5 Game Horor Seram yang Mempengaruhi Resident Evil 7

game horor seram

Walau Capcom tidak mengakuinya, sepertinya 5 game horor seram ini mempengaruhi proses kreatif untuk Resident Evil 7. Game apa saja? Ini daftarnya!

1

Silent Hill

Daftar 7 Monster Resident Evil Paling Seram Hingga Saat Ini

Memperingati rilisnya game ketujuh, inilah daftar monster Resident Evil paling seram. Mana di antara makhluk-makhluk mengerikan ini yang paling kamu takuti?
Baca Juga

Capcom membantah kalau P.T., demo game horor seram untuk Silent Hills, mempengaruhi Resident Evil 7. Demo P.T. dirilis 12 Agustus 2014, sementara Resident Evil 7 sudah dimulai Februari 2014.

Tapi P.T. yang merupakan demo Silent Hills dan Resident Evil 7 memiliki sejumlah kesamaan. Di P.T., Hideo Kojima seakan mencabik unsur-unsur dari Silent Hill sebelumnya dan membuat pendekatan baru agar kengerian gamenya bisa kembali. Mulai dari sudut pandang orang pertama, nuansa surealis, berdiri sendiri terlepas dari game sebelumnya, hingga misteri-misteri lain di dalamnya.

Resident Evil 7 juga kira-kira melakukan itu. Untuk mengembalikan kengerian, Capcom membuat game yang berdiri sendiriSudut pandang gamenya pun menjadi orang pertama seperti demo P.T.

Selain itu, ada unsur umum Silent Hill yang tetap terasa di Resident Evil 7: tokoh utama orang biasa yang terjebak masalah. Sementara para jagoan Resident Evil biasanya sudah terlatih bertempur (Chris, Leon, Jill, Ada, dan lain-lain), jagoan Silent Hill awamnya adalah orang biasa dengan pengalaman tempur minim. (Harry Mason, Heather, James Sunderland).

Ethan Winters adalah orang awam, tanpa latar belakang militer, yang pada akhirnya harus berurusan dengan keluarga Baker yang sinting. Dia lebih mendekati Harry Mason ketimbang Chris Redfield.

Alasan Ethan bisa datang ke rumah keluarga Baker juga mirip dengan James Sunderland di Silent Hill 2. James datang ke Silent Hill karena surat dari istrinya yang seharusnya sudah lama meninggal. Ethan? Dia ke Louisiana karena mengikuti pesan istrinya yang seharusnya sudah lama meninggal.

Mungkin Resident Evil 7 tak terpengaruh P.T. Tapi unsur Silent Hill lain tetap terasa di sini.

2

Outlast

Hampir setahun setelah Resident Evil 6 rilis, ada satu game horor seram yang menarik minat gamer di seluruh dunia: Outlast. Di game ini kamu memerankan seorang jurnalis yang terperangkap di rumah sakit jiwa. Sekumpulan maniak sadis berkeliaran di tempat ini. Masalahnya, sebagai reporter, tokoh utamamu tidak benar-benar terlatih untuk menghadapi mereka.

Akhirnya, seperti Amnesia: Dark Descent, karaktermu harus bersembunyi atau melarikan diri dari musuh. Pada dasarnya, Outlast sudah terasa sebagai game yang seram. Ketidakberdayaan karaktermu membuat kengeriannya meningkat berkali-kali lipat.

Game seperti Outlast dan Amnesia: Dark Descent menunjukkan kalau genre survival horror tetap bisa laku di era modern. Saat Resident Evil 6 tidak disambut baik oleh kritikus dan gamer, tampaknya Capcom melirik game seperti Outlast dan Amnesia sebagai inspirasi untuk mengembangkan Resident Evil 7.

Lagipula, bila benar RE 7 dikembangkan Februari 2014, ada lebih banyak waktu bagi Capcom untuk mempelajari game ini.

Tapi untungnya Resident Evil 7 tidak sepenuhnya mengambil pendekatan Outlast di mana kamu tidak bisa melawan balik musuh. Di RE 7, kamu tetap diberi persenjataan untuk membela diri… hanya saja musuh-musuhnya dibuat lebih tangguh dari biasanya, sehingga setiap pistol dan senapan tidak bisa memberimu rasa aman.

Pada akhirnya, keputusan itu membuat Resident Evil 7 tetap terasa sebagai Resident Evil tanpa kehilangan keseramannya.


Baca Juga

Game horor seram apa lagi nih yang kira-kira mempengaruhi Resident Evil 7? Kamu bisa membaca lanjutannya di halaman kedua!

1
2
SHARE
Previous articleToge Productions Tancap Gas, Kini Siapkan Infectonator 3!
Next article5 Film Indonesia Bulan Februari Ini Wajib Banget Kamu Tonton!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.