IGS 2012: Wawancara dengan Joe Net, Jawara DotA 2!

DotA 2 menjadi salah satu game yang dipertandingkan dalam IGS 2012, dimana sang juara nantinya bisa mewakili Indonesia di TGX 2012 yang berlangsung di Malaysia, dan WCG 2012 yang berlangsung di China. Setelah melewati pertempuran yang sengit mulai dari babak penyisihan, akhirnya DotA 2 menampilkan satu tim yang menjadi pemenang, yaitu Joe Net dari Surabaya.

Nah, dalam kesempatan kali ini, tim Duniaku mendapatkan kesempatan untuk mewancarai Albert Ludong, ketua tim Joe Net. Dalam kesempatan ini, kami berbincang banyak mengenai bagaimana perjalanan mereka dari awal penyisihan, hingga apa saja tips dan trik mereka hingga bisa menjadi satu tim yang solid. Berikut ini adalah hasil wawancaranya, selamat menyimak!

Duniaku (D): Selamat ya atas keberhasilan Joe Net jadi juara DotA 2, dan akan mewakili Indonesia di WCG 2012 China dan TGX 2012 Malaysia. Bisa perkenalkan terlebih dahulu, siapa saja anggota dari Joe Net?

Albert (A): Halo terima kasih atas ucapan selamatnya! Untuk Joe Net divisi DotA, 5 personilnya adalah :

– Saya sendiri, Albert Dick Ludong a.k.a Don Xwan

– Edwin Kesuma a.k.a DummyNation

– Leonard Chandra a.k.a CL

– Rene Michael Halim a.k.a Fate

– Jeffry Martin Suhendra a.k.a Tonberry a.k.a BlackDiamond

D: Bagaimana dengan pembagian peran di dalam tim kalian?

A: Untuk role tim kita, secara umum, Saya dan DummyNation adalah ‘Play Maker’ dimana kita bisa digambarkan seperti prajurit yang tugasnya adalah mencari celah, dimana jika tidak ada kita, medan perang akan terasa sepi, karena tidak ada yang aktif bergerak ke sana kemari, mencari celah untuk memulai perang, dan sebagainya.

CL adalah ‘Carrier’ di mana dia bisa digambarkan seperti prajurit yang jika sudah memegang banyak senjata atau alat tempur yang canggih, dia adalah jagoan kita di medan perang.

BlackDiamond adalah ‘Ganker’ dimana dia adalah prajurit yang berani mati, aktif bergerak dan terkadang bisa dibilang sebagai ‘Tumbal’ di medan perang.

Fate adalah ‘Support’ tim kita, dimana pemain ‘Support’ biasa dipandang sebelah mata, karena pemain ‘Support’ adalah prajurit yang tidak terlalu menonjolkan sisi agresifnya melainkan cenderung melindungi rekan setim dan berkontribusi memenangkan pertempuran dari balik layar, seperti berusaha menutupi jarak pandang musuh tetapi menerangi lokasi musuh agar kita bisa melihat pergerakan musuh, dan jalur jalur belakang lainnya.

Joe Net dalam pertandingan final melawan DIGI

D: Siapa Hero favorit kalian di DotA 2?

A: Untuk hero favorit kita berempat adalah Kael the Invoker, kecuali Leonard, favoritnya adalah Spectre.

D: Sejak kapan Joe Net ini terbentuk dan bagaimana proses terbentuknya?

A: Joe Net awalnya adalah sebuah warnet baru di Surabaya, saya sendiri mengetahui warnet ini setelah diberitahu rekan setim saya, Jeffry. Setelah bermain di sana dan berkomunikasi dengan pemilik Joe Net, kita merasa kalau kita memiliki visi dan misi yang sama, yaitu memajukan E-sports di Indonesia, akhirnya kita memutuskan untuk bergabung dengan Joe Net.

D: Bisa ceritakan singkat, bagaimana perjalanan dari awal babak penyisihan, hingga berhasil menjadi juara dalam turnamen kemarin?

