Bukan Cuma The Raid, 7 Film Indonesia Ini Pun Berhasil Mencuri Perhatian Dunia Internasional

headshot-1Seperti kita tahu, perlahan industri perfilman Indonesia mulai bangkit dan bisa menjadi tuan ruan di negerinya sendiri. Antusiasme penonton untuk datang ke bioskop pun semakin meningkat berkat hadirnya film-film berkualitas.

Sebut saja seperti AADC 2 yang sukses menghipnotis penonton lewat romansa drama Cinta dan Rangga. Ataupun film kocak Warkop DKI Reborn yang kembali mengangkat grup lawak Warkop zaman dulu ke layar lebar. Bahkan Warkop DKI Reborn yang tayang bulan September lalu, berhasil menorehkan rekor sebagai film  terlaris sepanjang sejarang perfilman Indonesia.

Selain itu, masih banyak film-film berkualitas yang telah diciptakan oleh sineas-sineas kebanggan Indonesia. Uniknya ada beberapa film yang sebenarnya tidak begitu terkenal di Indonesia, namun cukup mencuri perhatian di kancah internasional. Deretan film ini menunjukan jika film Indonesia tidak kalah dan mampu bersaing dengan film-film luar negeri.

Nah berikut ini Duniaku.net telah merangkum deretan film Indonesia yang go Internasional dan mencuri perhatian dunia.

1

The Miror Never Lies

the-miror-never-liesMungkin banyak orang Indonesia yang belum tahu tentang film ini. Namun, meskipun tak memiliki nama besar di Indonesia, film garapan Kamila Andini ini berhasil mencuri perhatian pecinta film internasional.

The Miror Never Lies sudah diputar diberbagai ajang film internasional seperti Busan International Film Festival, Vancouver International Film Festival, Mumbai Film Festival, Tokyo International Film Festival, Seattle International Film Festival, dan Melbourne International Film Festival. Puncaknya, film ini berhasil memenangkan katagori Naskah Asli Terbaik dalam Festival Film Indonesia tahun 2001.

The Miror Never Lies yang dibintangi oleh Reza Rahadian, Atiqah Hasiolan, dan Gita Novalista ini bercerita mengenai seorang gadis muda yang mencari ayahnya yang hilang di laut lewat sebuah cermin.

2

Tjoet Nja' Dhien

film indonesiaMundur jauh ke tahun 1988, sutradara kondang Eros Djarot sempat membuat sebuah film masterpiece berjudul Tjoet Nja’ Dhien. Seperti judulunya, film ini memang menceritakan kisah hidup pahlawan nasional asal Aceh, Cut Nyak Dhien. Diperankan oleh Christine Hakim, film ini menjadi film pertama Indonesia yang diputar dalam ajang bergengsi Festival Film Cannes.

Prestasi film lawas ini pun bisa dilihat dari kesuksesan finansial. Berdasarkan Katalog Film Indonesia yang disusun oleh JB Kristanto, Tjoet Nja Dhien adalah film terlaris kelima di Jakarta pada tahun 1988 dengan 214 ribu penonton. Tjoet Nja Dhien juga sempat diajukan Indonesia untuk masuk dalam katagori Film Berbahasa Asing Terbaik di ajang Piala Oscar atau Academy Awards ke-62.

3

Pintu Terlarang

pintu-terlarangMengangkat premis seorang pematung sukses bernama Gambir yang memiliki rahasia misterius di balik kehidupannya yang terlihat sempurna. Pintu terlarang merupakan fillm Indonesia yang go internasional dan sukses menyita perhatian dunia.

Lewat film ini pula, sang sutradara Joko Anwar berhasil menyabet penghargaan Film Terbaik di Puchon International Fantastic Film Festival. Pintu Terlarang sempat diputar diberbagai ajang film internasional seperti Toronto After Dark Film Festival, Vancouver Internasional Film Festival, dan London International Film Festival.

4

Rumah Dara

rumah-daraDari sekian banyak film horor yang dimiliki Indonesa, Rumah Dara mungkin salah satu yang terbaik. Film ini tak hanya menampilkan aksi hantu yang tiba-tiba muncul saja, tapi juga merupakan film slasher yang cukup menegangkan. Film yang dirlis tahun 2010 ini disutradarai Mo Brothers dan dibintangi oleh Julie Estelle, Shareefa Daanish, dan Imelda Therinne.

Sebelum tayang di Indonesia, Rumah Dara terlebih dahulu melanglang buana ke berbagai festival film internasional, dan begitu banyak tanggapan positif sehingga akhirnya Rumah Dara mendapat harapan besar dari para penggemar.

Banyaknya adegan sadis di film Rumah Dara, membuat film ini dicekal untuk tayang di Malaysia, dan menjadikan film pertama Indonesia yang dicekal di kancah internasional.

LANJUT KE HALAMAN DUA