IFA 2012: Samsung Sandera Dua Blogger di Jerman?

Jurnalis biasanya memang mendapat berbagai fasilitas dan kemudahan ketika ingin meliput suatu event, apalagi jika mereka disponsori oleh suatu perusahaan untuk meliput event tersebut. Selain akomodasi dan biaya perjalanan, sering kali bahkan mereka diberi uang saku. Tapi tentunya hal ini tidak diberikan gratis begitu saja. Sering kali sang jurnalis diharuskan untuk menulis dan mereview mengenai produk, atau diharuskan untuk menghadiri acara tertentu. Yah intinya ini adalah sebuah “barter”, sebagai ganti akomodasi dan biaya perjalanan, si sponsor akan mendapatkan pemberitaan di media yang bersangkutan. Praktek “barter” ini sudah lumrah dan memang dilakukan dimanapun juga, Zigma dan Omega pun sudah sering melakukan hal yang sama. Perlu diketahui, sebelum suatu jurnalis dikirim untuk acara seperti ini, biasanya mereka sudah membahas dengan pihak sponsor mengenai apa saja kewajiban mereka, apa yang boleh ditulis dan tidak, dan juga berbagai detil lainnya.

Clinton Jeff, seorang blogger (http://unleashthephones.com/) dari India tadinya berharap untuk bisa meliput IFA di Berlin dengan disponsori Samsung. Tapi sesampainya disana, Jeff justru ditodong untuk melakukan pekerjaan yang sebelumnya tidak disetujui. Ketika ia menolak untuk melakukan pekerjaan tersebut, pihak Samsung mengancam untuk tidak memberinya tiket pulang ke India dan menarik kembali akomodasi gratis yang tadinya dijanjikan. Apakah memang pihak Samsung melakukan tindakan yang bisa dibilang tidak etis dan tidak bermoral tersebut? Ataukah terjadi kesalah pahaman antara pihak Samsung dan Clinton Jeff?

Terus terang saya juga tidak tahu, yang pasti, menurut Jeff, ia dan seorang blogger lainnya terpilih untuk dikirim ke IFA lewat sebuah program milik Samsung yang bernama Samsung Mobilers. Tapi sebelum ia berangkat, Jeff sudah menegaskan pada pihak Samsung bahwa ia hanya akan menerima undangan jika ia diperbolehkan datang sebagai reporter, dan bukannya promotor. Artinya ia diperbolehkan meliput acara IFA secara keseluruhan selain tentunya meliput Note 2 yang akan dirilis Samsung di event tersebut. Karena pihak Samsung menyetujui syaratnya tersebut, maka berangkatlah Jeff dan seorang blogger lainnya ke IFA.

Tapi setelah sampai disana, bukan hanya mereka tidak diberi kesempatan untuk meliput acara IFA secara keseluruhan. Pihak Samsung bahkan menyuruh mereka untuk mengenakan kaos Samsung dan menjaga booth Samsung setiap hari, sambil menawarkan produk-produk Samsung ke para reporter lainnya. Intinya, pihak Samsung meminta Jeff untuk menjadi “booth babe” mereka. Sisanya seperti yang sudah saya katakan di atas, Jeff menolak, dan Samsung mengancam untuk “menyandera” mereka di Berlin. Untung pada akhirnya Jeff mendapat sponsor dari perusahaan lain (Nokia), dan bisa meliput IFA serta pulang kembali ke India.

Salah satu e-mail dari pihak Samsung

Berkaitan dengan insiden ini, Samsung sendiri sudah memberi jawaban sebagai berikut:

Samsung Mob!lers is a voluntary community of active Samsung mobile device users, who are offered the opportunity to participate in our marketing events across the world. At these events, all activities they undertake are on a voluntary basis. No activities are forced upon them.

We regret there was a misunderstanding between the Samsung Mob!lers coordinators and the relevant blogger, as we understand he was not sufficiently briefed on the nature of Samsung Mob!lers’ activities at IFA 2012. We have been attempting to get in touch with him.

We respect the independence of bloggers to publish their own stories.

Saya sengaja tidak menerjemahkannya agar pembaca sekalian bisa membaca sendiri pernyataan resmi dari Samsung. Jadi siapa yang sebenarnya layak disalahkan dalam insiden ini? Saya tidak mau menuduh siapapun juga, bagaimanapun juga, tidak ada bukti konkrit yang mengatakan bahwa Jeff sudah memastikan bahwa ia sudah memberitahu pihak Samsung mengenai rencananya di IFA. Sebaliknya, tidak ada bukti juga bahwa Samsung sudah memberitahu Jeff sebelumnya bahwa ia akan dipekerjakan sebagai “booth babe” di IFA. Tapi apapun itu, ini adalah sebuah pemberitaan yang kurang baik bagi Samsung. Digabung dengan kekalahannya atas Apple beberapa pekan lalu, apakah ini pertanda masa kejayaan Samsung akan segera berakhir?

SHARE
Previous articlePersiapkan Spesifikasi PC Kamu Untuk Memainkan Black Ops 2!
Next articleTokushuu Houdoubu, Mencari Kebenaran Fenomena Supernatural
Seseorang yang awalnya ingin menjadi seorang teknokrat namun justru berkecimpung di dunia game. Penggemar Jessica Alba dan Alexis Bledel yang memiliki spesialisasi di antaranya dalam bidang Anime, Game, RPG, Game Design, Manga, Movie dan Trading Card Game. Saat ini mendapat posisi sebagai Managing Editor ZIGMA dan OMEGA serta Lead QA I Play All Day Studio.