Pax 2012: Invictus Gaming Menangkan Turnamen DotA 2

Walaupun masih belum dirilis secara resmi, tapi pertandingan taraf internasionaluntuk DotA sudah mulai digelar. Salah satunya adalah The International 2012 DotA 2 Championship yang diadakan di PAX. Pertandingan bergengsi yang menemukan berbagai tim dari seluruh penjuru dunia ini akhirnya dimenangkan oleh IG, tim dari Cina.

Grand Final dari The International 2012 ini berjalan cukup seru dimana Natus Vincere (Na’Vi), tim dari Rusia yang tadinya diunggulkan, harus mengaku kalah pada tim underdog yang sama sekali tidak diprediksi menang, IG. Pertandingan best of five ini berlangsung selama 4 ronde, dimana ronde kedua dimenangkan oleh Na’Vi, dan sisanya oleh IG. Berikut adalah sedikit ulasan dan juga video pertandingan untuk ke empat ronde tersebut.

 

Video ronde 1 dan 2

httpv://youtu.be/XAiSkyVW3SI

 

Ronde 1 (Pemenang IG)

Ronde pertama ini berlangsung dengan sangat agresif, IG dan Na’Vi langsung berduel di jungle beberapa saat setelah pertandingan dimulai. IG berhasil membunuh Shadow Shaman yang digunakan ARS-ART, dan memperoleh first blood. Walaupun begitu Na’Vi tidak patah semangat, sepanjang permainan mereka juga terus bermain agresif, sayangnya IG membuktikan bahwa mereka lebih unggul dalam hal sergap menyergap. Pada akhirnya Na’Vi mengakui kekalahannya dengan menulis GG di menit 28.

 

Ronde 2 (Pemenang Na`Vi)

Belajar dari kesalahannya di ronde pertama, kali ini Na’Vi tidak beradu keras dengan IG. Mereka bermain dengan hati-hati. Dengan menggunakan ultimate milik Naga Siren, Na’Vi berhasil mengungguli IG pada awal permainan. Dari situ Na’Vi terus bermain secara aman dan membuat perbedaan perolehan gold antara Na’Vi dan IG menjadi semakin besar. Pada akhirnya IG tidak mampu lagi menahan serangan Na’Vi dan harus menyerah kalah di pertandingan ke 2 ini.

 

Video Ronde 3 dan 4

httpv://youtu.be/5CzuoM-UM4I

 

Ronde 3 (Pemenang  iG)

Disruptor Glimpse yang digunakan oleh Faith (dari tim IG) dengan sukses berhasil membunuh beberapa orang dari tim Na’Vi. Setelah itu, permainan Na’Vi menjadi kurang bisa berkembang, dan beberapa serangan yang mereka lakukan bisa dipatahkan oleh IG dengan mudah. Melihat hal ini, IG kemudian berbalik mulai bermain aman. Mereka terus mengumpulkan gold, dan pada akhirnya menjadi terlalu kuat untuk tim Na’Vi. Pada akhirnya IG menang dengan margin kill yang sangat beasr 20-2.

 

Ronde 4 (Pemenang IG)

Banyak yang mengatakan bahwa keputusan Na’Vi untuk memilih Nyx Assassin adalah salah satu hal yang menyebabkan kekalahan tim unggulan ini di ronde 4. Tapi apapun alasannya, ronde ke 4 ini berlangsung sangat seru, dengan berbagai serangan mematikan dari kedua tim. Pada awal game Assassin dari Na’Vi mampu berperan cukup baik untuk menghambat farming dari IG. Sayangnya, ketika Tidehunter dari IG mencapai level 6 ia berhasil meluluh lantakkan pasukan Na’Vi. Hampir saja semua hero Na’Vi tersapu bersih.

Tim IG yang terdiri dari: Zhou-Chen Yao, Ferrari 430-Luo Feichi, YYF-Jiang Cen, ChuaN-Wong Hock Chuan, Faith-Zeng Hongda

Tidak mau menyerah kalah, Na’Vi terus berjuan, dan pada akhirnya berhasil merebut Roshan. IG berupaya menggagalkan rencana Na’Vi dengan membayar gold untuk menghidupkan Naga Siren dan Templar Assassin, sayangnya hal tersebut tidak berhasil.

Permainan kemudian berlangsung seimbang, kedua tim saling menyerang dan bertahan secara silih berganti. tapi pada akhirnya Na’Vi harus mengungguli IG yang bisa melakukan farming lebih baik, dan berhasil membabat habis semua hero mereka.

Selamat untuk tim IG, mereka berhasil memenangkan uang tunai sebesar 1 juta Dolar Amerika, sementara itu tim Na’Vi berhasil memenangkan uang tunai sebesar 250.000 Dolar Amerika.


SHARE
Previous articleSeperti Apa Senjata Baru di Monster Hunter 4?
Next articleWild Blood Akhirnya Dirilis, Unreal Engine Gameloft Pertama Kali Hadir Untuk iOS
Seseorang yang awalnya ingin menjadi seorang teknokrat namun justru berkecimpung di dunia game. Penggemar Jessica Alba dan Alexis Bledel yang memiliki spesialisasi di antaranya dalam bidang Anime, Game, RPG, Game Design, Manga, Movie dan Trading Card Game. Saat ini mendapat posisi sebagai Managing Editor ZIGMA dan OMEGA serta Lead QA I Play All Day Studio.