Pertanda Logo Beats Audio Bakal Dilepas dari Smartphone HTC?

Mereka yang doyan menjadikan gadget-nya sekaligus portable media player, pasti kenal dengan nama Beats Audio. Beberapa smartphone yang dijual di Indonesia menyertakan paket headphone berkualitas premium, sekaligus software equalizer dan optimalisasi di sisi hardware untuk menghasilnya output suara berkualitas produk Beats. Smartphone tersebut seperti lineup HTC One, Nokia Lumia 800, atau HTC Sensation XE.

Bicara Beats Audio, identik dengan kelas premium dan mahal ya... Namun bulan lalu HTC Indonesia juga merilis tiga smartphone HTC baru khusus untuk pasar mid dan low. Mereka adalah HTC Desire C, Desire V dan Desire VC. Harganya, untuk Desire C bisa kamu dapatkan dengan harga Rp. 2,400,000; untuk Desire V Rp. 3,400,000; dan Desire VC Rp. 3,100,000.

Memang ada lebih banyak lagi kerjasama Beats dengan produsen smartphone di luar sana, namun tidak bisa dipungkiri nam Beats lebih melekat pada lineup HTC. Hanya saja kemarin melalui halaman investor mereka, HTC mengembalikan jatah penguasaan saham mereka atas Beats Electronics, menjadikan Beats lebih fleksibel dalam menentukan ekspansi atau kerjasama dengan perusahaan lain dalam melakukan bundling perangkat headphone mereka.

Untuk Desire C alias HTC Golf ini masuk kelas low-nya HTC, droid dengan layar 3.5 inchi dan resolusi 320 x 480 pixel serta kerapatan pixel 164.6 PPI. Chipsetnya menggunakan Qualcomm MSM7225A yang berprosesor ARM Cortex-A5 yang kecepatannya 600 Mhz. Otak tersebut dipadukan dengan storage internal 4 GB (bisa ditambah melalui micro SD) serta RAM 512 MB. Droid dengan dimensi 60.6 x 107.2 x 11.95 mm dan berat 98 gram ini juga dilengkapi konektivitas seperti Bluetooth 4.0, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, microUSB v2.0, GPS, dan sensor accelerometer serta proximity. Kapasitas baterainya sendiri 1230 mAh. Yang melegakan dari Desire berkamera utama 5 megapixel fixed focus ini, langsung datang dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich dan dukungan Adobe Flash untuk browser-nya. Satu catatan lagi, software Beats Audio di sini hanya berfungsi sebagai tootle on/off saja, tidak ada opsi preset equalizer seperti pada seri HTC One.

Tahun lalu, tepatnya Agustus 2011 HTC mengeluarkan $300 juta untuk mendapatkan sebagian besar saham Beats Electronics. Pasca proses tersebut, mulai bermunculan smartphone HTC yang dipaket bersama headset produksi Beats, dan menjadi satu daya jualnya. Namun kini HTC menjual kembali 25% saham tersebut pada Beats Electronics senilai $150 juta, dan dengan harapan HTC, Beats bisa lebih fleksibel menentukan ekspansi global. Sementara posisi HTC sendiri tetap menjadi pemegang saham tertinggi, sebanyak 25% dari keseluruhan saham Beats, sementara sisanya atau 75% masih dipegang oleh Beats sendiri.

Desire V masuk menyasar kategori menengah, namun mengunggulkan slot dual SIM. Kamu bisa aktifkan dua kartu GSM bersamaan di dalam tubuhnya, yang mendukung koneksi 3G HSDPA, namun khusus SIM 1 saja. Droid dengan layar kapasitif multi touch berbahan Super Clear LCD, ukurannya 4 inchi dan resolusi 480 x 800 pixel serta kerapatan pixelnya 232.3 PPI. Chipsetnya menggunakan Qualcomm MSM7225A yang berprosesor ARM Cortex-A5 yang kecepatannya 1000 GHz, dipadukan dengan GPU Adreno 200. Otak tersebut dilengkapi storage internal 4 GB (bisa ditambah melalui micro SD) serta RAM 512 MB. Droid dengan dimensi 62.3 x 118.5 x 9.3 mm dan berat 114 gram ini juga dilengkapi konektivitas seperti Bluetooth 4.0, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, microUSB v2.0, GPS, radio FM dan sensor accelerometer, proximity dan digital compass. Kapasitas baterainya sendiri 1650 mAh. Yang melegakan dari Desire berkamera utama 5 megapixel auto focus ini, langsung datang dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Satu catatan lagi, seperti Desire C, Beats Audio di sini hanya berfungsi sebagai tootle on/off saja, tidak ada opsi preset equalizer seperti pada seri HTC One.

Langkah HTC ini tidak berujung pada dilepasnya brand Beats Audio pada beberapa smartphone mereka nantinya, dan pada tipe tertentu kamu tetap menemukan logo Beats Audio — karena memang Beats Audio masih ekslusif untuk HTC saja. Dimana nantinya di dalam ada software khusus equalizer Beats (seperti pada beberapa HTC terbaru, seperti seri One dan Desire V dan Desire C), serta optimalisasi software dan hardware untuk mendapatkan output audio yang lebih baik, walaupun tanpa headphone premium dari Beats.

Untuk Desire VC ini menjadi tipe yang paling diandalkan dari ketiganya. Wajar, karena bisa menerima kartu GSM dan CDMA bersamaan, dual on lagi... Jarang ada Android brand terkenal yang bisa seperti ini. Spesifikasinya sama persis dengan Desire V, termasuk kamu juga mendapatkan antar muka HTC Sense 4.0a serta, dukungan software audio enchantment HTC Beats Audio serta SRS WOW HD... Sempat ditawarkan dengan harga diskon waktu pertama kali diluncurkan pertengahan Juli 2012 lalu, namun kini bisa juga kamu dapatkan dengan harga mencapai 4 juta yang dibundel dengan UR Beats Earphone serta Bluetooth Headset...

Sumber: HTC 

SHARE
Previous articleUbisoft Siapkan DLC untuk Assassin’s Creed III?
Next articleSelesaikan Borderlands 2 Lebih Cepat, Gearbox Siapkan DLC-nya!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.