Benarkah Film Conjuring Nyata? Warner Bros Dituntut 900 Juta Dolar untuk Membuktikannya!

Benarkah kejadian di film Conjuring nyata benar-benar pernah terjadi? Warner Bros bisa dituntut 900 juta dolar untuk membuktikannya. Kok bisa?

Baca Juga

Katanya sih kejadian di film Conjuring nyata. Setidaknya menurut pendapat Warner Bros. Lihat saja poster di atas. Ada tulisan besar-besar “Experience The NEXT TRUE STORY From The Case Files of Ed & Lorraine Warren.”

Sekarang, Warner Bros terancam harus membuktikan kebenaran dari klaim tersebut. Kalau tidak mereka terancam harus membayar tuntutan 900 juta dolar. Rasanya bagi para produser Warner Bros tuntutan itu bahkan bisa lebih seram dari kutukan Valak.

Tuntutan 900 juta dolar ini bersumber dari Gerald Brittle. Untuk yang belum tahu, versi singkatnya sih begini:

-Brittle menulis buku berjudul The Demonologist, yang menceritakan kisah Ed dan Lorraine Warren. Brittle memiliki hak ekslusif untuk kisah-kisah keluarga Warren sebagai paranormal. Bahkan Ed dan Lorraine tidak bisa membuat karya yang mengisahkan karir mereka di dunia supernatural, karena itu sudah ditulis di The Demonologist.

-Warner Bros meminta izin untuk adaptasi Conjuring dari keluarga Warren, bukannya Brittle yang masih memiliki hak ekslusif untuk kisah keluarga Warren sebagai paranormal.

-Lalu, menariknya Warner Bros memberi klaim kalau kisah di Conjuring 1 dan itu bukan berdasarkan kejadian yang disorot dalam buku karya Brittle. Menurut Warner Bros, kejadian di film-film tersebut berdasarkan kisah nyata.

-Brittle membantah kalau kejadian di film itu berdasarkan kisah nyata, terutama karena ia sudah membuktikan Ed dan Lorraine berbohong. Inilah klaim dari pengacara Brittle,

“Lorraine and Ed Warrens claims of what happened in their Perron Farmhouse Case File, which the Defendants freely and publicly admit their The Conjuring movie was based on, does not at all jive with the real historical facts… this is a pattern of deceit that is part of a scheme that the Warrens have perpetuated for years … There are no historical facts of a witch ever existing at the Perron farmhouse, a witch hanging herself, possession, Satanic worship or child sacrifice.”

Singkatnya, tidak ada bukti nyata kalau seorang penyihir pernah tinggal di rumah keluarga Perron. Tidak ada bukti si penyihir pernah gantung diri. Tidak ada juga bukti kerasukan dan ritual pengorbanan nyawa untuk iblis.

5 Momen Mengejutkan di Trailer Thor Ragnarok – Thor Berduel Menghadapi Hulk!

Hulk muncul? Palu milik Thor hancur? Ada banyak momen mengejutkan di trailer Thor Ragnarok. Inilah pembahasan lengkapnya!
Baca Juga

Biasanya, pembelaan “berdasarkan kisah nyata” memang bisa membantu dalam urusan seperti ini. Tapi ini bukan kasus seperti kehidupan tokoh seperti Muhammad Ali, yang memang benar-benar bisa ditelusuri dari lahir hingga akhir hayat. Kalau Warner Bros ingin membuktikan kejadian di film The Conjuring nyata berarti mereka harus benar-benar menemukan jejak supernatural yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

Kejadian supernatural mungkin benar-benar ada di dunia. Tapi hingga sekarang, belum ada cara untuk membuktikan seratus persen fenomena-fenomena itu secara ilmiah. Kamu harus merasakannya sendiri. Pembelaan seperti itu rasanya akan sulit untuk bertahan di pengadilan.

Biasanya, klaim-klaim seperti ini akan dapat dengan mudah dimentahkan oleh tertuduh. Terutama karena Warner Bros pasti bisa membayar pengacara-pengacara terbaik. Tapi untuk kali ini, Brittle jelas memiliki keunggulan yang tak bisa dibantahkan. Akan menarik melihat bagaimana perkembangan kasus ini nantinya.

Akankah Warner Bros memanggil roh Bathsheba dan si iblis Valak sebagai saksi untuk membuktikan film Conjuring nyata?

Sumber: The Hollywood Reporter

SHARE
Previous articleDuel Robot Raksasa Jepang vs Amerika Akan Berlangsung Tahun Ini!
Next articleBoruto Episode 2: Dilema Anak Hokage dan Identitas “Kembaran” Hinata
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.