Asus Transformer Pad Infinity 700, Pertahankan Desain Khas Transformer

Belum juga kita merasakan Transformer Pad 300, apalagi Transformer Prime yang sudah meluncur sejak akhir tahun lalu, di luar sana ASUS sudah menyiapkan penerusnya… Transformer Pad Infinity TF700T, atau jamak disebut Transformer Pad Infinity 700 saja. Melihat dari spesifikasinya, tablet yang dikonfirmasikan selama Mobile World Congress 2012 lalu ini jelas menantang “the all new” Apple iPad!

Kabar terakhir, tablet ASUS ini bakal dirilis akhir Juni 2012 ini. Namun banyak juga yang menyebutkan Juli – Agustus 2012, sambil melihat bagaimana perkembangan pasar. Namun yang pasti ASUS sendiri sudah siap merilis tablet tercanggih mereka ini dalam waktu dekat. Apalagi video promo dan presentasinya ternyata sudah di-upload kemarin. Bisa kamu lihat pada link berikut. Awas, cukup panjang, sampai 8 menit… tapi worth untuk dilihat bagi mereka yang memang menyukai produk dan desain ASUS.

The all new ASUS Transformer Pad Infinity

httpv://youtu.be/rovVjlQPkcY

Transformer Pad Infinity 700 mengklaim dirinya sebagai tablet Android paling advance sampai pertengahan 2012 ini. Spesifikasinya menawarkan chipset NVIDIA Tegra 3 T33 dengan empat core CPU yang berjalan di kecepatan 1.6GHz (atau lebih tinggi dari standar Tegra 3 yang banyak diadopsi smartphone dan tablet lainnya), plus tentu saja sesuai konfigurasi 4-PLUS-1 pada Tegra 3 kamu dapatkan juga core kelima dengan clock speed 500 MHz. Selain Infinity 700 ini, tablet lain yang menggunakan chipset NVIDIA Tegra 3 T33 adalah lineup Toshiba Excite yang di luar sana sudah meluncur akhir Mei 2012 (khusus yang berlayar 10 inchi).

Lanjut ke halaman 2

1
2
3
SHARE
Previous articleYu-Gi-Oh! BAM, Card Battle Terpopuler Akhirnya Menjamah Facebook!
Next articleFarcry 3 Delay Ke Desember
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.