Facebook Camera, Untuk Inilah Mark Zuckerberg Membeli Instagram!

Terjawab salah satu tanda tanya, untuk apa Facebook membeli Instagram April 2012 lalu. Melalui webpage baru di Facebook, kami paham bahwa ide Facebook Camera yang menjadi fitur baru Facebook untuk mobile adalah langkah awal integrasi kemampuan Instagram di tengah Facebook Mobile. Banyak kemiripan di antara keduanya jelas menjadi “ancaman” Facebook untuk melangkah dan mengembangkan Facebook Camera ini, yang mereka klaim sudah ada sebelum keputusan membeli Instagram teralisasi.

Namun sebenarnya langkah ini sudah banyak yang menebaknya. Karena akhir April 2012 lalu, Facebook meng-update aplikasi resmi mereka ke versi 1.9 dengan beberapa perubahan besar. Diantaranya, peningkatan kinerja, fitur messenger baru seperti bisa menambahkan user lain ke pesan kelompok / group, dan yang langsung menunjuk ke Intagram, kamu juga mendapatkan shortcut untuk mengakses fungsi share photo dan message. Namun berbagi foto di situ baru sekadar jepret dan share saja, tidak ada fungsi edit – editan dulu. Dan karena menurut feedback user rupanya update tersebut lebih banyak masalahnya, Facebook menyingkirkan shortcut kamera pada versi 1.9.2 — namun jika kamu suka dengan shortcut tersebut, download saja versi 1.9-nya di link ini.

Facebook for Android 1.9 ini memberi clue akan Instragram versi Facebook

Dan kali ini melalui Facebook Camera yang awalnya baru ekslusif iOS, kamu seakan mendapatkan sebuah Instagram berbalut warna biru identik Facebook. Aplikasi yang terpisah dari aplikasi utama Facebook for iOS ini terfokus untuk mengambil gambar, membaginya, dan melihat gambar – gambar hasil capture photo tadi melalui Facebook. Sekilas fungsi utamanya mirip Instagram ya, namun jika ditilik lebih jauh, ada beberapa kelebihannya dibanding aplikasi share foto terpopuler tersebut.

Kamu langsung mendapatkan batch upload, fungsi yang ditawarkan aplikasi seperti Speedy Uploader for Facebook atau iLoader for Facebook. Fungsi tersebut memberi opsi untuk kita meng-upload banyak foto (batch) sekaligus, tidak hanya satu foto tiap upload seperti yang jamak ditemui pada aplikasi Facebook, bahkan Friendcaster Pro. Dengan Facebook Camera kamu bisa memilik sebanyak mungkin foto yang mau do-upload. Bahkan kamu juga bisa men-tag tiap fotomu itu, tinggal sentuh wajah atau temanmu yang mau di-tag dan ketikkan nama mereka.

Lebih kerennya lagi, juga ada fitur ala Social Tag-nya Samsung Galaxy S III, karena bisa mengenali wajah orang yang kamu tag sebelumnya, dan otomatis bakal men-tag orang yang sama di foto lain. Dan terakhir, tentu saja fungsi editing sederhana dan filter – filter DSLR “wannabe” seperti pada Instagram juga kamu temukan di sini. Kemudian interface-nya juga enak dilihat. Seperti update tampilan timeline Facebook Mobile, di sini foto terlihat memenuhi layar dari ujung-ke-ujung. Dan mungkin karena efek Instagram, fotomu itu terlihat mengotak semuanya, walaupun seperti pada Streamzoo ketika kamu klik terlihat tampilan aslinya juga — jika dia lanscape atau memanjang.

Kemudian kamu bisa men-scroll dengan menyapukan jari dari kiri-kanan atau sebaliknya untuk melihat foto – foto tersebut dalam sebuah album, tanpa harus meninggalkan Timeline. Dan dari apa yang kami rasakan, aplikasi yang mendukung iPhone 3GS, iPhone 4, iPhone 4S, iPod touch (generasi 4), iPad 2 Wi-Fi, iPad 2 Wi-Fi + 3G, iPad (generasi 3) dan iPad Wi-Fi + 4G ini juga lebih cepat kinerjanya dibandingkan aplikasi Facebook untuk iOS itu sendiri. Sementara hanya pengguna iOS saja yang bisa menikmatinya, dan baru App Store tertentu yang bisa mengaksesnya. Jika kamu search dan belum menemukannya, ditunggu saja sampai ada yang kompatibel dengan region tempatmu berada. Sedangkan untuk platform lain, Android misalnya, semoga saja juga segera dirilis.

httpv://youtu.be/8fJjt068s6s

Sumber: Facebook Camera

SHARE
Previous article40 Astroswitch untuk Fourze di All Kamen Rider: Rider Generation 2
Next articleLiputan 2nd PBIC, Para Troppers Dunia Berkumpul dan Berlomba di Indonesia
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.