Sesuai prediksi kami pada pertengahan Januari 2013 lalu, akhirnya Samsung merilis GT-i9082 Galaxy Grand. Smartphone ini menjadi sebuah langkah baru bagi Samsung, karena menjadi smartphone pertama mereka yang layarnya 5-inchi, mengikuti permintaan pasar yang kini memang lebih banyak mencari Android dengan layar 5-inchi. Dengan fitur dual SIM-dual ON, Galaxy Grand juga menjadi smartphone dual pertama mereka yang ukuran layarnya sangat nyaman.

Di Indonesia, Galaxy Grand dibanderol resmi Rp. 3,999,000, walaupun beberapa distributor memberikan diskon hingga Rp. 250 ribu jika kamu memesannya secara pre-order. Penulis mengecek di beberapa gerai Samsung di Surabaya, Grand sudah tersedia. Sedangkan di distributor yang memberi cashback, kamu bisa memesan pre-order smartphone ini mulai 5 Maret lalu, hingga besok, dengan rencana pengiriman juga mulai besok 8 Maret 2013. Distributor yang memberi cashback antara lain Global Teleshop, Oke Shop dan Erafone. Kesempatan cashback itu layak kamu pertimbangankan, apalagi jika sekadar ingin mencoba Grand saja, atau menjualnya kembali.

Banderol harga di Indonesia ini lebih murah dari perkiraan harga sebelumnya, yang diprediksi mencapai 5 jutaan. Sedangkan harga di Indonesia ini juga tidak jauh berbeda dengan di Singapura (sekitar Rp. 4,1 jutaan dan di US, yang dijual di rentang Rp. 3,6 jutaan). Samsung juga memiliki versi single SIM dengan kode GT-i9080 Galaxy Grand, namun sepertinya tidak masuk ke Indonesia. Wajar Samsung memilih GT-i9082, atau yang di luar dikenal sebagai Galaxy Grand Duos ini, karena memang rata-rata smartphone 5-inchi yang beredar di Indonesia dari merk lokal mengajukan fitur dual SIM.

Dengan harga dua kali lipat dari tipikal smartphone 5-inchi lainnya itu, kamu mendapatkan layar LCD TFT biasa berukuran 5-inchi dengan resolusi yang hanya WVGA 800×480-pixel, prosesornya Cortex-A9 dual-core 1.2Ghz dari chipset  Broadcom, yang dilengkapi GPU VideoCore IV, dan 1GB  RAM. Kamu juga mendapatkan konektivitas lengkap. Untuk datanya, ada Quad-band GSM (SIM 1 & SIM 2) dan 3G dengan 21.1 Mbps HSDPA dan 5.76 Mbps HSUPA hanya untuk SIM 1, sama lah seperti tipikal Android dual SIM lainnya. Lalu ada dukungan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, yang bisa terkoneksi dengan perangkat DLNA, dan juga bisa menjadi hotspot Wi-Fi. Poin DLNA-nya menjadikan Grand berbeda dari tipikal smartphone 5-inchi lokal lainnya.

Lebih Mahal 2 Juta, Apa Saja Keunggulan Galaxy Grand?

Kemudian fitur lain smartphone dengan dimensi 143.7 x 77 x 9.6mm dan berat 162-gram ini yang membuatnya berbeda dari pilihan 5-inchi dari brand lokal lainnya seperti kamera 8-megapixel autofocus dengan LED flash (ada face and smile detection, image stabilization, merekam video full HD 1080p pada 30fps) yang kualitasnya menurut penulis lebih baik, dan kamera sekundernya 2-megapixel (pilihan lokal lainnya rata-rata masih VGA), internal storage-nya 8 GB plus bisa diperbesar melalui slot micro SD hingga 64 GB (yang lain masih berkutat di angka 4 GB), microUSB v2.0 port dengan MHL untuk output ke layar eksternal, sebuah fitur yang jarang ada lho di Android lokal berlayar 5-inchi.

Grand juga menawarkan GPS dengan A-GPS serta mampu menangkap satelit Rusia GLONASS, bahkan dilengkapi digital compass (produk lokal belum ada yang GLONASS, dan terkadang membuang kompas digital). Kemudian Bluetooth-nya sudah versi 4.0 dengan dukungan headset stereo dan kebutuhan daya yang lebih minim (yang lokal biasanya baru versi 2.1). Lalu kamu yang hobi main game, Grand menawarkan sensor yang sangat lengkap melalui accelerometer/gyroscope/proximity sensor/ambient light. Smartphone 5-inchi lainnya biasanya tidak dilengkapi gyroscope, yang sangat berguna secara tandem dengan accelerometer ketika kita bermain game dengan kendali gerakan. Dan satu lagi yang menjadi daya jual, OS-nya sudah Android 4.1.2 Jelly Bean dengan balutan antar muka  TouchWiz Nature UX ala Samsung Galaxy S III atau Galaxy Note II. Mereka yang familiar dengan TouchWiz pasti seakan menemukan rumahnya kembali melalui Grand ini. Plus beberapa gimmick TouchWiz terbaru, seperti Multi Windows-nya Galaxy Note II (lihat gambar di bawah) juga kamu temukan di sini.

Memang harganya jauh lebih mahal dari tipikal smartphone ber-brand lokal lainnya yang layarnya juga 5-inchi. Namun jangan salah, Samsung menyematkan jauh lebih banyak fitur yang rasanya cukup worth it dengan selisih harga 2 jutaan — desainnya pun mengingatkan Galaxy S III. Yang disayangkan memang hanya resolusi layarnya, sekadar WVGA, apalagi diperbesar untuk mengisi bidang 5-inchi. Kerapatan tiap pixel-nya pun hanya 187 PPI, jadi jangan heran jika layarnya kurang tajam. Namun overall, bisa menjadi pilihan yang lebih menarik daripada Galaxy S III mini, yang berada 500 ribu lebih murah, namun hanya single SIM dan layarnya jauh lebih kecil.

[cb type="company"]Samsung Electronics[/cb]

397 keseluruhan 22 dilihat hari ini