5 Aktor Hebat yang Kemampuannya Disia-siakan oleh Marvel Studio

aktor hebat marvel cinematic universe

Walau sukses menghasilkan film berkualitas, Marvel Studio memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah menyia-nyiakan sejumlah aktor hebat. Siapa saja?

Sebagai studio yang sukses menghasilkan hits, mudah bagi Marvel Studio untuk menyerap aktor berkualitas. Karenanya setiap ada film baru, selalu ada nama-nama besar yang bisa direkrut Marvel untuk mewujudkan tokoh-tokoh buku komik ke layar lebar.

Tapi kadang Marvel justru menggunakan aktor-aktor hebat ini untuk peran yang cenderung generik dan mudah dilupakan. Antara itu atau tokoh yang dimainkan si aktor dihabisi dengan cepat meski mereka berumur panjang di komik. Untuk mengetahui siapa sajakah mereka, kamu bisa mulai membaca daftar di bawah.

1

Mads Mikkelsen

Boruto Chapter 010 Menandai Awal Petualangan Baru Boruto Uzumaki

Boruto chapter 010 menjadi penanda awal alur cerita baru. Bab ini juga sudah menjanjikan kemungkinan nasib tragis Boruto. Apa itu?
Baca Juga

Mads Mikkelsen menunjukkan kemampuannya habis-habisan sebagai Hannibal Lecter. Bayangkan saja, itu adalah karakter yang sejak Silence of the Lambs identik dengan Anthony Hopkins. Mads bisa menyajikan Hannibal dengan begitu hebat, sampai ia terasa sebagai sosok yang benar-benar berbeda dan baru dibanding Hannibal versi Hopkins.

Tapi tidak hanya itu saja, Mads juga jago dalam memerankan peran baik juga. Lihat saja sosoknya sebagai ayah yang menderita karena dipaksa membuat senjata pemusnah masal di Rogue One. Dia adalah aktor hebat serba bisa yang dapat memainkan peran seperti apapun. Terutama penjahat.

Pada akhirnya, Mads ditunjuk untuk memerankan Kaecilius di Doctor Strange. Sejak awal, di komik pun Kaecilius bukan karakter yang signifikan. Tapi tak disangka kalau di sini pun ia tak terlalu menonjol. Dia memiliki motivasi menarik, namun tak disajikan dengan bagus di layar. Kamu harus membaca materi promo tambahan untuk memahaminya.

Sudah begitu, melihat nasib Kaecilius, Mads juga tampaknya tidak akan kembali lagi untuk sekuel-sekuel Doctor Strange. Sungguh sangat disayangkan.

2

Aaron Taylor-Johnson

quicksilver kembali

Yang ini sebenarnya bisa dihitung sebagai penyia-nyiaan karakter sekaligus aktor.

Aksen yang digunakan Aaron Taylor-Johnson sebagai Quicksilver mungkin terdengar konyol. Tapi menurut penulis, hanya itulah kelemahannya. Quicksilver versi Marvel Cinematic Universe ini memiliki masa lalu yang menarik dan perkembangan karakter menarik. Aaron juga menyajikan tokohnya dengan bagus.

Dari segi kekuatan, Quicksilver MCU pun ditampilkan dengan lebih oke. Tidak, dia tidak bisa menyelamatkan satu sekolah dalam hitungan milidetik sambil mendengarkan Sweet Dreams (Are Made of This). Tapi justru itulah daya tariknya. Tokoh ini memiliki batasan kemampuan yang lebih jelas. Bisa dibayangkan dia bekerja sama sebagai bagian tim, ketimbang Quicksilver X-Men yang kecepatannya dewa itu.

Tapi lalu dia dibunuh begitu saja di akhir Avengers: Age of Ultron. Sejauh ini juga tidak ada indikasi Quicksilver akan hidup kembali, walau Aaron menandatangani kontrak untuk lebih dari satu film.

Masih ada dua kesempatan bagi Quicksilver untuk kembali. Pertama adalah di Thor Ragnarok, di mana Hela menyerang Asgard dengan pasukan dari alam kematian. Kedua adalah di Avengers Infinity War, bila siapa tahu Scarlet Witch bisa memanfaatkan Infinity Gauntlet untuk menghidupkan saudaranya lagi.

3

Ben Kingsley

Mandarin adalah salah satu musuh utama Iron Man. Dia bahkan sering menghadapi Iron Man di animasi yang pernah tayang di TV waktu tahun 90an lalu. Namun karena nama dan masa lalunya yang bisa dianggap rasis, tak heran Marvel Studio sempat menyimpan dulu tokoh ini.

Lalu Iron Man 3 akhirnya menampilkan Mandarin. Pemerannya pun sangat berbobot, yakni Ben Kingsley. Kingsley sebelumnya pernah menang Oscar lewat peran sebagai Mahatma Gandhi di film Gandhi lalu menang lagi di tahun 2003 lewat film The House of Sand and Fog.

Sepertinya, Iron Man 3 akan menampilkan Mandarin yang ideal. Sosok baru yang mengancam, berbahaya, namun bebas dari unsur-unsur yang bisa membuat sebagian penonton marah. Nyatanya peran ini justru membuat banyak yang marah.

Ternyata Mandarin hanya peran saja. Ben Kingsley sebetulnya memerankan Trevor Slattery, yang hanya aktor. Mandarin asli seharusnya adalah Aldrich Killian.

Mau tahu seberapa parahnya kesalahan soal karakter Mandarin ini? Marvel Studio sampai harus membuat video singkat yang menunjukkan Trevor Slattery diculik untuk dibawa ke Mandarin sejati. Menunjukkan kalau ada Mandarin asli – bukan Killian – di dunia Marvel Cinematic Universe. Dia hanya belum menampilkan diri saja.

Tetap, ini sangat menyia-nyiakan aktor sekaliber Ben Kingsley.


 

Siapa lagi aktor hebat yang disia-siakan oleh Marvel Studio? Cek halaman kedua untuk mengetahui jawabannya!

Baca Juga
1
2

SHARE
Previous article4 Momen yang Dapat Memicu Meledaknya Industri eSport Indonesia di 2017
Next articleGandeng YG, LINE Audition Hadirkan Deretan Lagu dan Artis K-Pop Papan Atas!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.