai taruhan dan kesempatan kencan dengan anak gadisnya pasti ada di tangan.



#7 Kenapa Kita Tidur


Pertanyaan sederhana ini biasanya dijawab dengan jawaban seperti : untuk mengembalikan tenaga, konsentrasi, refresh otak, mengendapkan pikiran dan jawaban “standar” lainnya. Semua teori yang disebutkan itu punya kelemahan, tumbuh tumbuhan atau hewan sel tunggal setiap hari dalam kondisi dorman yang mirip sekali dengan tidur, padahal mereka tidak punya jaringan kompleks seperti manusia.

Jawaban bahwa tidur dapat menjaga kesehatan juga tidak terbukti, karena belum pernah ada penelitian yang menunjukkan bahwa kurang tidur menyebabkan kematian. bahkan ada beberapa orang yang bisa tetap sehat tanpa tidur beberapa tahun

Bahkan baru baru ini ilmuwan telah menemukan gen yang memungkinkan kita tidur 4 jam sehari tanpa menerima efek buruk. Jadi bilang saja pada ortu anda jika Anda main game sampai larut malam (atau pagi) sebenarnya tidak berpengaruh banyak terhadap kesehatan anda :)



#6 Berapa (kira kira) Jumlah Spesies Makhluk Hidup


Di Buku biologi SMA kita selalu diberitahu bahwa jumlah makhluk hidup ada jutaan spesies, kenyataannya adalah bahkan para ahli takson ( ahli dalam mengelompokkan dan mengidentifikasi makhluk hidup ) tidak dapat memberikan angka perkiraan berapa juta spesies yang ada di bumi.

Anda mungkin bertanya kenapa susah sekali memperkirakan jumlah spesies, pertama, walaupun riset spesies setiap tahunnya menemukan 15 ribu spesies baru, biasanya hanya terjadi pada hemisfer utara (yang secara teknologi lebih maju), hemisfer selatan ( ya termasuk sebagian besar Indonesia) kurang banyak melakukan riset spesies. Kedua diperkirakan 99 % dari makhluk hidup ada di lautan, padahal umat manusia baru menjelajahi kurang lebih 10 % diantaranya.

Jadi kalau anda ingin cari muka di depan guru biologi anda, Tanyakan pertanyaan ini !!



#5.  Bagaimana Gravitasi Bekerja


Di alam semesta ada 4 gaya mendasar dan gravitasi adalah yang paling aneh, di mana mana ada gravitasi dan tidak peduli seberapa jauhnya partikel di sudut Alam semesta, partikel itu akan tertarik gravitasi bumi . Walaupun ada dimana mana gravitasi merupakan gaya yang paling lemah, jika anda menempelkan magnet positif dan negatif, daya tarik menariknya adalah 1.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 kali lebih kuat dari gaya gravitasi bumi menahan Anda tidak melayang layang di angkasa.

Lebih membingungkan lagi, karena gaya yang lain pasti mempunyai partikel sendiri, tapi graviton (hipotesa partikel dari gravitasi) belum pernah ditemukan sampai sekarang, tidak seperti semua gaya dasar lain yang ditemukan mulai abad 19 an.

Tapi yang paling membingungkan adalah pada level molekul dan atom (dan lelembut yang lebih kecil lagi) gaya gravitasi tidak bekerja sama sekali. Nah lo !!!. Gravitasi adalah satu satunya alasan kenapa fisika kuantum dan fisika praktis belum akur. Jawaban bagaimana gravitasi bekerja pasti akan mengantar Anda menjadi peraih nobel fisika !



#4. Berapa Planet yang ada dalam Tata Surya


Baru baru ini kita mengetahui bahwa pluto tidak termasuk planet lagi, tentu anda mengira di tata surya sekarang ada 8 Planet kan? ummm, tidak ! bahkan astrofisikawan termaju  tidak benar benar yakin bahwa lebih jauh dari planet neptunus tidak ada planet lagi (yang berpotensi ditetapkan menjadi planet di tata surya).

