Event IeSF Memakan Korban, Presiden IeSPA Resmi Mengundurkan Diri dari Jabatannya di IeSF!

Kedua dari kiri : Eddy Lim
Kedua dari kiri : Eddy Lim

Sebulan setelah penyelenggaraan IeSF 8th Esports World Championship, kabar mengejutkan terkait acara tersebut kembali muncul. Salah satu Board Member dari IeSF (International eSports Federation), Eddy Lim, mengundurkan diri dari posisinya. Presiden dari IeSPA (Indonesia eSports Association) tersebut dikabarkan resmi mengundurkan diri per tanggal 16 November 2016.

Hal ini dikemukakan oleh Presiden IeSF, Jung Byun Hun. Beliau mengatakan, pengunduran diri Eddy Lim ditetapkan berdasarkan rapat IeSF pada tanggal 16 November 2016. Rapat tersebut digelar setelah Jung Byun Hun menerima surat pengunduran Eddy Lim pada tanggal 10 November 2016.

Pengunduran diri ini disinyalir sebagai bentuk pertanggungjawaban Eddy Lim selaku Presiden IeSPA atas kacaunya penyelenggaraan IeSF 8th Esports World Championship yang pada bulan Oktober lalu diselenggarakan di Jakarta. Berbagai permasalahan yang terjadi selama acara, serta gagalnya memenuhi ekspetasi publik dalam hal penyelenggaraan acara tersebut menjadi poin utama yang dituangkan dalam surat pengunduran diri tersebut.

iesfwc-jelek-thumb

4 Pelajaran Mahal yang Bisa Dipetik dari Acara IeSF eSport World Championship 2016 Jakarta!

Di balik heboh-heboh IeSF World Championship 2016 Jakarta, ternyata ada banyak kegagalan teknis yang bisa dipetik untuk jadi evaluasi. Berikut beberapa di antaranya
Baca Juga

Jun Byung Hun juga mengucapkan terima kasihnya terhadap kontribusi dari Eddy Lim yang sudah berkorban banyak selama bertahun-tahun untuk IeSF. Bersamaan dengan pengumuman hal ini, Jun Byung Hun juga menyatakan bahwa IeSF akan kembali berbenah dalam banyak hal. Dengan pengunduran diri dari Eddy Lim ini, satu tempat dari empat Board Member IeSF akan kosong sampai waktu yang belum ditentukan.

Penyelenggaraan IeSF 8th Esports World Championship di Jakarta pada 6-9 Oktober lalu memang banyak menimbulkan kekecewaan, baik itu dari peserta maupun bagi para penikmat eSport. Hal ini ternyata juga berdampak pada beberapa penyelenggara turnamen eSport dunia, yang terindikasi menarik rencana untuk masuk ke Indonesia.

Hal ini sudah dikonfirmasi oleh pihak IeSPA saat Duniaku menghubungi via percakapan Facebook. Wakil Ketua Umum IeSPA, William Tjahyadi, membenarkan kabar terkait pengunduran Eddy Lim dari jabatannya sebagai Board Member dari IeSF. William juga menambahkan, hal ini tidak berpengaruh terhadap keanggotaan IeSPA sebagai perwakilan Indonesia di IeSF. IeSPA masih menjadi anggota dari IeSF, mewakili Indonesia.

Sumber : kotakgame.com

SHARE
Previous articleMOBA Berkualitas Tinggi Berjudul Penta Storm Akan Dirilis NetMarble untuk Mobile
Next article7 Anime Terbaik Tahun 2016 Pilihan Fans. Kamu Setuju?
e-Sports Enthusiast, Game Connoisseurs. Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.