Setelah diluncurkan 30 Januari 2013 lalu, dan dijual berkala mulai 31 Januari di UK, 5 February di Kanada, 10 Februari di Uni Emirat Arab, 7 Maret kemarin di Singapura, dan menyusul kemudian salah satu pasar terbesar BlackBerry di Asia, yaitu Indonesia akan menerimanya pada 15 Maret 2013, lebih awal dari penjualan perdananya di US pada 22 Maret 2013 nanti. Memang banyak yang menyayangkan kenapa peluncuran BlackBerry 10 tidak dilakukan di Indonesia (walaupun Jakarta disebutkan dalam press release mereka), yang dianggap menjadi “benteng” terakhir Blackberry di Asia. Namun tetap banyak yang menyambut BlackBerry 10, dengan wakil perdananya seri Z10 di Indonesia.

BlackBerry (sebelumnya RIM — Research In Motion) sendiri meluncurkannya di Indonesia pada Senin, 4 Maret 2013 lalu di Ritz Carlton, Jakarta. Managing Director BlackBerry untuk Asia Selatan, Hastings Singh menjadi pembicara utama dalam acara peluncuran tersebut, dan dia mengakui jika Indonesia adalah pasar besar bagi BlackBerry. Karena itulah pihaknya langsung menggandeng beberapa distributor resmi seperti PT Teletama Artha Mandiri, PT Comtech Cellular, dan PT Surya Citra Multimedia untuk memasarkannya di Indonesia mulai 15 Maret 2013 nanti, dengan harga resmi untuk BlackBerry (BB) Z10 Rp. 6,999,000 — akhir Februari lalu sudah banyak yang menjual BlackBerry Z10 non resmi di atas 10 jutaan, bahkan sekarang ini pun sudah ada yang menjual dengan garansi distributor non resmi dengan harga di kisaran Rp. 8 jutaan.

Seperti yang ditawarkan di beberapa negara lain yang sudah menikmati smartphone ini, BB Z10 di Indonesia ditawarkan dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan putih. Di dalamnya, smartphone dengan bidang layar 4.2-inchi tersebut dipersenjatai prosesor dual-core berkecepatan 1,5 GHz, RAM 2GB, dan on-board storage berkapasitas 16 GB serta slot kartu memori yang mendukung kapasitas hingga 64GB. BB Z10 yang menggunakan sistem operasi BlackBerry 10 mengunggulkan antarmuka Flow yang memungkinkan kita dengan mudah berganti aplikasi saat melakukan proses multitasking. Fitur lainnya seperti BlackBerry Messenger dengan opsi panggilan suara dan video, chip near field communication (NFC) untuk mendukung pembayaran mobile dan pertukaran informasi nirkabel, port HDMI yang berguna untuk presentasi,, dan langsung didukung sejumlah aplikasi populer seperti Whatsapp, Skype, Twitter serta beberapa aplikasi dari Indonesia seperti Garuda Indonesia, 21 Cineplex, Bank Mandiri, hingga Soccer Ticker.

Sedangkan BlackBerry Q10 yang lebih familiar dengan pasar Indonesia karena mengadopsi keyboard QWERTY fisik, juga disingung selama launching 4 Maret lalu, walaupun tidak bisa dipastikan kapan bakal dirilisnya — di luar diprediksi mulai dijual April 2013 mendatang. BB Q10 tersebut mengajukan layar sentuh AMOLED berukuran 3,1 inci, resolusi 720×720 piksel dengan kerapatan 330ppi, bingkai tubuhnya berbahan stainless steel, serta hardware-nya pun sekencang BB Z10, melalui dua inti prosesor Krait yang kecepatannya 1,5 GHz dan RAM berkapasitas 2 GB.

Empat Operator Indonesia Tawarkan Kontrak

Kembali pada BB Z10 yang dipasarkan oleh beberapa distributor resmi utama (di luar ketiga distributor tersebut, bisa dikatakan tidak resmi), kamu pun sudah bisa memesannya secara pre-order melalui beberapa toko online yang bekerjasama, atau melalui operator selular yang eksis di Indonesia. Yang sudah memastikan akan menjual perangkat berlayar sentuh tersebut secara kontrak adalah Telkomsel, XL, Indosat dan Axis. Telkomsel sendiri membuka pembelian online BB Z10 mulai 5 Maret 2013. Paket pembelian Z10 Telkomsel dibagi menjadi tiga paket untuk Kartu Halo dan satu paket untuk Simpati.

