Dibandingkan dengan Xperia S di sebelah kanan, Xperia ion jelas terlihat tidak memiliki transparent bar di bawah layarnya. Dimensinya pun sedikit lebih tinggi dan lebar, dengan ukuran 68 x 133 x 10.6 mm vs 64 x 128 x 10.6 mm pada Xperia S.

Meskipun beberapa Xperia terbaru yang dirilis Sony mengiringi pemutaran film The Amazing Spider-man bisa dikatakan lebih banyak menjual desain, namun justru salah satu top-of-the-line-nya, yang menjadi pendamping flagship Xperia S di Indonesia, yaitu Xperia ion, justru tidak terdengar kabarnya. Menengok halaman Facebook Sony Mobile Indonesia sejak awal Juli 2012 lalu pun hanya membuahkan hasil video pengenalan awalnya, yang sudah eksis sejak droid ini pertama kali diperkenalkan pada event  Consumer Electronics Show 2012, bersamaan dengan Sony Xperia S. Sedangkan melalui website resmi Sony Mobile Indonesia pun Xperia ion masih masuk daftar “Segera Hadir,” bersama Xperia miro, Xperia tipo dual dan Xperia acro S. Namun kenyataannya di pasaran, khususnya di Sony Center, kamu sudah bisa mendapatkan Xperia ion yang dijual dengan harga Rp. 5,499,000.

Bicara kelas, sebenarnya antara Xperia S dan ion tidak banyak bisa ditemukan perbedaannya, sehingga bisa disimpulkan smartphone ini masih menjadi penerus langsung Xperia Arc S — material casingnya pun nyaris sama, kesan plastik kualitas tinggi begitu terasa, ada yang bahanya kasat dan glossy, serta penutup baterainya berbahan aluminum. Dengan Xperia S menjadi flagship, Xperia ion ini pun bisa menjadi semacam varian lain dengan beberapa perbaikan yang mungkin dirasa kurang dari Xperia S. Seperti misalnya, Samsung GT-i9100 Galaxy S II yang juga dirilis sebagai Samsung SGH-i727 Galaxy S II Skyrocket dengan layar yang lebih besar serta empat tombol kapasitif di bawah layarnya. Beberapa revisi dari sisi hardware pun bisa ditemukan melalui perbedaan chipset-nya.

Sedangkan untuk Xperia S dan Xperia ion, secara singkat bisa disimpulkan jika Xperia ion tidak lebih dari Xperia S yang membesar ukuran layarnya, internal storage-nya juga bisa ditambah berkat adanya slot microSD, kapasitas baterai yang membesar menjadi 1900 mAh, serta tentu saja menjadi Xperia pertama yang mampu berjalan di jaringan 4G LTE, walaupun yang masuk ke pasaran Indonesia tak lain yang versi HSPA, karena di sini koneksi datanya masih mentok 3G HSDPA saja. Xperia ion versi LTE sendiri sudah dirilis di Amerika Serikat pada 24 Juni 2012 lalu, sementara ini khusus untuk operator AT&T dengan harga kontrak  $99.99. Sedangkan untuk varian HSPA-nya dirilis pertama kali di Asia Tenggara, pertama kali di Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Xperia™ ion

httpv://youtu.be/kVainaoag2g

Xperia™ ion — Close Up

httpv://youtu.be/PuauXHDuYSI

Lanjut ke halaman 2 untuk detail spesifikasinya…

86 keseluruhan 4 dilihat hari ini