A: Dari awal babak penyisihan, rencana dan strategi yang kita persiapkan bisa dibilang berhasil, kecuali ketika di Final melawan DIGI. DIGI adalah lawan yang kuat, 2 kali pertemuan terakhir dengan mereka, pertama kita menang dan terakhir kita kalah. Dan di Final IGS kemarin, mereka bermain dengan bagus, mereka berlima berhasil membuat kita kewalahan dari awal sampai pertengahan game. Bisa dibilang pendukung kita khawatir karena kita kalah jauh. Namun kita berusaha mengejar dan ketika satu, dua strategi kita mulai berjalan dengan baik, kita sangat bersemangat!

Moment ketika berhasil menjuarai IGS 2012 kemarin adalah motivasi yang mendorong kita untuk terus belajar dan berusaha agar bisa bersaing di tournament yang akan datang.

D: Apa faktor utama yang menjadi kunci keberhasilan kalian dalam memenangkan partai final dan menjadi juara?

A: Menghindari konflik dan perdebatan dengan amarah karena hanya akan menimbulkan kekacauan, konsentrasi, fokus, serta tidak ada waktu untuk bersenang senang dahulu.

D: Lantas, bagaimana persiapan kalian dalam menyambut WCG 2012 dan TGX 2012? 

A: Untuk WCG di China, kita belum tahu bisa menghadiri atau tidak. Sedangkan TGX (DotA 2 The Asia 2012) akan berlangsung di Mid Valley Exhibition Centre pada tanggal 8-9 Desember 2012.

Untuk persiapan, kita tentu harus mempelajari style permainan lawan, karena setiap negara seperti Singapore, Malaysia, Vietnam, dll memiliki style permainannya sendiri dan kita harus siap melawan mereka.

D: Ada tips trik dari kalian bagi tim-tim DotA / DotA 2 lainnya di Indonesia?

A: DotA / DotA 2 bukanlah permainan adu otot 1 lawan 1, tetapi permainan adu ketangkasan 5 lawan 5!

Dan saya pribadi memegang teguh tiga hal ini untuk bisa berhasil. Nomor 1 adalah suasana tim yang kondusif, nomor 2 adalah mental yang berani, nomor 3 adalah passion / gairah yang tidak mudah padam. Bagi saya, tiga hal ini diperlukan untuk bisa membuat anda mengerahkan 100% atau 120% diri anda di pertandingan nanti. Sebenarnya ada banyak hal / tips lain, seperti melatih skill, kesehatan, dll. Namun sejak dulu saya percaya setiap individu / perorangan tidak sama dan memiliki cara-caranya sendiri. Dan bagi saya ini adalah tugas yang menyenangkan, karena bisa dibilang ini adalah cara yang asik untuk membantu kita menemukan jati diri kita masing masing.

Contohnya,

Saya pribadi orangnya suka melawan ‘sesuatu yang aneh aneh’ (misalnya 1 jam lagi saya bertanding, tiba2 saya merasa hawanya kok panas banget… Waduh, hawa panas bikin ga enak nih. Tapi saya malah memakai jaket dan dalam hati saya berkata, “ayo matiin ac nya biar tambah panas”) Mungkin bagi sebagian orang, edan orang ini uda panas malah pakai jaket. Tapi bagi saya, ke depannya saya jd terbiasa untuk terus bisa bermain maksimal di segala kondisi.

Terakhir, Jangan pernah memaksakan sesuatu kepada orang lain hanya karena kamu merasa cara kamu sudah benar.

Namun beritahukanlah kepada mereka karena siapa tahu cara kamu bisa menjadi bahan pertimbangan yang kelak bisa mereka modifikasi hingga sesuai dengan karakter pribadi mereka masing masing.

D: Terima kasih buat waktunya dan selamat buat keberhasilannya. Semoga nanti bisa menjadi jawara juga di TGX 2012 dan WCG 2012!

A: Sama-sama, terima kasih juga!