Akhir April lalu, LG Indonesia merilis smartphone Android baru untuk kelas entry level, yaitu LG Optimus L3 E400. Dengan harga yang kompetitif, smartphone murah dengan desain yang elegan ini bersaing langsung dengan produk Samsung, yaitu Galaxy Y (Young) S5360. Dijual dengan harga Rp. 1,2 jutaan, Optimus L3 menjadi pilihan yang menarik. Prosesor Cortex-A5 dari keluarga Snapdragon dengan speed 800 MHz, yang dipadukan GPU Adreno 200 dalam chipset Qualcomm MSM7225A, memory internal 1 GB dan 384 MB RAM, layar 3.2 inchi pada resolusi 240 x 320 pixel, kamera 3.15 megapixel, browser yang mendukung Adobe Flash, serta baterai 1540 mAh menjadikannya lebih irit dibandingkan Galaxy Y. Jelas sebuah pilihan yang menarik.

Lebih menarik lagi, seperti Galaxy Y, rupanya LG juga menyediakan versi dual sim dari Optimus L3 mereka. Varian dual sim ini disebut sebagai Optimus L3 E405, atau bisa juga disebut dengan Optimus L3 Dual. Perbedaan dibanding versi single SIM-nya adalah adanya dua tombol kapasitif tambahan di bawah layar. Untuk memasukkan dua tombol tersebut, LG harus menghilangkan tombol hardware yang biasanya dibuat untuk menakses layar home. Tombol tersebut adalah, mulai dari kiri, tombol Menu, lalu Home dan kemudian tombol Back yang ditandai dengan ikon panah ke kiri. Sedangkan tombol keempat yang letaknya paling kanan berfungsi untuk mengatur  kartu SIM yang aktif.

Seperti ini varian single-SIM-nya...

Kartu SIM yang aktif? Benar, dibandingkan dengan Samsung Galaxy Y Duos S6102 yang juga eksis dijual di Indonesia, Optimus L3 Dual ini hanya jatuh pada pengoperasian SIM-nya, tidak bisa standby bersamaan karena hanya satu saja yang standby. Kamu tinggal menyentuh tombol keempat untuk memilih dan menggunakan kartu SIM kedua.

Fitur lain Optimus L3 Dual dibandingkan varian single SIM-nya sama persis kok. Android 2.3 Gingerbread dengan chipset sama, mampu berjalan di pita koneksi HSDPA, kemudian Wi-Fi b/g/n, Bluetooth 3.0 dan yang paling melegakan adalah baterainya yang berkapasitas 1,540mAh. Pertama kali dijual di Eropa, tepatnya Ukraina (serta kemudian Rusia dan China) pada Juli 2012 nanti dengan harga sekitar US $185. Melihat penjualan Optimus L3 yang cukup baik di Indonesia, seharusnya bisa menjadi modal LG Indonesia membawanya ke pasar lokal. Namun fakta hanya satu kartu saja yang aktif bisa menjadi pertimbangan siapa pun untuk lebih memilih Galaxy Y Duos.

27 keseluruhan 3 dilihat hari ini