Game Pengisi Exibitor BEKRAF Game Prime Karya Mahasiswa Universitas Trilogi ini Indonesia Banget

bekraf game prime 2016 jakartaJika kamu sempat mengikuti acara Game Prime yang diadakan pada minggu lalu, maka kamu telah kehilangan kesempatan bagus untuk melihat hasil karya buatan para mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Masing-masing kampus telah mempersiapkan game buatan mereka yang siap untuk diperlihatkan kepada para pengunjung Game Prime, dan salah satu pesertanya adalah komunitas Trigger (Trilogi Generation Gamer) yang berasal dari Universitas Trilogi dengan game yang bikin banyak orang ketagihan.

Game PrimeDalam booth Trigger, para pengunjungnya mendapat kesempatan untuk mencoba beberapa game yang telah mereka buat, dan diantaranya adalah T-Ball, sebuah game sederhana yang terinsipirasi dari game klasik Nokia, Bounce. Tujuan dari game ini sangat mudah, kamu cukup menggerakan bola dari satu titik ke titik lainnya sambil menghindari jebakan yang ada, mudah kan?

Game Prime

How To Die, Game Karya Mahasiswa yang Menarik Perhatian Pengunjung BEKRAF Game Prime 2016

Jika di game lain kamu harus menghindari kematian, di game ini justru kamu harus mencari cara untuk mati. Lho bagaimana bisa? Simak penjelasannya di dalam!
Baca Juga

Ternyata game yang satu ini jauh lebih sulit daripada kelihatannya, karena T-Ball memiliki banyak jebakan tersembunyi yang berhasil menipu banyak orang! Sama seperti Dark Souls ataupun game klasik lainnya, T-Ball seakan memberikan sebuah tantangan yang harus diselesaikan oleh para pemainnya, sehingga siapapun yang mencobanya dijamin pasti akan terus ketagihan.

Game Prime

How To Die, Game Karya Mahasiswa yang Menarik Perhatian Pengunjung BEKRAF Game Prime 2016

Jika di game lain kamu harus menghindari kematian, di game ini justru kamu harus mencari cara untuk mati. Lho bagaimana bisa? Simak penjelasannya di dalam!
Baca Juga

Saat ditanya mengenai inspirasi dibalik desain game tersebut, salah satu anggota dari Trigger menjelaskan bahwa T-Ball dibuat dengan menggabungkan gameplay Bounce yang ditambah dengan kesulitan dari Cat Mario yang membuat jengkel pemainnya. Jika kamu orang yang siap menerima tantangan, maka T-Ball pasti sangat cocok untukmu.

Game selanjutnya yang dibawa oleh komunitas ini adalah Flying Pito, sebuah game yang menyerupai Flappy Bird, namun, memiliki sentuhan Indonesia. Tujuan dan gameplay dari game Flying Pito cukup sederhana, kita harus mengendalikan seorang pilot bernama Pito yang harus mengumpulkan bintang agar dia dapat “mewarnai” dunianya. Hal yang paling menarik dari game ini adalah backgroundnya yang memperlihatkan berbagai lokasi ikonik dan musik ala Indonesia, jadi sudah sewajarnya game ini harus dibanggakan sebagai salah satu karya lokal.

Game Prime

Seminar BEKRAF Game Prime: Tips Kerja Sama dengan Penerbit Game Luar!

Kenapa kerja sama dengan penerbit game luar bisa menguntungkan? Panel dari hari kedua BEKRAF Game Prime 2016 ini memberi jawabannya!
Baca Juga

Sebelum mengikuti acara Game Prime, Trigger juga mengatakan bahwa pernah cukup sering mengikuti berbagai perlombaan membuat game, dan salah satunya adalah Compfest yang diadakan oleh Universitas Indonesia. Sayangnya, dari ketiga tim yang diikutsertakan dalam acara tersebut hanya ada satu yang lolos ke babak akhir. Namun, kelihatannya Trigger masih sangat bersemangat untuk mengikuti berbagai lomba lainnya, dan kita pasti akan terus melihat berbagai karya dari mereka yang tidak kalah menarik dengan T-Ball atau Flying Pito.

Apakah kamu salah satu pengunjung Game Prime yang sempat berkunjung ke booth Trigger? Apa pendapatmu tentang hasil karya mereka? Jangan lupa untuk memberikan komentar kamu yah!


SHARE
Previous articleColony Collection Market 2016, Wadahnya Para Kolektor Mainan dan Game
Next articleTernyata, Fallen Legion Versi PS4 dan PS Vita Bakal Hadirkan Kisah yang Berbeda!
Penikmat musik rock dan band-band di era 90 an. Memiliki hobi bermain game Action hingga RPG, menonton series, movie, anime, dan seorang Game Theorist. Salah satu fans berat DC dan marvel.