Sony PlayStation Vita, Kompetitor Nintendo 3DS atau Smartphone?

Seperti yang dituliskan dalam artikel Special Feature Zigma #111, berikut ini salah satu bagian artikelnya, yang sengaja dilepas untuk bisa dinikmati lebih nyaman di Duniaku.net.

Kembali pada smartphone / tablet, selain dari faktor kemiripan game yang ditawarkan tersebut, jelas smartphone atau tablet memberi fungsi yang jauh lebih banyak dan komplek dibandingkan handheld game. Dengan harga pasaran Vita di Indonesia, sekarang smartphone / tablet apa yang bisa dikatakan setara secara harga dan spesifikasi, yang layak kamu jadikan alternatif? Berikut beberapa pilihannya, di rentang harga yang sama seperti harga Vita saat ini. Kami juga akan berikan perbandingan lain dengan smartphone dan tablet di rentang harga 3 jutaan pada artikel selanjutnya.

Oh ya, satu keunggulan Vita, yaitu jajaran tombol fisik yang memberi feedback terbaik, tidak kami sebutkan di dalam, karena sudah jelas para smartphone / tablet berikut tidak mungkin mengaplikasikan tombol-tombol dalam jumlah banyak, karena fungsi utama mereka bukan sebagai handheld game.

Samsung GT-i9100 Galaxy S II

Walaupun dibalik tubuh slim, spesifikasi tinggi, dan layar yang kaya warna itu Galaxy S II ini tak luput dari cela. Banyak yang dulu mengeluhkan ada noda warna kekuningan dan merah muda pada layarnya. Namun mereka yang mendapatkan keluaran akhir, apalagi yang warna putih, sepertinya tidak mengeluhkan kejadian yang sama.

Dan dengan harganya yang sudah turun, kini rata-rata dijual di harga Rp. 5,2 jutaan, Galaxy S II menjadi opsi terbaik smartphone “all-in-one.” Aksesoris yang lengkap (sampai baterei gendong pun ada) dan mudah didapat, spseifikasi racikan chipset Exynos yang dijamin tidak gagap melahap semua game mobile (dan emulator mesin game lawas, termasuk PS One), kamera 8 megapixel yang hasilnya memuaskan, internal memory dan RAM yang lega, layarnya pun lapang untuk kebutuhan kendali touchscreen ketika bermain game. Saat ini OS-nya masih Gingerbread, namun sudah banyak OS racikan berbasis Ice Cream Sandwich bisa didapatkan dengan mudah. Samsung sendiri diperkirakan merilis update OS ofisialnya Maret 2012 mendatang.

Dibandingkan Vita, Galaxy S II hanya jatuh di material casingnya yang berkesan plastik, serta ukuran layar yang hanya 4.27 inchi, dibandingkan 5 inchi pada Vita. Resolusinya pun hanya 800×480 pixel dengan pixel per inchi-nya sekitar 220 PPI. Namun teknologi layar Super AMOLED Plus-nya menjamin tiap pixel mendapat dukungan pencahayaan satu sub pixel tambahan, sehingga tetap terlihat detail dibandingkan layar OLED Vita yang resolusinya 960×544 pixel.

Key Feature:

  • Modul radio quad-band GSM, 3G mendukung kecepatan hingga 21 Mbps HSDPA / 5.76 Mbps HSUPA, yang bisa dioperasikan tanpa harus terikat kontrak operator, alias unlocked.
  • Android OS v2.3.3, dan bakal di update ke OS v4.0. Ada ratusan ribu pilihan aplikasi dan game.
  • Chipset Exynos, dengan  prosesor Cortex-A9 CPU 1.2 GHz dual-core, Mali-400MP GPU, 1GB RAM
  • Kamera 8 megapixel, mendukung wide-angle, autofocus, LED flash, face, smile dan blink detection. Kamera sekunder di depan beresolusi 2 megapixel.
  • Merekam video resolusi full HD 1080p pada 30fps
  • Dual-band Wi-Fi 802.11 b, g dan n
  • GPS dengan Assisted-GPS (alias dukungan jaringan seluler); Digital compass
  • Internal memory 16 GB (yang beredar di Indonesia), available ke user sekitar 11 GB. Bisa di-expand dengan mudah dan murah melalui slot microSD (cukup 120 ribuan sudah dapat microSD 8 GB class 10).
  • Sensor pendeteksi gerakan yang lengkap, accelerometer, gyroscope dan proximity.
  • Audio jack 3.5 mm
  • Slot microUSB sekaligus port MHL yang mendukung TV-out dengan maksimal resolusi 1080p.
  • Bluetooth v3.0
  • FM radio dengan RDS
  • Tipis, hanya 8.5mm tebalnya, dengan berat hanya 116g
  • Mendukung animasi flash, dan web browser yang kencang (Vita juga jatuh di faktor satu ini, banyak yang melaporkan browsernya yang mengadopsi browser dari Kindle Fire yaitu Silk Web Browser, terlalu lambat kinerjanya)
  • Dan banyaknya fungsi multimedia hingga office editing
TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.