5 Alasan SMA Suzuran Crows X Worst Tak Pernah Ditaklukkan

Suzuran Crows X Worst

SMA Suzuran Crows X Worst terkenal tak pernah ditaklukkan oleh sekolah lain untuk urusan perkelahian. Kenapa? Inilah beberapa alasannya!

Bahkan sebelum Crows Zero, SMA Suzuran Crows X Worst sudah menyandang gelar tak terkalahkan. Ini bukan berarti para pelajar dari sana tak pernah takluk kalau tawuran. Pentolan-pentolannya saja rutin masuk rumah sakit. Tapi sebagai satu kesatuan, belum pernah ada kekuatan luar yang dapat mengalahkan dan menguasai sekolah ini.

Alasan-alasan untuk fenomena ini sebenarnya cukup jelas. Di antaranya….

1

Suzuran adalah SMA Unggulannya Berandalan

manga crows x worst

Inilah Daftar 6 Pemimpin Terbaik SMA Suzuran dari Crows X Worst!

Walau hanya pernah disatukan sekali, tetap ada 6 sosok pemimpin hebat di SMA Suzuran yang menjadi pusat Crows X Worst. Siapa saja?
Baca Juga

Biasalah. Kalau sebuah SMA terkenal berprestasi, pasti anak-anak SMP sudah menarget duluan ingin masuk ke sana. Suzuran Crows X Worst pun begitu, hanya saja prestasi SMA yang satu ini adalah legenda dalam pertarungan antar sekolah.

Kalau kamu baca manganya, kamu akan menemukan beberapa karakter yang masuk Suzuran sengaja memilih sekolah itu untuk bertarung. Tokoh seperti Tsukishima Hana atau Takiya Genji bahkan memilih Suzuran untuk menguasainya. Mengingat gedung sekolahnya reot dan para penerima kerja biasanya takut duluan mendengar siswanya datang dari Suzuran, memang tidak masuk akal kalau mendaftar ke SMA ini murni untuk belajar.

Karena standar pendidikan yang rendah ini pula tokoh yang sudah sering pindah-pindah sekolah karena masalah seperti Harumichi Bouya dapat diterima juga. Jadi secara keseluruhan, bibit-bibit petarung di SMA Suzuran memang lebih bagus dari sekolah lain di Toarushi.

2

Sekolah Lain Lebih Suka Menghindari Suzuran

pertarungan-terheboh-crows-x-worst-01

Setidak-tidaknya, bibit unggul berandalan dari SMA Suzuran biasanya tidak akan meluap memakan sekolah lain. Sekolah para “gagak” itu hanya pernah sekali memiliki pemimpin utama, jadi gerakan murid-muridnya tidak terkoordinasi.

Kalau kamu dari sekolah lain dan memiliki masalah dengan segelintir anak Suzuran, asal kamu hati-hati maka pembalasannya tak akan separah dari Housen. Biasanya minimal yang akan datang hanya geng korban, bukan seluruh sekolah.

Lain halnya kalau ada yang spesifik menyatakan ingin menarget seluruh Suzuran. Tiba-tiba kumpulan berandalan elit ini semuanya akan bergerak untuk menghajar balik. Bila ini yang terjadi, yang hancur justru adalah pembuat onar. Tak heran kalau sekolah lain lebih suka mengabaikan Suzuran saja.

3

Kompetisi di Dalam Sekolah Sangat Keras

Suzuran Crows X Worst

Mengingat sekolahnya saja begitu, tidak perlu ada tantangan dari sekolah lain pun para siswa Suzuran Crows X Worst sudah akan bertarung sendiri. Terkadang karena selisih pendapat, perbedaan ideologi, upaya untuk menguasai sekolah, kadang bahkan hanya karena penasaran saja siapa yang lebih kuat.

Masa orientasi Suzuran saja sudah menunjukkan tendensi brutal ini. Alih-alih dipermalukan oleh senior, para siswa yang ingin unjuk gigi justru diizinkan untuk saling bertarung satu sama lain. Pemenang kontes ini namanya akan terkenal tak hanya di dalam Suzuran, tapi juga di sekolah rival seperti Housen dan geng Front of Armament.

Akibatnya, para petarung yang terlihat lemah dalam konflik dalam sekolah justru bisa bersinar saat melawan anak sekolah lain. Contohnya adalah di Worst, saat Kurosawa dan Butcher mengalahkan perwakilan Housen di duel satu lawan satu.


 

Apa lagi alasan kenapa SMA Suzuran Crows X Worst tak terkalahkan? Lihat saja di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleHati-Hati Sakit Perut, Inilah Webtoon Paling Kocak yang Siap Mengocok Perutmu!
Next article5 Kemampuan Son Goku Selain Kamehameha yang Mungkin Kamu Belum Tahu
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.