Senyaman Apa 3DS XL?

Mungkin banyak yang kecewa saat Nintendo “hanya” mengumumkan 3DS XL beberapa waktu yang lalu. Meskipun banyak improvisasi yang diberikan Nintendo dalam handheld baru tersebut, seperti layar yang 90% lebih besar dan juga baterai yang sedikit tahan lebih lama dari 3DS standar, namun banyak yang menyayangkan kenapa Nintendo kembali melakukan strategi yang sama dengan masa DS lalu.

Namun, apakah 3DS XL ini tidak layak untuk dimiliki? Sebuah situs di Prancis, Puissance Nintendo sudah mem-posting hands-on mereka terhadap handheld ini. Menurut mereka seperti yang dikutip dari NeoGAF, 3DS XL ini meskipun lebih besar, namun tetap ringan, dan juga memiliki tampilan 3D yang lebih baik. Bukan hanya itu, mereka juga meringkas bagaimana impresi mereka saat memainkan 3DS XL ini ke dalam beberapa point berikut ini:

  • Layarnya sangat lega
  • Efek 3D lebih baik dan lebih nyaman untuk mata
  • Teknologi yang digunakan untuk 3D-nya seperti sudah mengalami banyak improvisasi dari Nintendo
  • Meskipun lebih besar, namun kesan pixelated tidak tampak. Mungkin Nintendo juga sudah menyediakan sebuah filter agar semua game 3DS bisa berjalan dengan baik dan resolusinya tidak “pecah”
  • Lebih nyaman untuk digenggam
  • Penempatan dan kualitas tombol yang lebih baik
  • Circle pad yang lebih besar (namun sayang tetap cuma satu..)
  • Sangat ringan untuk ukuran sebesar itu
  • Tidak ada peningkatan berarti dalam hal speaker dan suara
Masih kurang puas dengan bagaimana impresi mereka di atas? Simak sedikit video hands-on yang juga sempat mereka rekam ini

Bagaimana, tertarik untuk membawa pulang satu unit 3DS XL ini? Atau lebih baik untuk membawa pulang handheld yang lainnya? Silahkan share pendapat kamu di kolom komentar ya. :D

[sumber: CVG]

SHARE
Previous articleMemaksimalkan Play Store, Panduan Menguasai Pasar Aplikasi Google
Next articleClosed Beta Dragon Nest
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.