Inilah Alasan Mengapa Centaur Warruner Masih Jadi Hero yang Paling Ditakuti!

7.01Setelah namanya mulai naik daun setelah acara ESL One Genting, Centaur Warruner kelihatannya berusaha keras untuk membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi raja dari pertandingan publik. Namun, apa sebenarnya yang membuat hero ini sangat ditakuti?

Centaur WarrunerWalapun mendapatkan nerf yang menghapus damage Return kepada illusion pada patch 6.88f dan peningkatan agility-nya pada 7.00, Centaur Warruner berhasil menjadi salah satu hero paling favorit dengan win rate sebesar 57.48%. Kejayaan ini bahkan terus berlanjut hingga patch 7.01 dimana dia berhasil kembali menguasai pertandingan publik dimana dia berada pada posisi ke-5 dalam urutan kepopuleran Dotabuff, bersama dengan hero lain seperti Spectre dan Omniknight.

Centaur Warruner

Wajib Baca! Guide Slardar Dota 2 Ini Dijamin Bikin Kamu Makin GG

Slardar telah terlahir kembali dalam patch 7.00. Namun, bagaimana cara menggunakannya dengan benar dalam patch terbaru ini?
Baca Juga

Satu hal yang membuat dirinya sangat unik adalah win rate-nya yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan hero offlane lainnya. Satu-satunya hero yang dapat menyainginya adalah Underlord dengan win rate yang sama, namun, hal ini hanya terjadi dalam pertandingan dengan bracket MMR yang tinggi (4K – 5K). Kepopuleran seorang hero offlane seperti ini sangat jarang sekali terjadi, apalagi dengan adanya hero lain seperti Axe yang hanya berada pada posisi 12 karena kekuatannya menguasai jungle dan Slardar yang berada pada posisi 23.

Centaur WarrunerHero dengan tingkat kesulitan yang rendah pasti akan memiliki win rate yang relatif lebih tinggi. Para pemain biasa akan lebih unggul bermain hero regular daripada seorang meta hero. Inilah alasan mengapa Wraith King memiliki win rate yang sangat tinggi dalam pertandingan publik (57.63%).

Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa Underlord menjadi hero yang paling sering di banned baik dalam meta kompetitif ataupun publik. Kepopuleran Dark Seer juga bisa dikatakan berhubungan dengan hal ini karena kekalahannya dalam hampir 50% match publik, walaupun menjadi hero kedua paling banyak di banned selama acara kualifikasi DAC.

Centaur Warruner

Centaur Warruner bisa dikatakan termasuk dalam kategori hero yang hanya membutuhkan 0-1 tombol untuk dapat membantu teman satu timnya, sama seperti Crystal Maiden (Global Aura), Spectre (Haunt), dan Zeus (Thundergod’s Wrath). Stampede adalah salah satu skill yang dapat digunakan baik secara ofensif maupun defensif, yaitu untuk menolong teman satu tim-nya disaat terdesak atau memberikan kesempatan hero lain untuk memulai gank.

Sebelum mendapat nerf yang menghilangkan efek Return pada illusion, Centaur Warruner mendapat cukup banyak buff selama 7 patch. Di awali dengan Aghanim Scepter yang mengurangi damage pada teman satu tim dari 60% menjadi 70% dan memberikan tidak membatasi gerakan dari skill tersebut. Buff ini telah memberikan Centaur keunggulan di atas hero offlaner lain yang memiliki aura.

Centaur WarrunerCentaur juga mendapat buff damage untuk Return selama dua patch (6.85 dan 6.86), memperpanjang durasi Stampede (6.87), mengurangi cooldown dari Double Edge dalam dua patch (6.87 dan 6.88), dan peningkatan dari kekuatannya (6.88). Sayangnya semua hal tersebut tidak begitu mempengaruhi keberadaannya dalam meta. Bahkan sepanjang turnamen TI6 dia hanya dipilih sebanyak satu kali.

Baca Juga

Ingin tahu bagaimana cara mengoptimalkan Talent yang dimiliki oleh hero ini? Lanjut ke halaman berikutnya!

1
2

SHARE
Previous article11 Kartu Baru YuGiOh! Duel Links Milik Legenda Duelis yang Tak Kalah Kuat!
Next articleHarga Redmi Note 4X Dikonfirmasikan, Xiaomi Terbaru Ini Hanya 1 Jutaan Lho!
Penikmat musik rock dan band-band di era 90 an. Memiliki hobi bermain game Action hingga RPG, menonton series, movie, anime, dan seorang Game Theorist. Salah satu fans berat DC dan marvel.