Hitman: Absolution, Kembalinya Silent Assassin Untuk Misi Pribadi

Developer: IO Interactive
Publisher: Square Enix
Engine: Glacier 2
Platform: X360 PS3 PC OnLive
Release Date: 20 November 2012
Genre: Third-person Shooter

IO Interactive hari ini meluncurkan satu trailer baru untuk Hitman: Absolution. Trailer Cinema ini juga diselingi versi remix dari track “Roadgame” yang dibuat khusus oleh artis house music Vincent Belorgey aka Kavinsky, yang juga menjadi salah satu track dalam album terbarunya yang bakal dirilis akhir tahun ini. Sebelum melihat trailer baru tersebut, sejenak kami mengajakmu refresh dengan sedikit preview Hitman: Absolution.

Bermula akhir April 2011, Square Enix mendaftarkan nama “Hitman Absolution,” yang akhirnya menghentikan semua spekulasi sekuel serial game stealth Hitman yang sudah lama tertidur sejak Agent 47 beraksi dalam Hitman: Blood Money pada tahun 2006 lalu. Tidak lama kemudian diketahui jika Hitman: Absolution menjadi sekuel terbaru yang ditujukan untuk X360, PS3 dan PC. Sebagai game kelima dari serial Hitman yang dibangun dengan engine orisinal IO Interactive Glacier 2, developer berharap dengan gameplay yang dipermudah (namun tetap mempertahankan aspek hardcore), Hitman baru ini bisa diterima lebih luas.

Dalam Hitman: Codename 47 (game pertamanya dari tahun 2000) kamu mengetahui asal mula bagaimana Agent 47 bisa bekerja untuk International Contract Agency (ICA) dalam menumpas para kriminal kelas kakap. Dalam Hitman 2: Silent Assassin (2002), 47 ditarik dari masa pensiunnya setelah temannya diculik Sicilian Mafia. Sedangkan dalam Hitman: Contracts (2004), Agent 47 mengunjungi banyak misi dari game pertamanya, namun disajikan secara flashback.

Dan seperti kita ketahui dalam Hitman: Blood Money, cerita berakir dengan Diana membantu Agent 47 memalsukan kematiannya sehingga 47 bisa meloloskan diri dari The Franchise (kelompok assassins seperti The Agency). Agent 47 memang berhasil menghabisi pimpinannya, mantan director FBI  Alexander Leland Cayne, yang ternyata menjadi bagian dari perkumpulan rahasia yang lebih besar, Alpha Zerox. Selanjutnya Diana dan semua anggota ICA tidak tahu keberadaan 47.

Kini dalam Absolution, dikisahkan Agent 47 justru dikhianati semua rekan yang pernah dia percayai. Namun di tengah usahanya itu, dia terperangkap di tengah konspirasi gelap dan perkumpulan yang korup, dan sendirian harus memecahkan permasalahan yang menghalanginya untuk mendapatkan kebenaran. Memang developer bungkam untuk detail ceritanya, namun yang jelas sebagian gamenya mengambil setting di Chicago, dan keseluruhan game tidak akan menjauhkanmu dari beberapa wilayah di Amerika Serikat. Namun sedikit petunjuk secara timeline, di awal Absolution kami juga mengetahui bahwa Agent 47 malah menghabisi Contract Agency Diana Burnwood, yang juga atas perintah The Agency, karena Diana mengetahui bukti yang memberatkan mereka.

Saat itulah 47 mendapatkan nama seorang gadis, yaitu Victoria, dengan pesan terakhir agar 47 mencari dan melindunginya. Mulai saat itu 47 dianggap sebagai pengkhianat oleh Agency, dan mereka mengirim kelompok pembunuh yang disebut The Saints (yang semua anggotanya wanita) untuk menghabisi 47. Selain itu ada nama baru dikenalkan. Blake Dexter, yang berperan sebagai antagonis baru. Antagonis kaya tersebut juga memburu Victoria dengan satu alasan yang belum terungkap sampai saat ini.

Sedangkan untuk gameplay-nya, menjaga ciri khas stealth action serial Hitman, di sini 47 masih memanfaatkan lingkungan yang berat untuk menguntungkannya menyusup dan perlahan menghabisi musuh. Satu yang baru, Agent 47 dibekali gadget baru yang disebut instinct, dengan fungsi layaknya detective vision dalam Batman: Arkham Asylum. Tool tersebut merupakan mode penglihatan alternatif yang menandai dimana keberadaan musuh, sangat berguna di level yang gelap, dan memberimu sedikut petunjuk jalan yang bakal dilalui musuh.

Perubahan lain yang diterapkan untuk gameplay-nya adalah style penyampaian cerita yang lebih terskenario dan sinematik (akan ada adegan sinematik di sela-sela mission) dibandingkan game sebelumnya. Sedangkan satu unsur terbesar dari prekuelnya yang masih dibawa adalah desain levelnya yang dibuat bergaya game sandbox, dimana kamu bebas menentukan jalan yang kamu ambil selama menjalani sebuah mission, karena ada banyak opsi yang diberikan.

Ok, cukup dengan preview-nya, langsung saja kamu nikmati trailer barunya berikut ini:

Hitman Absolution – Cinema Trailer

(Doni Zigma, assisted by Ura)


SHARE
Previous articleHighlight AC III: Mengintip Beberapa Mode untuk Multiplayer
Next articleLeague of Legends Champion Spotlight: Elise
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.