Untuk paket Kartu Halo, terdapat paket seharga Rp. 6,5 juta tanpa bonus, paket seharga Rp4,5 juta plus kontrak 1 tahun (Rp. 237 ribu per bulan, termasuk 100 menit, 100 SMS, dan 2GB data), dan paket seharga 2,5 juta plus kontrak 1 tahun (Rp. 450 ribu per bulan, termasuk 135 menit, 300 SMS, 4GB data). Kemudian untuk Simpati, hanya tersedia satu paket seharga Rp. 6,5 juta, termasuk bonus data 1,2 GB per bulan. Paket kartuHalo pertama dan simPATI akan langsung dikirimkan ke alamat pelanggan mulai tanggal 14 Maret 2013 ke alamat pelanggan yg dicantumkan di website Erafone.


Operator kedua, XL Axiata membuka layanan preorder BB Z10 tanpa uang muka, walaupun hanya ditujukan bagi pelanggan pascabayar. Meskipun tanpa uang muka, namun kamu akan dikenai cicilan per bulan sebesar Rp. 615 ribu selama setahun. Cicilan ini sudah termasuk kuota data 6 GB setiap bulannya. Pelanggan pascabayar yang sudah mendaftar harus mengambil BB Z10 di The Hall Lt. 8 (Senayan City, Jakarta) dengan membawa tanda terima dari e-mail, beserta kartu kredit yang akan digunakan. Kemudian untuk pengguna kartu prabayar, BB Z10 dari XL berlaku normal Rp. 6,99 juta. Jika membayar tambahan Rp. 49.000, maka pelanggan bisa menikmati kuota data 4,5 GB, 150 Menit, dan 150 SMS per bulan, selama 3 bulan. Untuk memesan Z10 dari XL tersebut kamu bisa langsung masuk web JerukNipis berikut.

Berlanjut ke Indosat, mereka hanya memberikan paket bundling dengan harga perangkat normal Rp. 6,99 juta, yang bisa dinikmati pengguna Matrix dan Mentari. Apa yang ditawarkan dengan harga normalnya? Kamu bisa mendapatkan kuota data 8 GB, layanan super Wi-Fi tak terbatas hingga 20 Mbps, 1800 menit, 500 SMS, WhatsApp 12 bulan, serta layanan unduh lagu orisinal dari Backstage. Pemesanan BB Z10 dapat dilakukan melalui website Indosat hingga 15 Maret 2013 mendatang.

Sedangkan Axis menawarkan banderol harga kontrak termurah dibandingkan ketiga operator lainnya. BB Z10 Axis bisa kamu dpaatkan dengan harga hanya Rp. 6,4 juta. Hal itu diungkapkan oleh Daniel Horan, Chief Marketing Officer Axis di Booth Axis selama pembukaan pamera Mega Bazaar Computer 2013, di Senayan Jakarta. Sayangnya, walaupun termurah, kamu tidak mendapatkan bonus data seperti yang ditawarkan operator lainnya. Axis sendiri tidak mengarahkan kita ke halaman khusus untuk memesan preorder, namun mereka bakal mengirimkan “undangan” via SMS kepada pelanggan yang tertarik untuk preorder. Sedangkan mereka yang tidak mendapatkan undangan via SMS dari Axis, bisa langsung menghubungi Layanan Pelanggan Axis dengan menelpon 838 dari nomor Axis. Satu lagi, pemesanan preorder Axis ini juga hanya terfokus di Jabodetabek saja. Untuk paket preorder Axis ini, kamu bisa memantau website mereka di sini, yang penjualannya mulai dibuka pada 15 Maret 2013 nanti.

