Bertepat di hari sabtu nan terik, acara cross-culture diadakan di G-Walk , Surabaya. Acara ini diadakan sebagai agenda tahunan dan bagian dari rangkaian Citraland Festival. Dan yang membuat saya tertarik datang ke acara ini adalah tak lain tak bukan cross-culture antara dua pop culture yang sangat digandrungi akhir-akhir ini, yakni Korea dan Jepang. Agenda ini ditangani oleh dua komunitas terbesar di Surabaya, yakni KLOSS sebagai perwakilan komunitas Korea dan COSURA sebagai perwakilan dari komunitas Jepang.

Dipandu oleh dua orang yang kocak dan saling bertolak belakang, tingginya maksudnya, acara dimulai sekitar pukul dua siang dengan Flash Mob. Saya sendiri belum tahu apakah istilah itu ketika saya datang kesana. Dan ternyata itu adalah istilah untuk tari massal. Ya, para panitia dari KLOSS menari massal di atas panggung. Kemana Cosura? Mereka malu-malu ketika tampil untuk menari massal di atas panggung. Ranah mereka kan Cosplay ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KLOSS sangat menikmati tari massal ini. Bagi para fans K-POP pastinya menari merupakan salah satu cara mereka mendekatkan diri dengan para idola mereka. Bersama-sama diiringi lagu-lagu dance, mereka kompak menarikan koreografi para idola mereka. Setelah Flash Mob,beberapa juri yang akan menilai kompetisi Cover Dance dan Cosplay unjuk kebolehan. Mereka terlihat piawai menampilkan gerakan-gerakan Hip Hop dan Shuffle.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kompetisi cosplay pun dimulai. Setelah menunggu sekian menit untuk persiapan para kontestan, para cosplayer unjuk gigi menampilakan aksi-aksi mereka. Banyak dari cosplayer menampilkan aksi-aksi yang membuat penonton tertawa menikmati aksi mereka. Didominasi cosplay-cosplay monster dan tokusatsu, para cosplayer berhasil memeriahkan suasana acara cross culture ini.

Cosplayer Manusia Kalong! bersama dengan pembawa acara. Sepertinya sang pembawa acara tidak takut dengan monster yang sempat membuat beberapa penonton histeris oleh aksi sang monster kalong yang turun ke panggung. Ini monster khas Indonesia ^^

Anak-anak pun ikut terpana melihat para cosplayer beraksi di atas panggung. Banyak penonton mulai dari kalangan anak-anak yang meminta foto bareng dengan cosplayer kesukaan mereka. Saya juga tersenyum ketika melihat kepolosan anak-anak kecil menyalami cosplayer layaknya seorang guru, dengan mencium tangan lho. ^^

Eits jangan salah. Meskipun atmosfer Jepang sangat kental di kompetisi cosplay, namun sang Hanoman tetap eksis menampilkan aksi-aksinya tidak kalah dengan kontestan lain. Dengan alunan serulingnya yang membius para penonton, Hanoman berhasil memeriahkan suasana kompetisi.

Wah, Naruto tampak lebih kece nih dengan tampilan barunya. Aksi dance ala korea ditampilkan Naruto yang pindah haluan ini. Penonton sempat tertawa melihat aksi Naruto ala korea ini. Nggak mau kalah dengan para Boyband kali ya ^^

Nah kalau yang ini, cosplay ala Amerika. Ironman bersama sang kekasih nih. Nah, yang cewek satunya itu siapa ya? ^^

Setelah beberapa aksi cosplay diatas, penonton dihibur dengan kompetisi cover dance KPop dan JPop. Beberapa kontestan tampil ciamik diatas panggung dengan koreografi idola mereka. Saya sendiri masih cukup awam dengan dunia korea, namun saya cukup dibikin ternganga dan tersenyum ketika melihat aksi para dancer diiringi riuhan para penggemar KPop.

Teman-teman dancer banyak menampilkan gabungan koreografi dari para artis KPop kesukaan mereka. Nah, para penonton yang masih awam dengan KPop disuguhi video-video dance yang sudah disiapkan para peserta agar penonton juga dapat membandingkan koreo para kontestan dengan Boyband-Girlband . Good Job! ^^

Nggak mau kalah, para J-Popper menampilkan dance cover mereka. Dan kali ini, mereka juga memakai berbagai aksesoris khas Jepang. Penampilan dance mereka juga tidak kalah ciamik dengan kontestan lain. Tentu saja dance cover yang sedang populer, Heavy Rotation juga ditampilkan, dan para  JKT48 Fans tidak kalah semangat menampilkan aksi mereka. Bukan WOTA lho, ternyata WOTA itu untuk fans AKB48 ^^

Saya sendiri juga suka lagu-lagu AKB48 dan 48 family lainnya, namun belum sempat beraksi bersama para Fans JKT48. Penonton lain, yang didominasi para wanita pun tertawa melihat aksi para lelaki-lelaki ini meneriakkan yel-yel mereka. Saya juga sempat melihat penggemar KPop juga ikut beraksi dengan parafans  JKT48. Bukti betapa dekat dan akrabnya kedua jenis kultur ini.

Dan ini dia, Hanbok baju tradisional dari Korea yang dipakai oleh seorang panitia dari KLOSS.

Sebenarnya acara digelar hingga malam hari, dimana pertunjukkn Cosplay dan Dance Cover masih terus berlanjut. Hiburan dari band-band lokal juga memeriahkan jalannya acara. Dan juga yang tidak kalah menarik adalah “battle” antara Reog Ponorogo dan Hip Hop Dance. Namun, karena waktunya yang malam dan pencahayaan panggung yang tidak bersahabat dengan posisi, saya tidak dapat mengambil gambar yang maksimal untuk bagian malam hari, seperti terlihat pada gambar pertama.

Mau melihat foto-foto lain yang lebih bagus, nggak seperti foto-foto saya, dari rekan saya Ratih, monggo dilirik ke hal berikut nya

120 keseluruhan 2 dilihat hari ini