Samsung EX2F, Kamera Pocket yang Cerdas dan Berlensa Paling Terang

Samsung EX2F, selain cerdas bukaan lensanya juga termasuk besar untuk ukuran point-and-shoot!

Kemudahan share menjadi salah satu yang diharapkan pengguna gadget mobile. Termasuk untuk kamera point-and-shoot, mulai tahun lalu banyak produsen kamera yang memasukkan modul WiFi, agar kamera tersebut menjadi lebih “smart” dan bisa tersambung ke hotspot, membagikan foto yang baru saja diambil langsung ke jejaring sosial atau website hosting foto.

Samsung DV300F meneruskan konsep DualView yang kamu kenal di Indonesia melalui tipe Samsung PL100, PL120, PL150, PL170, ST600 dan ST700!

Seperti Samsung, yang memang sejak awal tahun ini serius mengembangkan jenis kamera “pintar” tersebut. Sebelumnya mereka mengenalkan Samsung DV300F yang sudah dirilis Maret 2012 lalu dengan harga US $199. Termasuk murah, apalagi Samsung menyematkan konsep DualView yang cukup populer (ada layar antar muka kedua di bagian depan untuk kemudahan mengambil foto diri). Dan konsep DualView tersebut dipadukan dengan WiFi. Demikian point-and-shoot dengan lensa 16 megapixel itu bisa dengan mudah meng-upload hasil fotonya ke Facebook dan Picasa, atau video langsung ke YouTube.

WB850F dengan sensor 16 megapixel BSI CMOS, serta 21x zoom optik, mampu merekam video 1080p, bisa di tag lokasi fotonya melalui GPS, dan bisa mengambil foto sekaligus merekam video.

Menyusul pada bulan April 2012, mereka juga merilis Samsung WB850F yang menambahkan GPS selain mempertahankan lensa 16 megapixel dengan harga $379. Dan di bulan yang sama juga Samsung WB150F yang lensanya hanya 14 megapixel dengan harga $229. Dan masih ada lagi satu seri yang paling ekonomis, Samsung ST200F yang mengurangi beberapa kemampuan lensa ketiga kakaknya, dan dijual dengan harga $199 mulai Februari 2012 lalu.

Top of the line-nya kamera point-and-shoot dari Samsung, dengan banyak fungsi fotografi profesional. Di Indonesia mungkin kamu baru mengenalnya melalui EX1.

Keempat solusi kemudahan share itu memang menarik, meskipun tetap mengharuskan kita untuk terhubung ke jaringan internet. Namun sayangnya, kemudahan share itu memang tidak dibarengi dengan kemampuan lensanya, sert hasil fotonya dibandingkan point-and-shoot sejenis. Dan awal Juli 2012 ini Samsung memberi solusi mereka yang berharap kualitas nyaris setara DSLR, namun juga tetap “smart.” Mereka mengkonfirmasikan Samsung EX2F (di Indonesia baru kamu temui tipe EX1), yang selain cerdas, lensa CMOS 12.4 megapixel-nya mengusung sensor sebesar f/1/1.7 inchi (nilai tersebut termasuk sangat besar untuk ukuran point-and-shoot) serta dilengkapi lensa zoom F/1.4 dari Schneider-Kreuznach yang sangat terang — sekitar empat kali lebih terang dari lensa kamera dengan bukaan F2.8.

Lensa dengan bukaan f/1.4-2.7, 24-79mm menjadi daya tarik utamanya. Optik ini menjanjikan sensitifitas yang lebih baik dibandingkan semua point-and-shoot Samsung. Kelebihan lainnya, casing magnesium alloy yang lebih ringan.

Dual image stabilization, setting ISO yang tinggi mencapai 12,800 (extended), lensanya juga mampu mengakomodasi jangkauan zoom 24-79mm hingga 3.3x, serta layar AMOLED 3 inci dengan resolusi VGA yang bisa diputar, menjadi beberapa fiturnya. Selain itu kamu juga mendapatkan full manual shooting mode dan opsi RAW (yang pasti banyak dimanfaatkan oleh mereka para fotografer profesional), video berkualitas 1080/30p HD, dan juga fitur lain yang memanfaatkan WiFi seperti Remote Viewfinder, Auto Backup, atau opsi langsung kirim ke email / jejaring sosial. Layar AMOLED dan bukaan lensa yang lebar, menggambarkan jika Samsung EX2F ini tidak akan murah. Dan memang kamera digital yang bakal dirilis Agustus 2012 mendatang ini baru bisa kamu tebus dengan nilai $549.

Kontrol manual yang cukup lengkap, ISO yang tinggi, fast focusing dan lensa yang mampu bekerja baik di low-light shooting dan shallow depth of field.
Layar AMOLED-nya juga membuatnya terlihat mewah, bahkan Samsung juga memasukkan antar muka seperti pada jajaran kamera Samsung NX.

Samsung EX2F Product Specifications

Image Sensor 12.4 effective megapixel 1/1.7″ BSI CMOS
Lens F1.4 24mm 3.3x Lens
IS Dual IS (OIS + DIS)
Display 3.0” Swivel VGA AMOLED display
ISO Auto, 80 ~ 3200, (6400 ~ 12800 extended mode)
Image 12M, 10MP, 9MW, 8M, 8M (1:1), 5M, 3M, 2MW, 1M
Video Full HD 1080 / 30p (H.264)3.3x optical zoom while recording video
Video Output AV, HDMI 1.4
Value-added Feature Live / Action / 3D Panorama, Smart Auto, Picture in Picture (Image / Movie), Split Shot, Artistic Brush,Magic Frame, ND Filter On / Off, Dual Capturing, Continuous Shot (10M), High speed recording
Wi-Fi Connectivity Mobile Link, Remote Viewfinder, Social Sharing, Email, Sky Drive, Auto Backup, TV Link, Wi-Fi Direct
Bundle PC software iLauncher, PC Auto Backup, Samsung Raw Converter
Storage SDSC, SDHC, SDXC
Battery SLB-10A
Dimension (WxHxD) 111.9 x 62.0 x 28.9mm
Weight 294.3g (without battery)
Accessory OVF1 (Optical View Finder), EM10 (External Microphone), SEF42A (GN.24 Flash)

Samsung SMART CAMERA with Wi-Fi Technology

httpv://youtu.be/3Jm-UE2WuEM

Sumber: Samsung Electronics

SHARE
Previous articleChristopher Nolan Tolak Justice League of America!
Next articleFT103 Kouziro, Tablet Android Berlayar 21.5 Inchi, Terbesar di Dunia!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.