Meskipun tanpa bonus data, kamu pelanggan Axis bisa melirik dua skema baru paket data khusus BB Z10. Pertama, dengan hanya Rp. 30 ribu, sudah bisa menikmati unlimited data, 200 menit telepon dan 200 SMS ke nomor Axis. Dan kedua, paket BlackBerry 10 Unlimited. Pada paket ini, pelanggan mendapatkan unlimited Internet, telepon sepuasnya ke nomor Axis, 500 SMS ke nomor Axis dengan tarif Rp70 ribu per bulan. Kedua paket di atas juga mulai tersedia 15 Maret.

Selain kontrak operator, BB Z10 juga bisa kamu beli secara preorder melalui online retailer seperti Global Teleshop, Erafone (menjual paket kontrak Telkomsel), Blibli, Lazada, serta Bhineka.

Hapus BIS, Mutlak Butuhkan Paket Data

Dengan banderol harga 7 jutaan, BB Z10 ini menempatkan diri di segmen kelas atas. Ada iPhone 5 di sana yang harganya saat ini paling fantastis, di atas 8 jutaan. Kemudian Samsung menawarkan Galaxy Note II di rentang 7,5 jutaan, dan Sony Mobile dengan Xperia Z yang juga masuk masa preorder di Indonesia, dengan perkiraan harga 7,5 jutaan. Namun dengan layanan utama BBM yang menjadi keunggulan BlackBerry, BB Z10 memang lebih menarik dibandingkan pilihan lain di mata mereka yang tidak bisa lepas dari BlackBerry Messenger. Dan bicara BBM, ada satu keanehan pada beberapa tawaran operator… tidak ada yang memberikan detail paket BIS (BlackBerry Internet Service)! Jangan heran, karena memang BB Z10 ini kini sepenuhnya tidak membutuhkan paket BIS operator, dan lebih mengandalkan koneksi data saja. Karena itulah bonus yang diberikan operator lebih banyak pada jatah kuota datanya. Beralihnya BIS ke Itu hanya salah satu yang membedakan BB Z10, masih ada banyak lagi poin penting lainnya yang perlu kalian ketahui sebelum memutuskan mempesiunkan Bold, Curve, Pearl, Storm, Torch atau Tour-mu.

BlackBerry 10 – BlackBerry Flow & Peek – Global

http://youtu.be/-LDay0QmFgM

Yang jelas, sistem operasi BlackBerry 10 yang menggerakkan BB Z10 berbasis pada PlayBook. Dan bisa dikatakan BB Z10 ini tidak ubahnya PlayBook yang meyusut. Karena itulah kamu mendapatkan banyak keunggulan BlackBerry PlayBook di BB Z10, namun menutupi kelemahannya, seperti BBM yang kini sudah terintegrasi. Berikut beberapa poin penting yang perlu kamu ketahui dari BB OS 10 dalam BB Z10 tersebut:

  • Seperti PlayBook, antar mukanya bisa menjalankan 2 layer bersamaan, pengoperasiannya hanya dengan satu tangan/jari saja. Banyak membutuhkan sapuan jari untuk mengatur antar mukanya.
  • Kamu bisa register sebanyaknya akun email di aplikasi emailnya
  • BB Z10 dikembangkan lebih ke arah fitur multimedia, khususnya mobile internet, dimana kini nonton TV via streaming atau presentasi, yang kemudian di-share ke layar lebar via hdmi (bisa masuk ke Infokus/LCD yang support HDMI)
  • Interetnya full speed karena berbasis kuota operator
  • Update software bisa di-skip, tidak seperti PlayBook yang memaksamu langsung update
  • Semua game online berbasis flash (seperti yang banyak terdapat di Facebook) bisa di mainkan di BB Z10
  • Memory micro SD mendukung hingga 64GB
  • Layarnya sudah anti gores, walaupun bukan karena dilapisi lapisan Gorilla Glass. Diklaim sebagai Touch on Lens, untuk mendapatkan profil layer yang tipis untuk layarnya.
  • Kamera depan 8-megapixel dengan opsi merekam video full HD 1080p, kamera depan 2-megapixel dengan opsi merekam video HD 720p
  • Casing belakangnya menggunakan material Carbon Kevlar seperti yang diterapkan Motorola pada Droid RAZR mereka. Lapisan tersebut memiliki permukaan dove dan anti pecah, tutup baterainya bisa di tekuk dan tidak rusak.
  • Keyboard virtualnya sangat responsif, cepat, akurat dan mudah di gunakan. Predictive text-nya sangat cerdas, bakal memprediksi apa yang akan kita ketikkan selanjutnya, sekaligus opsi kata yang mungkin akan kita ketikkan, jadi tinggal dipilih saja tidak perlu mengetikkan keseluruhan huruf untuk membentuk sebuah kata.
  • Jika kamu salah menuliskan kata, untuk menghapusnya cukup men-swipe jari dari kanan ke kiri, langsung menghapus satu kata, tidak satu-per-satu hurufnya.

