Gameloft Mengembangkan Game Baru Berbasis Unreal Engine

Gameloft mulai menggoda penggemarnya dengan satu artwork game yang sedang mereka siapkan. Mungkin kalau sekadar tahu itu game mobile, sedikit penasaran bagi kita. Namun ketika ada label Epic serta Unreal Engine di sana, pasti sedikit membuat kita berpaling.

Memang baru satu artwork di atas itu saja yang dirilis, dan benar Epic bakal terlibat karena menggunakan Unreal Engine. Bisa jadi bakal sebuah game mobile yang secara kualitas (grafis) setara dengan Infinity Blade. Well, ada pedang berukuran besar di sana, yang membuat kami langsung tertuju pada salah satu game mobile terbaik yang sampai saat ini ekslusif iOS. Makin membuat penasaran, Gameloft mengatakan mereka menyisipkan satu petunjuk pada artwork itu, game apa yang sedang mereka kembangkan melalui engine Unreal.

Pedang (dan musuh) yang besar menjadi satu trademark serial Infinity Blade…

Bisa berarti banyak. Mulai pedang berukuran besar yang menjadi satu ciri khas Infinity Blade. Kemudian ada tengkorak dan juga baju besi, sepertinya sebuah setting medieval yang banyak diadopsi genre RPG. Atau paling dekat ya serial Dungeon Hunter milik Gameloft yang banyak sekali unsur tengkorak, baju besi dan pedang. Plus darah berceceran, jelas ini bukan game untuk pemain di bawah umur…

Saat ini Gameloft juga menggelar kuis melalui Facebook, meminta mereka para anggota fanpage untuk memilih apa yang pertama kali ingin dilihat menyusul artwork perdana tersebut. Dan posisi saat ini, vote untuk trailer lebih difavoritkan! Saya pribadi juga memilih trailer sih, dan semoga bisa menjelaskan banyak game tersebut, bukan sekadar teaser singkat.

Sumber: Facebook

SHARE
Previous article“Mengintip” Layar Kedua Dalam FIFA 13 Wii U
Next articleUpdate Baru Dead Trigger untuk iOS, Sekaligus Membuatnya Menjadi Gratis
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.