Membanggakan, Game Tahu Bulat Jadi Jawara di IMGA 2016 Asia Tenggara!

IMGA 2016 Asia Tenggara

International Mobile Game Awards (IMGA) sudah diadakan sejak tahun 2004 lalu. Namun tahun ini terasa sedikit spesial, karena untuk pertama kalinya IMGA diadakan di Asia Tenggara bersamaan dengan event Level Up Kuala Lumpur 2016 tanggal 8 November 2016 kemarin. Di tahun pertama penyelenggaraan di Asia Tenggara ini, Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar lewat game Tahu Bulat!

Yap, bisa dibilang tahun ini game Tahu Bulat benar-benar menjadi primadona di ranah game mobile. Di Indonesia, game besutan Own Games asal Bandung ini berkali-kali berhasil merangsek ke peringkat pertama di berbagai kategori game Google Play Store. Hal ini pun membuat Own Games merilis versi internasionalnya berjudul Round Tofu. Puncaknya, Tahu Bulat pun menjadi salah satu dari 11 game mobile terbaik di Asia Tenggara, mengalahkan ratusan (atau bahkan ribuan) game-game mobile lainnya.

IMGA 2016 Asia Tenggara Tahu Bulat

Di IMGA 2016 Asia Tenggara ini, Tahu Bulat mendapatkan gelar di kategori Guilty Pleasure dan menjadi satu-satunya game dari Indonesia yang berhasil meraih gelar. Selain Tahu Bulat, sejatinya ada 14 game Indonesia lain yang masuk dalam nominasi kategori People’s Choice. Namun sayang, gelar People’s Choice akhirnya jatuh ke tangan developer asal Vietnam, VNG Game Studios dengan game buatannya, Sky Garden: Farm in Paradise.

Berikut adalah daftar lengkap pemenang IMGA 2016 Asia Tenggara:

  • Jury’s Honorable Mention: Sara is missing, Monsoon Lab, Malaysia
  • Excellence in Innovation: Dark Dot, Inzen Studio, Singapore
  • Best Multiplayer Game: Legends of Callasia, Boomzap Entertainment, Philippines
  • Best Quickplay Game: Super SteamPuff, Weyrdworks, Malaysia
  • Guilty Pleasure: Tahu Bulat, Own Games, Indonesia
  • Best Meaningful Play: ChemCaper, ACE Ed-Venture Studio Sdn. Bhd., Malaysia
  • Excellence in Gameplay: Legends of Callasia, Boomzap Entertainment, Philippines
  • Excellence in Storytelling: Opus: The day we found earth, SIGONO INC., Taiwan
  • Best Technical Achievement: The World 3: Rise of Demon, Good net technology co. Ltd, Taiwan
  • Excellence in Audio: Lanota, Noxy Games Inc., Taiwan
  • Excellence in Visual Art & Design: Eraser: Deadline Nightmare, Hiker Games, Vietnam
  • Best Upcoming Game: Sara is missing, Monsoon Lab, Malaysia
  • People’s Choice Award: Sky Garden: Farm in Paradise, VNG GAME STUDIOS, Vietnam

IMGA 2016 Asia Tenggara Tahu Bulat

Selain Own Games, jika kamu perhatikan ada juga beberapa game jawara yang mengikutsertakan nama developer Indonesia di dalamnya. Pertama ada Sara is Missing yang juga ikut dikembangkan oleh Agate Studio dari Bandung. Kedua, ada judul ChemCaper yang merupakan hasil kolaborasi antara studio asal Malaysia dengan developer asal Jakarta, Artoncode Studio.

Sekali lagi selamat untuk Own Games dan juga developer Indonesia lain yang menjadi jawara! Semoga ini bisa jadi motivasi bagi developer lain untuk mengikuti jejak mereka!

SHARE
Previous article6 Manga yang Dilarang Beredar di Sebuah Negara, Bahkan Juga di Jepang!
Next articleGrand Challenge Deck Clash Royale Menuju 12 Kali Kemenangan
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.