Mengaudisi Empat Xperia Baru Sony Mobile, Mana yang Paling Pas Buat Duniaku?

Ajang IFA 2012 memang sudah terlewat seminggu lalu. Namun terkadang saya masih sering mendapatkan pertanyaan mengenai beberapa smartphone dan tablet yang terungkap selama event tersebut. Paling banyak pertanyaan mengenai kapan Xperia terbaru Sony mulai dijual di Indonesia. Di akhir tulisan saya sebelumnya mengenai Xperia yang dikonfirmasikan selama event tersebut sudah diketahui indikasi dua tipe yang bakal segera hadir. Dan Xperia J menjadi tipe yang sudah dipastikan muncul dalam waktu dekat ini, karena sertifikatnya yang didaftarkan di Ditjen Postel Indonesia juga tinggal menunggu waktu diterbitkan — di Eropa Xperia T dan J awalnya direncanakan rilis 5 September lalu, namun sampai sekarang belum nongol… yang jelas Xperia J harga pre-order-nya pun hanya sekitar $200 saja! Sedangkan pertanyaan lain yang juga sering saya dengar adalah, diantara keempat Xperia yang dikonfirmasikan selama IFA 2012, mana yang lebih worthed untuk ditunggu. Dan untuk itulah kami berikan satu ulasan khusus ini, membandingkan keempat Xperia baru yang bakal mengisi akhir tahun 2012 ini. Langsung saja geser ke bawah untuk mengetahui detail keempat Xperia tersebut.

Kembali perlu kami tegaskan, tidak semuanya bakal masuk Indonesia, khususnya untuk Xperia T dan Xperia TX yang memang berbagi platform yang sama. Kemungkinan besar yang masuk ke Indonesia adalah Xperia TX. Sedangkan Xperia J yang diposisikan bagi pasar menengah sudah ancang – ancang hadir untuk mengganggu Droid di kelasnya seperti LG Optimus L7, Optimus Black, Galaxy Ace 2, trio HTC Desire dual-on dan HTC One V, Huawei Honor, dan bahkan mungkin juga akan mengganggu “saudaranya” sendiri seperti Xperia sola dan U yang rentang harganya nyaris sama. Apalagi penampilan luar para Xperia ini yang begitu menggoda, tidak sulit membuat banyak pengguna Android penasaran.

Desain Eksternal:

Keempatnya mengadopsi desain yang sama, dengan penampang casing belakang mengkurva seperti pada Xperia Arc, namun dimensinya jelas berbeda. Kami juga suka karena keempatnya dibalut dengan lapisan berbahan matte alias nge-doff yang tidak begitu banyak meninggalkan jejak minyak, selain juga memberi fell yang nyaman ketika menggenggamnya.

sony xperia t android smartphone

                      XPERIA TX                                                           XPERIA T

Sony Xperia V announced

                           XPERIA V                                           XPERIA J     

XPERIA TX

XPERIA T

XPERIA V

XPERIA J

131 x 68.6 x 8.6 mm

129.4 x 67.3 x 9.4 mm

129 x 65 x 10.7 mm

124.3 x 61.2 x 9.2 mm

Xperia J memiliki postur paling kecil diantara keempatnya, meskipun predikat tertipis dipegang oleh Xperia TX, Sedangkan untuk beratnya, keempat Xperia ini juga berbeda. Xperia TX beratnya 129g, Xperia T 139g, Xperia V 120g dan Xperia J paling ringan dengan 124g. Demikian Xperia T menjadi yang paling berat, dan dengan berat hanya 129 g serta ketebalan 8.6mm, Xperia TX menjadi yang paling pas untuk digenggam.

Layar LCD:

Dibandingkan vendor lain, Sony Mobile tidak mengajukan material yang punya nama seperti IPS atau AMOLED. Namun LCD yang digunakan di sini termasuk yang berkualitas tinggi, dengan tiga tombol kapasitip di bawah layar untuk keempat Xperia. Menentukan kelasnya juga, dimensi layar LCD tiap Xperia juga berbeda. Dan dari tabel di bawah bisa disimpulkan jika Xperia V memiliki kerapatan pixel tertinggi dibandingkan Xperia TX dan Xperia T, karena meski resolusinya HD, dimensi LCD-nya hanya 4.3 inchi. Sedangkan Xperia J memiliki kerapatan pixel terendah.

         XPERIA TX             XPERIA T           XPERIA V

XPERIA J

720 x 1280 pixels, 4.55”
16 million color
720 x 1280 pixels, 4.55”
16 million color
720 x 1280 pixels, 4.3”
16 million color
480 x 854 pixels, 4.0”
16 million

Semua LCD kapasitip yang digunakan berjenis TFT, alias thin film transistor liquid crystal display (TFT-LCD). Sony sendiri menyebut mereka sebagai Reality Display, yang memancarkan 16 juta warna dan juga mendukung multi touch. Jumlah multi-touch yang didukung juga berbeda bergantung pada hardware dan ukuran layar. Xperia TX dan Xperia V mendukung multi-touch hingga 10 jari, kemudian Xperia T hingga 4 jari, sedangkan Xperia J hanya mendukung multi-touch 2 jari saja. Keempatnya sudah mengadopsi software pemrosesan gambar Bravia Engine — khusus Xperia V dipastikan Bravia Engine 2, dan juga anti gores karena ada lapisan Mineral Glass.

