Mungkin di Indonesia Nintendo64 tidak mendapatkan momentumnya. Namun di negara asalnya Jepang, dan juga beberapa wilayah lain, konsol Nintendo yang kontrolernya unik tersebut cukup banyak digemari karena beberapa gamenya yang memorable. Mungkin kamu masih ingat dengan Zelda: Ocarina of Time, Super Mario 64GoldenEye 007Banjo-KazooiePerfect Dark hingga Super Smash Bros.

Memang dibandingkan PlayStation yang gamenya melebihi 7000 judul, Nintendo64 yang hanya 350-an bukan tandingan. Namun tetap sebagian besar tidak bisa dilupakan karena konsol tersebut hadir ketika dunia game mengalami euforia berkat transisi dari 2D ke 3D, dan hanya Nintendo64 itu saja yang dianggap menawarkan pengendalian dalam ruang 3D terbaik. Selain itu, diantara lima kontestan konsol generasi kelima, mulai Panasonic 3DO, Atari Jaguar, Sega Saturn, Sony PlayStation dan Nintendo 64, hanya konsol Nintendo itu saja yang masih mampu bersaing dengan kedigjayaan PlayStation.

Dan bagimu yang masih kurang puas memainkan game-game Nintendo64, atau saat itu masih kecil, atau bahkan saat itu belum lahir, ada solusi buatmu untuk menikmati game-gamenya dengan cara yang lebih elegan daripada harus membeli PC mumpuni yang makan ruang. Yaitu melalui emulator Nintendo64 untuk Android, N64oid. Memang emulator ini bukan aplikasi baru, sejak awal tahun 2011 lalu sudah eksis. Dan dibandingkan tipikal aplikasi emulator lainnya untuk Android, emulator Nintendo64 bisa dikatakan kurang populer – karena saya sendiri juga lebih suka mencari emulator-nya GameBoy Advance atau Super Nintento, yang sudah terjamin dengan ratusan RPG keren! Namun update versi terbaru N64oid sedikit membuat banyak gamer meliriknya.

Update paling menarik dari N64oid versi 2.4 adalah adanya dukungan koneksi Bluetooth untuk banyak kontroler sekaligus. So, say bubye untuk pengguna emulator Android yang suka mojok menikmati gamenya, karena kini bisa dimainkan secara bersama. Demikian update satu ini mampu memaksimalkan penggunaan fitur 2 player split-screen pada game seperti Mario Kart 64.

Seperti pada demo video berikut ini, menggunakan Samsung Galaxy S II (dan memang disarankan untuk emulator ini, memilih Android kelas atas), dengan dua kontroler bluetooth dari Phonejoy yang sudah support analog, dan dari video tersebut terlihat berjalan mulus menjalankan emulator serta koneksi dengan dua kontroler eksternal. Jadi Galaxy S II terhubung ke TV melalui koneksi TV Out, dan Android tersebut duduk nyaman sementara kita bisa memainkan gamenya mengendalikan kontroler eksternal.

N64oid 2.4 update – Multiplayer on an HDTV via Galaxy S II

Jika kamu ingin mendapatkan N64oid untuk Android-mu, bisa membelinya melalui Android Market alternatif, SlideME seharga $5. Aplikasi tersebut dikembangkan oleh Yongzh, yang juga telah mengembangkan banyak emulator untuk Android, seperti GBCoid, Nesoid, Gameboid, dll. Dan seperti kebanyakan emulator yang dia kembangkan, N64oid juga bisa dikendalikan menggunakan kombinasi Wii-mote/Nunchuck melalui koneksi bluetooth! What the!? Benar, jika kamu bosan dengan Wii-mote dan Nunchuk, bisa kamu gunakan untuk mengendalikan emulator-emulator Android. Cek saja videonya berikut ini!

N64oid, N64 Emulator for Android – Ocarina of Time

Oh ya, jika kamu penasaran dengan kontroler Phonejoy yang digunakan dalam video tersebut, langsung saja akses ke website produsennya di sini. Dan jika ingin tahu seperti apa impresi para pengguna kontroler berdesain mirip Dual Shock tersebut, masuk saja kemari.

Dan berikut ini detail versi baru N64oid versi 2.4. Seperti terlihat di bawah, kamu memerlukan Android dengan CPU yang sudah mendukung ARMv7… so, lupakan semua Android di bawah harga 3 jutaan (kecuali Xperia Mini, Mini Pro, Axioo Vigo dan CSL Mi-410), karena mereka bakal kehabisan nafas menjalankan emulatornya.

N64oid versi 2.4 (klik di sini untuk download offline file .apk-nya)

* Run most games smoothly at a reasonable speed (if not full speed) with sound. This requires you have a high-end device (Nexus-S, Galaxy-S, Xoom, etc).
* Good game compatibility compared to other N64 emulators running on mobile devices. And most likely more issues will be fixed in future updates.
* Save/load game states at ANY points, as well as in-game save support. Save files are fully compatible with Mupen64plus on PC.
* A configurable, translucent on-screen keypad that is very easy to use.
* Key mappings to map game keys to hardware buttons.
* Option to use the G-sensor as the analog stick.
* A variety of settings that you can tune on your needs.

*System requirement*
- Android 2.0 or above
- ARMv7 compatible CPU
- OpenGL-ES 2.0

*NOTE*: Save files generated by v1.1.4 are no longer supported. Sorry!

*CREDITS*:
- Mupen64plus team
- Ari64 for his excellent ARM dynarec
- gles2N64 project team
- Crualfoxhound for beta testing (Plus he’s always been ready to answer questions on the forum)

*ChangeLog*:
v2.4
- Support up to 4 Bluetooth gamepads through BluezIME, with TRUE analog input support!

592 keseluruhan 1 dilihat hari ini