Loh, bukankah teleskopi raksasa kita bisa menangkap citra bintang yang berada belasan milyar tahun cahaya ? kenapa kita tidak bisa mengetahui benda langit di tata surya yang lebih jauh dari planet neptunus (sekarang disebut trans neptunian) ?. Jawabannya adalah karena sinar matahari kita tidak dapat menjangkau benda langit yang sedemikian jauh dan penjelajah angkasa kita masih belum sampai kesana.

Misteri di wilayah trans neptunian benar benar menggugah rasa ingin tau para ilmuwan, sampai saat ini yang sudah diduga ada di wilayah itu adalah #1 planet sedna yang walaupun tidak ada yang yakin ukurannya semua ilmuwan setuju bahwa planet ini lebih besar dari pluto. #2 ada planet gigantik sebesar 4 kali jupiter yang gravitasinya mengarahkan komet ke arah orbit matahari (termasuk orbit bumi). #3 matahari diperkirakan punya kembaran yang berupa bintang kerdil coklat dan #4 tidak ada yang benar benar tahu seberapa jauh wilayah ini

Penulis yakin dalam masa hidup anak anak kita buku pelajaran sekolah akan menyebutkan jumlah planet lebih banyak dari propinsi Indonesia.



#3. Berapa Luas dari Suatu Negara di Dunia


Well, berapa sih luas daratan Indonesia, kalau menurut wikipedia adalah 1.904.500 Km2 tapi beberapa referensi lain menyebutkan angka yang lain. Beberapa berargumen itu adalah masalah akurasi perhitungan saja kok, padahal itu SALAH BESAR.

Masalah utama dalam menentukan luas suatu wilayah adalah batas wilayah, tahu kan kalau Indonesia masih berebut pulau pulau terluar dengan negara tetangga, belum lagi ada pulau yang timbul tenggelam saat laut pasang dan surut. Yang paling parah adalah proyek proyek reklamasi raksasa yang secara signifikan menambah luas di satu tempat dan menguranginya di tempat lain.

Pertanyaan lain yang belum bisa dijawab yang mirip mirip seperti berapa panjang garis batas pantai Indonesia, berapa luas lautan Indonesia dan pertanyaan geografis lainnya.

Lalu berapakah luas Indonesia ?,  Tanya pada rumput yang bergoyang-eh guru geografi (calon mertua) anda



#2. Seberapa Besar Kemungkinan Anda Menang Game Soliter


Anda pernah bermain game Soliter di kala bosan ? tentu pernah. Game legendarisini dipercaya paling banyak dimainkan di dalam sejarah komputer modern (terima kasih microsoft). Nah tentu di saat bermain soliter anda pernah stuck (padahal semua langkah benar), itulah kenapa Soliter adalah salah satu game yang AI nya tidak selalu menang (padahal aturan mainnya gampang).

Beberapa matematikawan berusaha untuk mencari kemungkinan menang dalam satu game soliter dan tidak berhasil. Bahkan langkah pertama dalam menentukan kemungkinan menangnya, yaitu membuat ruang sampel juga buntu. Jika anda pernah belajar statistik, menentukan ruang sampel adalah prasyarat memecahkan permasalahan statistik

Penulis percaya bahwa soliter merupakan salah game yang juga bisa dipakai sebagai rolet Rusia, Anda tidak akan tahu apakah menang atau kalah di game ini. Jika tidak percaya, tanyakan kemungkinan menang dalam game Soliter ke guru, dosen, profesor atau mahaguru matematika (komputer) Anda.



#1.  Kenapa Es Licin


Karena es basah, adalah jawaban asal asalan dari mahasiswa pascasarjana Fisika rekan saya, Ugghhh. Didorong rasa ingin tahu saya mencari jawaban di Internet dan… jackpot : banyak sekali jawaban mengenai fenomena ini. Penjelasan paling masuk akan  adalah es akan mencair jika ditekan (tentu jadi licin) baru baru ini percobaan ini membuktikan hal itu salah.

Mayoritas ilmuwan percaya bahwa tidak  ada jawaban pasti mengenai hal ini, so……jika anak guru/dosen fisika anda cakep, bisa mulai didekati dengan bertanya pertanyaan ini.

210 keseluruhan 10 dilihat hari ini