Review Fast and Furious 8 – Kelanjutan Fast & Furious yang Lebih Sinting dari Sebelumnya

film the fate of the furious

Bagaimana kelanjutan seri aksi otomotif ini? Baca saja review Fast and Furious 8 ini untuk mengetahui apakah filmnya layak tonton atau tidak!

Sinopsis

Kamu-kamu pembaca review Fast and Furious 8 mungkin sudah menyaksikan trailer film yang satu ini. Plotnya sudah tergambar jelas di sana.

Terdorong oleh sesuatu hal, Dominic Toretto mengkhianati keluarga dan rekan-rekannya sendiri dalam satu misi. Pengkhianatannya itu menyebabkan Luke Hobbs tertangkap dan rekan-rekannya kebingungan.

Dom sendiri beralih mendukung Cipher, seorang teroris siber genius yang sangat kompeten dan berbahaya. Mampukah Hobbs, Letty, dan kru Dom mengalahkan kombo Cipher dengan Dom? Ataukah mungkin mereka butuh bantuan dari mantan musuh tak terduga, yang bisa menjadi sekutu kuat bila orang itu tidak berkhianat?

Peningkatan Kegilaan Fast and Furious

Pernah ada masa di mana Fast and Furious hanya fokus ke balap jalanan dan aksi-aksi yang melibatkan kegiatan itu. Tapi kita sudah jauh meninggalkannya. Sekarang, film ini memang masih menonjolkan aksi otomotif. Namun kamu juga akan menemukan aksi-aksi heboh yang membuat film ini terasa seperti film superhero.

Oh ya, Fast and Furious memang semakin lama terasa seperti film superhero. Penulis menyadari itu saat melihat ada karakter yang tidak bisa dilumpuhkan dengan peluru karet, ditembakkan oleh senapan, dari jarak dekat. Ada juga karakter-karakter yang dapat menggunakan kemampuan mengemudi untuk menghindari roket atau mengatasi banyak musuh sekaligus.

Mereka mungkin tidak punya kekuatan super. Tapi kalau tokoh-tokoh ini dicabut dari Fast and Furious lalu membantu Avengers, penonton rasanya tidak akan heran saat mereka unjuk gigi.

Kalau sebelum-sebelumnya kamu bisa melihat tank menggila serta mobil terlontar dari angkasa, ada lebih banyak aksi sinting lagi menantimu di Fast and Furious 8.

Sangat Penuh Aksi

trailer the fate of the furious

Durasi Fast and Furious 8 cukup panjang, sampai kira-kira 2 jam 16 menit. Tapi kalau kamu suka aksi, kamu bisa jadi tak akan merasakan bergeraknya aliran waktu saat menyaksikan film ini. Alasannya, sutradara F. Gary Gray cukup piawai dalam menyajikan adegan-adegan aksi di film ini.

Tentu ada banyak adegan aksi di Fast and Furious 8. Kebut-kebutan seru? Sejak awal saja kamu bisa melihatnya. Tembak-tembakan? Ada, dan semakin ke akhir film semakin heboh. Baku hantam tangan kosong? Kamu juga bisa melihatnya.

Tapi aksi non-stop tanpa pengaturan yang baik tentu akan menjemukan. Sutradara F. Gary Gray sukses membuat kamu peduli mengikuti setiap adegan aksi tersebut. Selalu ada selipan kejadian-kejadian vital untuk mengejutkan penonton dan membuatmu tak sabar menantikan apa yang terjadi berikutnya.

Film ini sendiri tidak malu-malu untuk menampilkan drama dan komedi. Terkadang ada adegan konyol dari kru pahlawan kita yang bisa membuatmu tersenyum dan menurunkan tensi. Terkadang ada juga drama yang bisa membantumu lebih mengenal masing-masing tokoh.

Pokoknya, asal kamu bukan orang yang benci film aksi dan kekerasan, Fast and Furious 8 seharusnya tidak akan membuat kamu kecewa.

Penjahat yang Efektif

Hal lain yang akan disorot review Fast and Furious 8 ini adalah penjahat di filmnya. Cipher, yang diperankan Charlize Theron, terasa cukup oke sebagai antagonis. Dia tidak memiliki kemampuan bertarung Jason Statham tentu, tapi dia bisa menyajikan sosok yang karismatik dengan motif yang cukup jelas.

Selain itu, Cipher juga senantiasa terasa sebagai ancaman. Sejak ia muncul pertama kali, ia selalu bisa membuat para protagonis terancam. Kamu akan benar-benar dibuat penasaran bagaimana para pahlawan kita akhirnya bisa mengalahkannya.


 

Itu kelebihan-kelebihan Fast and Furious 8. Tapi film ini juga memiliki sejumlah kelemahan yang mungkin ingin kamu ketahui sebelum nonton. Apa saja? Kamu bisa membaca kelanjutan dari review Fast and Furious 8 ini di halaman berikutnya!

1
2
REVIEW OVERVIEW
Skor Film
80 %
SHARE
Previous articleNonton dan Download Boruto Episode 2, Dilema Anak Hokage dan Identitas “Kembaran” Hinata
Next article5 Anime yang Lebih Sukses dari Manganya. Adakah Anime Favoritmu?
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.