Canon Mengkonfirmasikan Dua Kamera Superzoom PowerShot SX160 IS dan SX500 IS

Canon PowerShot SX500 IS

Liburan usai, dan menjelang masa kembali ke sekolah, Canon mengkonfirmasikan dua kamera PowerShot yang unggul di sisi kemampuan zoom supernya. Mereka adalah PowerShot SX160 IS yang menjadi penerus SX150, sedangkan PowerShot SX500 IS hadir sebagai lineup seri baru yang diposisikan di kelas yang setara dengan kamera point-and-shoot SX40 HS dan SX260 HS — yang sudah dijual di Indonesia dengan harga Rp. 3.5 hingga 4.5 jutaan. Kedua PowerShot baru tersebut menawarkan beberapa fitur yang identik, mulai sensor 16-megapixel 1/2.3-inch CCD, intelligent image stabilization, DIGIC 4 image processor, jangkauan ISO yang tidak terlalu besar yaitu 100-800 dan tentu saja opsi merekam video dengan kualitas 720p pada 25 bingkai-per-detik.

Canon PowerShot SX160 IS (Black)

Keduanya direncanakan mulai dijual September 2012 nanti seharga US $329.99 (SX500 IS, warna hitam) dan $229.99 (SX160 IS, warna hitam dan merah). Dari harga dan kode serinya bisa langsung kita ketahui SX500 IS pasti lebih lengkap isinya. Pada tubuhnya kamu dapatkan lensa 30x, 24-720mm dengan bukaan maksimal di rentang f/3.4-5.8. Demikian berkal lensa tersebut kemampuan autofocus-nya meningkat hingga 32 persen, dan juga mengurangi shutter lag hingga 33 persen dari SX40 HS, kamera point-and-shoot Canon sebelumnya yang diunggulkan kemampuan autofocus dan shuuter lah-nya.  Selain itu SX500 IS ini juga dilengkapi Intelligent IS untuk mengurangi efek goncangan, serta Zoom Framing Assist – yang berguna seandainya kamu kehilangan fokus dari target yang kamu inginkan, cukup tekan dan tahan tombol ZFA agar kamera ini segera men-zoom out dan kamu bisa melihat mana yang harusnya difokuskan kembali. Melepaskan tombol itu kembali membawamu ke posisi zoom-in sebelumnya.

Canon PowerShot SX160 IS (Red)

Namun untuk SX160 IS juga tidak terlalu jauh perbedaannya. Kamu mendapatkan lensa 16x, 28-448mm dengan bukaan f/3.5-5.9 yang menawarkan autofokus 22 persen lebih cepat dan shutter lag 46 persen lebih sedikit dari SX150 yang digantikan posisinya. Kemudian kamera ini juga ditenagai oleh baterai AA, yang bisa dianggap sebagai salah satu kelebihan karena kemudahannya mendapatkan tenaga baterai baru — namun juga kekurangan karena pastinya lebih boros. Baik SX500 IS dan SX160 IS dilengkapi layar LCD 3-inchi sebagai videfinder dan navigasi antar muka. Bedanya hanya pada resolusinya saja, karena untuk SX500 mencapai  461k-dot, sedangkan SX160 hanya 230k-dot.

Sumber: Canon USA

SHARE
Previous articleUpdate Android 4.1 Jelly Bean Untuk Galaxy S III Dirilis Akhir Agustus 2012
Next articleSony Kembali Memberikan Update Software Untuk Jajaran Xperia 2011
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.