Sony Xperia tipo dan tipo dual, Duo Android Mungil Ice Cream Sandwich

Xperia tipo ketika pertama kali muncul rumornya akhir April 2012 lalu... Bandingkan ukurannya dengan Xperia S

Seperti yang kami ulas sebelumnya, fitur dual-on masih menjadi salah satu yang dicari di beberapa wilayah negara berkembang, seperti Indonesia. Untuk feature phone alias non-smartphone pasti sudah jamak. Namun di kelas smartphone, baru beberapa saja yang bermain. Seperti di Indonesia kita mendapati Samsung dengan lineup Galaxy Y Duos, kemudian LG dengan Optimus Net Dual, ada juga HTC dengan Desire V dan Desire VC, dan hari ini Sony Mobile mengkonfirmasikan melalui channel YouTube mereka dua Droid baru, yang salah satunya mengadopsi fitur dual-on.

Xperia tipo dalam tampilan gambar promonya yang lebih jelas... Sepertinya ada warna putih selain hitam!

Inilah Sony Xperia tipo dan tipo dual, yang menemani Droid mereka lainnya yang eksis hari ini, Sony Xperia miro — bakal kami bahas di bagian lain. Keduanya sudah banyak terdengar namanya sejak akhir April 2012 lalu, dengan julukan waktu itu Sony ST21i Tapioca. Xperia tipo dual menjadi varian dengan dua slot SIM, sedangkan yang single adalah tipo. Mereka terlihat menggoda dengan profil tubuh mungil dan desain yang sederhana. Kamu mendapatkan layar LCD TFT berukuran 3.2 inchi, dengan resolusi 480 x 320, dan menjalankan Ice Cream Sandwich yang ditenagai prosesor dari keluarga Snapdragon yang tergabung dalam chipset Qualcomm MSM7227A dengan kecepatan 800MHz serta GPU Adreno 200 — demikian dari ukuran prosesornya, bisa disetarakan dengan Samsung Galaxy Ace.

Xperia tipo dual, terlihat ada tombol khusus untuk switch kartu SIM tuh di bawah tombol volume!

Spesifikasi Sony Xperia tipo dan tipo dual 

  • Layar sentuh berbahan TFT 3.5 inchi HVGA (480 x 320 pixel) dengan kerapatan pixel 180.9 PPI
  • Layar dilengkapi lapisan anti gores, dan mendukung engine Mobile BRAVIA (perlu konfirmasi lebih lanjut)
  • Dual SIM (tipo dual)
  • Android 4.0 (Ice Cream Sandwich)
  • Prosesor single-core 800 MHz
  • Ketebalan 13 mm dan berat 99.4 g
  • Kamera 3.2 megapixel dengan auto focus
  • Port audio 3.5 mm, FM Radio dengan RDS
  • Konektivitas 3G, Bluetooth, WiFi b/g/n, DLNA, GPS / aGPS
  • Kapasitas RAM 512MB, dan internal storage 2.9 GB (dengan jatah 2.5 GB bisa kamu gunakan), dan masih bisa ditambah dengan micro SD maksimal hingga 32 GB
  • Baterai 1500 mAh
Tipo dual juga ada yang berwarna hitam...

Seperti kamu lihat di atas, kedua Xperia tipo ini lumayan tipis dan ringan. Meskipun kompak, layar 3.2 inchi-nya masih cukup besar untuk navigasi antar mukanya. Kami juga menemukan tombol khusus pada Xperia tipo dual, yang bakal membantumu dalam berganti kartu SIM mana yang bakal digunakan. Sony Mobile juga memberikan aplikasi tersendiri untuk mengatur kartu SIM mana yang aktif selama waktu tertentu.

Masuk daftar tunggu ijin masuk... Ada juga Xperia sola, Xperia Acro S dan Xperia Ion dan Xperia Go tuh!

Menjalankan Android 4.0 Ice Cream Sandwich membuat dua Droid mini ini seakan mengejek kakak – kakaknya yang jauh lebih premium, karena beberapa malah belum mendapatkan update “es krim” hingga saat ini. Terakhir, masih belum jelas kapan kedua Droid mungil ini bakal dirilis, namun diprediksi kuartal ketiga tahun ini. Di Indonesia sendiri keduanya juga masih masuk daftar tunggu Ditjen Postel. Dan memang rumor awal mengenai keduanya juga pertama kali diketahui melalui website Ditjen Postel.

Terlihat dari segi desain, tetap berada di pakem Xperia lain yang lebih mahal...

Dan untuk melengkapi, berikut dua video promo dari Sony Mobile khusus untuk mengenalkan dua jagoan mereka ini!

Xperia™ tipo & tipo dual — Close Up

httpv://youtu.be/upB0QeWVFPo

httpv://youtu.be/qvDgha12txU

Sumber: Sony Xperia YouTube Channel

SHARE
Previous articleInjustice Gods Among Us: Bangkitkan Sistem Meteor Dragon Ball
Next articleTidak Semua Fitur iOS 6 Bisa Dinikmati iPhone Generasi Lama
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.