Dewata Anime Festival Batal Karena… Well, Siapa Yang Tidak Suka dengan Drama?

Mengulik konspirasi seram dibalik batalnya event Dewata Anime Festival yang “katanya” bakalan lebih besar dan seru daripada AFAID. Yakin, nggak lebih besar “drama”-nya doang?

Episode 7 DAF: Acara Batal!!

Dewata Anime Festival thumbsSetelah semua carut marut tersebut, hal yang paling ditakutkan pun terjadi: DAF dibatalkan! Alasannya? Karena ketua EO mereka melarikan diri dengan semua uang yang ada!

Dewata Anime Festival surat pembatalanAtas pembatalan ini, KotaKotak pun memposting sebuah permintaan maaf:

Dewata Anime Festival surat permohonan maaf

Dan sepertinya, pihak DAF dan pihak KotaKotak ingin mencairkan suasana dengan sedikit candaan: “Uang event dibawa lari oleh CEO KotaKotak (Aldo). Refund bisa menghubungi Aldo.”

Ya, mintalah uang refund pada orang yang lari membawa uang tersebut dan tidak diketahui keberadaannya.

Seems legit.

Dan semakin legit ketika kita sadar bahwa seharusnya… seharusnya, jika uang diambil oleh CEO beberapa hari sebelum event, event tersebut masih tetap berjalan. Logikanya, tidak semua uang yang diambil karena sebagian pasti sudah digunakan untuk sewa venue dan juga kontak cosplayer dll bukan? Jadi, seharusnya, event masih bisa tetap berjalan.

Lalu, lihat kembali kop surat permohonan permintaan maaf yang dilakukan KotaKotak. Nomor kop surat-nya adalah “satu”. Apakah ini berarti surat tersebut adalah surat pertama yang dikeluarkan oleh KotaKotak? Well….


CONTINUE READING BELOW


Lagipula, DAF dan KotaKotak mengatakan bahwa mereka telah melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib. Akan tetapi, sampai pada saat tulisan ini dibuat, tidak ada bukti surat laporan dari kepolisian dari mereka. Dan saya pun mulai mengendus bahwa event ini sejak awal memang berniat untuk menipu.

Yah, terlepas dari benar-tidaknya DAF dan KotaKotak melakukan penipuan, yang pasti hal ini mencoreng nama Bali dan juga Indonesia. Beberapa cosplayer mungkin menjadi kesal atas kejadian ini, dan semoga saja mereka tidak mem-blacklist Bali serta Indonesia sebagai tujuan mereka –walaupun kemungkinan itu kecil.

Moral of the Story: Jangan percaya kepada KotaKotak lagi.

Bagaimana menurutmu mengenai drama ini? Suarakan pendapatmu di kolom komentar ya….

Sumber: Facebook 1, 2, 3 |Big Credits: Ahotaku

Share this article

TENTANG PENULIS
Snow

Veteran game survival-horror terutama Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis light novel. Light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.