Perlindungan:

Keempat Xperia baru ini kecuali Xperia J, didesain anti jatuh (saat jatuh pun, efeknya bisa diminimalisir) dan juga anti gores melalui Mineral Glass — Gorilla Glass untuk Xperia J. Namun untuk Xperia V, Sony Mobile menambahkan perlindungannya melalui sertifikat IP57, membuatnya sekaligus juga anti debu dan air — untuk air, dia bisa bertahan pada kedalaman 1 meter hingga 30 menit. Dengan standar perlindungan yang cukup banyak, tentu pengguna smartphone yang ceroboh bakal merasa lebih aman menggunakannya.

         XPERIA TX          XPERIA T               XPERIA V

XPERIA J

Shatter proof
Scratch resistant
Shatter proof
Scratch resistant
Shatter proof
Scratch resistant
Dust resistant
Water Proof untuk kedalaman 1 meter dan selama 30 menit
Scratch resistant melalui Corning Gorilla Glass

Opsi Memory Penyimpanan:

Berbeda dengan beberapa tipe Xperia terbaru yang sudah beredar di Indonesia, seperti Xperia S, Xperia P dan Xperia U, keempat keluarga Xperia bercasing belakang melengkung ini memiliki slot memory eksternal. Kamu mendapati slot microSD-nya ditempatkan di sebelah slot microSIM (yup, keempatnya memaksamu memotong SIM card hanya Xperia J yang sepertinya menggunakan slot kartu SIM full-size, namun penulis akan memastikannya kembali ketika Xperia J sudah dirilis nanti).

       XPERIA TX           XPERIA T       XPERIA V

XPERIA J

Internal
External
        16 GB
Hingga 32GB
          16 GB
Hingga 32GB
            8 GB
Hingga 32GB
            4 GB
Hingga 32GB

Kamera:

Kamera menjadi salah satu fitur unggulan smartphone Sony Mobile akhir – akhir ini. Karena mereka menjadi yang pertama memberi opsi sensor hingga 12, dan bahkan 13-megapixel. Dan khususnya untuk ketiga tipe teratas, kita bisa berharap mendapatkan kualitas kamera yang cukup bisa menggantikan kamera point-and-shoot. Detailnya sendiri telah kami ungkapkan dalam artikel sebelumnya, dimana Xperia J memiliki kamera 5-megapixel biasa, sedangkan Xperia TX, T dan V langsung mendapat perlakukan lebih karena sensornya mengadopsi teknologi Exmor R  sebesar 13-megapixel, dengan bukaan F/2.4, yang mampu merekam foto dan video beresolusi dan berkualitas tinggi. Sensor tersebut juga mendukung aktifitas foto dan video yang lebih baik ketika digunakan di ruangan dengan minim cahaya. Kemudian seperti beberapa Xperia NXT kelas atas lainnya, kami juga menyukai pengaplikasian sedikit efek 3D melalui opsi 3D Sweep Panorama. Fitur lainnya standar kok, seperti Geo-tag untuk menandai foto, touch focus, face and smile detection yang tentu saja bisa memberi sedikit fell kamera profesional.

     XPERIA TX       XPERIA T       XPERIA V

XPERIA J

13 MP, 4128×3096 pixel; Flash LED Pulse; merekam video dengan dukungan cahaya; Merekam video 1080p;
continuous autofocus;
video stabilizer
13 MP, 4128×3096 pixel; Flash LED Pulse;  merekam video dengan dukungan cahaya; Merekam video 1080p;
continuous autofocus;
video stabilizer
13 MP, 4128×3096 pixel; Flash LED Pulse; merekam video dengan dukungan cahaya; Merekam video 1080p; continuous autofocus; video stabilizer 5 MP, 2592х1944 pixel; autofocus; LED flash; merekam video berkualitas VGA

Antar Muka:

Semua Xperia yang bakal dirilis Sony Mobile ini langsung menggunakan Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich. Jadi kamu tidak perlu kuatir menunggu lama untuk mendapatkan updatenya. Untuk Xperia T, TX dan V sudah dijanjikan update ke Android 4.1 Jelly Bean, karena memang secara hardware mereka mampu menjalankannya. Selain itu Sony Mobile juga memasukkan beberapa gimmick menarik, seperti Time Scape yang berguna untuk memantau beberapa content seperti foto, pesan dan aktivitas sosial lebih rapih secara timeline. Keempatnya juga berbekal aplikasi baru Walkman seperti pada Xperia Tablet S, dimana kamu dapati opsi pengaturan seperti clear audio, clear bass dan headphone surround sound. Masih berhubungan dengan antar mukanya, satu lagi yang banyak disukai pengguna adalah metode cepat memotret dari kondisi sleep.