  • Yang disayangkan, kini pengaturan email-nya tidak lagi push mail (dimana email dikirim, langsung didorong masuk ke BB Z10), melainkan sinkronisasi berdasarkan interval waktu tertentu (minimal interval 15 menit) dengan metode sync menggunakan
  • protocol IMAP. Namun seperti PlayBook, seandainya server emailnya mendukung push (seperti Google), maka otomatis emailnya langsung di push.
  • Dan sayangnya lagi, semua attachment harus kamu download secara manual. Jadi agak ribet ketika kita menerima email dengan attachment besar, dan perlu buru-buru membukanya.
  • Seperti dijelaskan dalam artikel kami sebelumnya, sudah ada aplikasi dan komunitas khusus untuk meng-convert aplikasi Android secara offline.
  • Bisa menjadi hotspot maksimal untuk 8 perangkat
  • Bisa sinkronisasi PC dengan BB melalui BBlink
  • Cocok sebagai sarana mobile gaming, bahkan Gameloft sendiri sudah merilis N.O.V.A. 3 (datanya mencapai 1.5GB) untuk BB Z10, bisa kamu akses melalui App World
  • Ada aplikasi BlackBerry Remember, yang fungsinya menyimpan beberapa data penting kita, seperti email (yang di flag), browser (bookmark), document, dan foto yang kita anggap penting.
  • BlackBerry Calendar yang kini bisa mengeset jadwal acara dan invite beberapa Contact untuk jadwal tersebut.
  • BB Voice Control, semacam voice command ala SIRI-nya iPhone.
  • Sepertinya BlackBerry ingin menyatukan beberapa messenger populer seperti Skype, WhatsApp, KakaoTalk, LINE atau WeChat, karena kamu mendapatkan ВВМ Video Call selain suara dan teks. Bagi yang butuh sekadar BBM berbasis teks, penambahan fitur tersebut rasanya useless…

Beberapa poin yang baru di sana yang penting untuk dicatat, aplikasi email BB Z10 ini tidak seperti sebelumnya, yang ringan dan cepat, dan didukung teknologi kompresi server BlackBerry. Aplikasi push mail di BlackBerry menjadi salah satu acuan pengguna BlackBerry membeli perangkat tersebut, selain BlackBerry Messenger. Dengan diubahnya ke sistem pull secara periodik, membuatnya seperti Andorid atau iOS. Sedangkan opsi BBM-nya seperti yang kita kenal sebelumnya, meskipun dengan pengoperasian tombol virtual, kamu kehilangan feedback yang baik dari keyboard QWERTY.

Plus yang juga menjadi poin penting, dan dulu banyak dijadikan alasan sistem operasi lain menyerang BlackBerry, di sini BB Z10 sisi multimedia dan gaming-nya dibuat lebih advance dari BlackBerry yang kita kenal sebelumnya. Tetap kembali pada kebutuhan. Jika kamu inginkan BlackBerry sekadar untuk BBM saja, sepertinya kurang tepat melirik BB Z10. Namun jika inginkan paket all-in-one, BB Z10 merupakan paket lengkap. Hanya saja mungkin harganya masih di luar batas wajar sebuah BlackBerry. Semoga saja BlackBerry segera merilis BB OS 10 tipe murah mereka, yang katanya bakal eksis akhir tahun ini.

[cb type="company"]Blackberry[/cb]

Sumber: BlackBerry

56 keseluruhan 2 dilihat hari ini