GeForce eSport Xtreme Tournament (GeXT) Pertama Telah Selesai, EVOS Jadi Jawaranya!

NVIDIA belum lama ini telah selesai menggelar salah satu turnamen eSport terbesar mereka yang dibarengi dengan acara kumpul bareng para gamer. GeForce eSport Xtreme Tournament (GeXT), yang sudah dimulai sejak November 2016 kemarin menyelesaikan rangkaiannya bersamaan dengan penyelenggaraan NVIDIA Gamers Day di Lotte Shopping Avenue, Jakarta pada 10-12 Februari kemarin.

GeXT yang berlangsung selama tiga hari tersebut mempertandingkan tiga cabang eSport: Overwatch, CS:GO, dan Dota 2. Yang menjadi pertandingan utama di GeXT adalah final dari turnamen Dota 2 kelas amatir dan kelas profesional. Untuk kelas profesional, final GeXT mempertemukan dua tim yang tengah naik daun di kancah Dota 2 Indonesia yaitu EVOS dan TP.NND

Game pertama langsung menyajikan keseruan karena kedua tim benar-benar bermain seimbang sampai fase mid-game. Kedua tim saling jual beli serangan sampai-sampai jumlah kill score kedua tim tak pernah beda lebih dari satu. Meskipun pada akhirnya tim TP.NND harus menerima kekalahan di akhir game pertama, karena Invoker yang dimainkan Ramzi “ramz?” Bayhaki dari EVOS berhasil mengunci pergerakan para carry dari tim TP.NND.

Masuk ke game kedua, TP.NND tampak melakukan perjudian dengan melakukan pick Vengeful Spirit sebagai core hero. Draft yang terlihat seperti kesalahan dan miskomunikasi ini langsung dihukum sekeras-kerasnya oleh tim EVOS. Waktu pertandingan baru mencapai menit 18, TP.NND mengalami situasi terdesak sejak awal dengan beda kill score yang jauh, 9-2.

Melihat momentum keunggulan tersebut, EVOS langsung memanfaatkannya untuk segera menghabisi TP.NND dan mengakhiri pertandingan. Pertandingan pun akhirnya selesai setelah di menit 40 TP.NND terpaksa mengetik “gg”, tanda menyerah mereka dengan kill score cukup mencolok, 39-7 untuk keunggulan EVOS. EVOS pun mengunci gelar juara GeXT cabang Dota 2 kategori profesional dengan kemenangan bersih 2-0.

Kompetisi GeXT ini sendiri mendapat dukungan langsung dari Kemenpora, Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia e-Sports Association (IeSPA), dengan mempertandingkan total hadiah sebesar Rp175.000.000 dan berbagai macam aksesoris gaming bagi warnet tempat para juara berasal.

Adapun GeXT pertama ini dibarengi dengan acara Nvidia Gamers Day, di mana selama tiga hari para pengunjung disuguhkan tidak hanya pertandingan eSport namun juga dapat berkunjung berbagai stan dari para sponsor dan partner GeXT. Para pengunjung dapat mencoba berbagai macam mini-games dan juga Virtual Reality Games yang tersedia. Selain itu, terdapat juga kompetisi cosplay yang ikut memeriahkan perhelatan ini.

4 Momen yang Dapat Memicu Meledaknya Industri eSport Indonesia di 2017

Di tahun 2017 ini, kami melihat gejala akan meledaknya industri eSport tanah air. Apa saja peristiwa yang menentukan itu?
Baca Juga

Disadur dari duniagames.co.id. Diedit oleh Arya W. Wibowo

SHARE
Previous articlePeserta Super Fight Menjadi Monster di One Punch Man 72!
Next article5 Kejadian Kontroversial Sepanjang Sejarah Gelaran Piala Oscar
e-Sports Enthusiast, Game Connoisseurs. Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.