Media Applications in Xperia

httpv://youtu.be/-ork4bbC85E
CPU, GPU dan RAM:

Xperia TX, T dan V dibekali dengan prosesor dua inti yang masing – masing berjalan pada kecepatan 1.5 GHz. Namun untuk Xperia J yang memang diposisikan untuk mass market, Sony Mobile hanya menyematkan prosesor single core dengan kecepatan 1GHz. Untuk yang dual-core kita dapatkan keluarga Snapdragon S4 dengan inti Krait yang sudah teruji kinerjanya, dan dipadukan dengan 1GB RAM serta GPU Adreno 225… Kombinasi tersebut tidak diragukan sudah cukup melahap tipikal quad-core ber-Tegra 3 di luar sana. Sedangkan Xperia J yang hanya 1GHz saja dan satu inti, harus puas dengan jatah RAM 512 — dimana RAM 512 tersebut menurut penulis sebenarnya kurang untuk sebuah Ice Cream Sandwich.

     XPERIA TX       XPERIA T        XPERIA V

XPERIA J


CHIPSET

Qualcomm MSM8260 Snapdragon

Qualcomm MSM8260 Snapdragon

Qualcomm MSM8960 Snapdragon

Qualcomm MSM7227A Snapdragon
     CPU

Dual-core 1.5 GHz

Dual-core 1.5 GHz Krait Dual-core 1.5 GHz Krait 1 GHz Cortex-A5
     GPU

Adreno 225

Adreno 225

Adreno 225

   Adreno 200
    RAM

1GB

1GB

1GB

    512MB

Berikut hasil uji benchmark Quadrant yang sudah beredar beberapa waktu lalu. Untuk beberapa hasil uji benchmark lainnya, bisa kamu lihat melalui GSMArena. Xperia V berada di posisi teratas, jelas karena meskipun resolusi layarnya juga sudah HD, namun bidangnya lebih kecil (kecuali Meizu MX 4-core) dibandingkan semua kontestan yang di-uji benchmark Quadrant tersebut.

Xperia T Benchmarks

Kapasitas dan Kekuatan Baterai:

Menyinggung baterai, keempat Xperia baru ini sama – sama mendapatkan baterai berjenis Li-ion. Dan meskipun Xperia TX dan T kapasitas baterainya lebih besar, namun ukuran bidang LCD-nya yang lebih luas juga berimbas pada kebutuhan daya yang lebih tinggi dibandingkan Xperia V atau J. Oh ya, yang kami sukai, keempatnya meskipun mendapat label anti goncangan yang mengindikasikan build yang solid, ternyata casing belakangnya masih mudah dilepas, dan kita bisa mengganti baterainya dengan mudah. Terutama  bagi yang suka hand Droid-nya, selain trik tahan tombol Power + Volume Bawah selama 5 detik untuk me-reset Droid, cara paling umum digunakan untuk “menghidupkan kembali” Droid yang hand adalah dengan cara mencabut baterainya dan memasangnya kembali.

    XPERIA XT

XPERIA T

XPERIA V

XPERIA J

Capacity

1850 mAh

1850 mAh

1750 mAh

1750 mAh

Standby time Hingga 300 jam (2G) / Hingga 400 h (3G) Hingga 450 jam (2G) / Hingga 415 h (3G) Hingga 300 jam (2G) / Hingga 400 h (3G) Hingga 607 jam (2G) / Hingga 618 h (3G)
Talk time Hingga 6 jam 30 menit (2G) / Hingga 6 h 30 min (3G) Hingga 7 jam (2G) / Hingga 7 h (3G) Hingga 7 jam (2G) / Hingga 7h(3G) Hingga 5 jam 36 menit (2G) / Hingga 7 h 18 min (3G)
Music play Hingga 18 h Hingga 16 h Hingga 18 h Hingga 22 h
LG Optimus G, “monster” yang cantik… LG pun membuat kita penasaran dengan tidak banyak mengumbar penampilan fisiknya… Namun yang jelas, jika dijual dengan harga setara perkiraan harga Xperia TX yang Rp. 5 – 6 jutaan, saya lebih memilih Optimus G ini saja deh… hehe!

Melihat detail tersebut, sepertinya Sony Mobile serius memperbaiki keluhan para penggemarnya. Mereka mengembalikan baterai removeable, slot microSD, kamera depan, dan juga mengadopsi bahasa desain yang sampai saat ini masih diminati, panel belakang melengkung ala Xperia Arc. Kita tinggal menunggu kehadirannya, dan penulis khususnya paling berharap pada Xperia TX dan kombinasi Snapdragon S4 Play yang diusungnya, pasti sudah cukup untuk melahap kebutuhan standar para user Android. Namun jika LG jadi merilis Optimus G akhir September 2012 ini, Sony Mobile juga patut waspada, karena smartphone elegan dari LG Mobile tersebut datang dengan jatah RAM yang cukup besar, mencapai 2GB, dan bagi mereka yang aware pada spesifikasi internal sebuah smartphone, jelas itu merupakan pilihan yang susah untuk ditolak.

SHARE
Previous articleHadapi Musuh-musuh Raksasa di Unchained Blades EXXiV
Next articleLost Mayan Ruins, Telusuri Harta Karun Suku Maya dalam Assassin’s Creed III
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.