Highlight AC III: Temui Para Pelaku Sejarah Revolusi Amerika!

Seperti kebiasaan Ubisoft dalam setiap serial Assassin’s Creed (AC), mereka selalu menampilkan karakter-karakter dari sejarah aslinya untuk ditampilkan di dalam game, sebut saja Leonardo da Vinci dan Cesare Borgia dalam AC trilogi Ezio lalu. Nah, karena setting AC III yang mengambil waktu Perang Revolusi Amerika, tentu kamu akan menemui beberapa tokoh dalam perang tersebut, yang juga digambarkan memiliki peranan penting di game ini. Siapa saja yang akan ditemui Connor kali ini?

George Washington

Siapa yang tidak kenal dengan pria yang membawa kontroversi internal di dalam Amerika ini? George Washington yang lahir pada tahun 1732 dan meninggal pada tahun 1799 ini merupakan karakter kunci di dalam sejarah Revolusi Amerika. Ia merupakan presiden pertama Amerika yang memerintah dari tahun 1789 hingga 1797. Dalam game pun, karakter ini ambil andil yang sangat besar dalam perkembangan cerita. Demi tetap menjaga keaslian sejarah Revolusi Amerika, karakter George Washington ini dibawakan dengan sesuai catatan sejarahnya, yakni kuat dan berani, namun juga terkadang bisa menjadi komandan yang bimbang, sesuai dengan apa yang tertera di dalam sejarah Amerika.

Selain dalam game utama AC III, nantinya George Washington juga akan menjadi karakter utama dalam DLC pertama AC IIIThe Tyranny of King WashingtonDalam DLC ini, Ubisoft akan mengisahkan sisi lain dari Washington yang memimpin secara semena-mena karena tergoda oleh kekuatan dan kekuasaannya yang semakin besar.

Silas

Silas adalah seorang tokoh yang tidak diketahui tahun kelahirannya namun yang pasti ia meninggal pada 1776. Ia adalah tentara yang memiliki pangkat tinggi di dalam British Army dan juga merupakan seorang anggota dari Templar Order yang merupakan musuh bebuyutan para Assassin.

Dalam cerita di game nantinya, Silas (warning, SPOILER) akan dibunuh oleh Connor dengan bayonet dari sebuah musket dalam upayanya menyerang kamp Continental.

Charles Lee

Mungkin nama Charles Lee tidak setenar nama George Washington, namun karakter ini merupakan tokoh sejarah yang juga memegang peranan utama dalam Revoulusi Amerika. Banyak juga pihak yang mengatakan bahwa Charles Lee merupakan seorang jenderal yang seharusnya bisa menjadi komandan yang lebih baik dari George Washington. Namun sayangnya, Charles Lee merupakan orang yang tidak mau bekerja bila tidak ada uang, alias materialis.

Dalam sejarah aslinya, Lee nantinya akan ditangkap oleh tentara Inggris dan bahkan dikatakan mengungkapkan beberapa rahasia tentara Amerika kepada tentara Inggris. Namun pada game ini, masih belum diketahui bagaimana karakter ini akan dibuat, apakah sebagai pahlawan yang dikambing hitamkan atau sebagai musuh dalam selimut. Lee sendiri sebenarnya memiliki ambisi untuk menjadi Commander in Chief of the Continental Army, namun mimpinya ini ditolak mentah-mentah oleh mantan presiden Amerika, George Washington.

Benjamin Franklin

Benjamin Franklin atau yang juga dikenal dengan nama bekennya Ben Franklin ini adalah salah satu dari karakter game yang akan menjadi pembantu sekaligus orang yang cukup dekat dengan Connor. Ibaratnya seperti Ezio dan Leonardo da Vinci. Bedanya adalah, karakter ini tidak mengambil peran seperti Leonardo sebagai inventor yang membantu Ezio lewat gadget-gadget keren yang ia buat, Ben justru akan lebih dikenal dengan pendekatan politiknya yang mendalam, yang tentunya dapat membantu Connor juga.

Ben yang lahir pada 17 Januari 1706 dan meninggal pada 17 April 1790 ini merupakan salah satu orang yang bergelar Founding Fathers (julukan untuk pembuat negara Amerika) bersama dengan George Washington.

Marquis de La Fayette

Karakter dari Perancis yang bernama lengkap Marie-Joseph Paul Yves Roch Gilbert du Motier, atau yang lebih dikenal dengan nama Marquis de La Fayette / Lafayette ini merupakan jenderal yang bekerja di bawah bendera Garde Nationale pada Revolusi Perancis. Pada periode Revolusi Amerika ini, ia bekerja di bawah tangan George Washington. Ia lahir pada 6 September 1757 dan meninggal pada 20 Mei 1834.


SHARE
Previous article“Bang!” bersama Boardgame Hut !
Next articleYuk Kita Dengarkan Suara Merdu May’n di Opening E.X. Troopers
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.