5 Ciri Khas Logan Wolverine yang Tidak Muncul di Versi Filmnya

Logan Wolverine ternyata berbeda dengan versi komiknya. Apa saja yang berbeda?

Logan sebagai film penutup saga Wolverine memang menyisakan kesan yang mendalam. Tampil berbeda dibandingkan dengan film superhero lainnya, Logan menyajikan akhir dari X-Men -bersama dengan Logan Wolverine – di masa depan di mana mutan mengalami kepunahan. Logan bahkan mendapat rating R-rated karena kerasnya violence dan gore yang disajikan dibandingkan film X-Men lainnya. Namun kita harus menerima bahwa ini adalah film Logan Wolverine yang terakhir -setidaknya bagi Wolverine ala Hugh Jackman.

Baca Juga

Namun dari seluruh penampilan Hugh Jackman sebagai Wolverine dari tahun 2000 (X-Men) hingga 2017 (Logan), ternyata Logan Wolverine versi film tidak sepenuhnya mirip dengan versi komiknya. Bahkan ada hal-hal krusial yang tidak serupa, sehingga bisa membuat fans Wolverine gelisah.

Apa saja ciri khas Logan Wolverine yang tidak muncul pada versi filmya? Berikut adalah ciri khas Wolverine yang berbeda dari versi komiknya.

Kostum Spandex Kuning

Ciri khas utama Wolverine tentunya adalah kostum spandex kuning. Sayangnya hingga penayangan Logan, kostum ini tidak pernah muncul sekali pun -paling banter juga disindir oleh Cyclops di film X-Men.

Kostum ini konon rencananya akan muncul di film The Wolverine. Namun dalam editing akhir, momen ini pun tetap dibuang oleh Twentieth Century Fox.

Terlalu Tinggi

Kita mungkin berpikir bahwa Wolverine yang diperankan oleh Hugh Jackman memang pas banget, namun tahukah kamu ada detil yang berbeda dan rasanya cukup fatal?

Wolverine sebagai superhero termasuk pendek. Menurut data base Marvel, Wolverine memiliki tinggi 160cm. Sedangkan tinggi Hugh Jackman adalah…

188cm

Perbedaan tinggi ini kadang disiasati melalui trik kamera, bahkan pemeran Sabretooth harus memakai sepatu boots super tinggi agar tampak lebih tinggi dari Wolverine.

Indera Tajam

Salah satu kemampuan Wolverine yang tidak muncul di filmnya adalah indera yang tajam dibandingkan manusia biasa. Dalam komiknya, Wolverine seperti menurunkan kemampuan hewan dengan indera yang tajam, di antaranya adalah penglihatan dan penciuman yang tajam. Sedangkan di versi filmnya, Wolverine terlihat kesulitan mendeteksi keberadaan lawan -bahkan di Logan ia membutuhkan Caliban untuk mendeteksi mutan.

Memiliki Anak

Dalam komiknya, sesungguhnya Wolverine memiliki seorang putra. Ia bernama Daken. Daken adalah putra Wolverine dari istrinya Itsu saat ia berpetualang di Jepang. Saat Itsu sedang dalam masa melahirkan, ia terbunuh oleh Winter Soldier. Kini Daken kembali dengan membawa dendam pada ayahnya. Ia cenderung menjadi supervillain dan sering menjadi masalah bagi X-Men, The Avengers, Fantastic Four, hingga S.H.I.E.L.D sekalipun.

Untuk di filmnya, sosok anak Wolverine “digantikan” oleh Laura sang X-23. Konon ia adalah anak hasil rekayasa genetika menggunakan genetik Wolverine.

Anggota Avengers

Dalam komiknya, Wolverine tidak hanya bergabung dengan X-Men. Beberapa kelompok yang pernah ia bergabung antara lain adalah Alpha Flight, New Fantastic Four, Secret Defenders, S.H.I.E.L.D, hingga Avengers.

Sayangnya karena masalah rights, sepertinya kita akan sulit menyaksikan Wolverine beraksi di tim Avengers pada versi filmnya.

Sumber: Wolverine Marvel’s Data Base. Diedit oleh Febrianto Nur Anwari


SHARE
Previous articleKapan Pokemon Legendaris di Pokemon GO Muncul? Ini Jawaban Niantic!
Next articleApa itu Alpha, Closed Beta, dan Open Beta dalam Istilah Gaming?
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.