Resmi dari Akira Toriyama, Ini Urutan Mortal Level Universe Dragon Ball Super (Part 2)

Alam Semesta Terlemah Mortal Level Universe

Akhirnya Toei Animation merilis data resmi peringkat Mortal Level setiap alam semesta di dunia Dragon Ball Super. Universe apa yang tertinggi? Mana yang menjadi alam semesta terlemah?

Melalui Dragon Ball Super 80 yang telah ditayangkan 26 Februari 2017 lalu, kita mendapatkan satu fakta baru yang sangat mengejutkan di tengah alam semesta Dragon Ball. Ternyata masing-masing alam semesta memiliki tingkatannya sendiri, yang disebut sebagai Mortal Level.

Baca Juga

Empat alam semesta pun bisa selamat dari aturan kehancuran dari Tournament of Power yang diadakan Zen-oh atau Omni-King karena mereka yang terkuat. Keempat Universe tersebut sudah kami ulas dalam artikel sebelumnya, termasuk di daftaqr sebelumnya, Universe 11, yang dianggap sebagai universe terkuat diantara delapan alam semesta yang akan terlibat dalam pertarungan Tournament of Power.

Resmi dari Akira Toriyama, Ini Urutan Mortal Level Universe Dragon Ball Super (Part 1)

Akhirnya, setelah ditunggu dan banyak memunculkan spekulasi para fan, tingkatan Mortal Level semua Universe dalam Dragon Ball Super dirilis. Para Kaioshin dan Angel yang belum terungkap pun juga resmi dimunculkan.
Baca Juga

Berikut tujuh alam semesta Dragon Ball Super lainnya berdasarkan urutan peringkat Mortal Level-nya.

6

Universe 2


Universe yang dikenal karena kebaikannya ini ditempatkan pada posisi keenam. Dengan Peru sebagai Kaioshin, dia berusaha membuat alam semestanya dalam kondisi yang baik. Jerez menjadi God of Destruction di sini, dan dia dikenal sangat membenci semua hal yang buruk. Sedangkan Sour menjadi Angel dari Universe 2.

Lebih Dekat dengan Helles, Ultimate Gohan dan “Broly” Wanita dalam Dragon Ball Super Terbaru

Menjadi satu-satunya Dewa Penghancur wanita, God of Destruction Universe 2 memang sangat menarik. Lihat detail mengenai Helles ini, bersama informasi baru mengenai Ultimate Gohan dan juga Brolina, Super Saiyan Wanita yang mirip Broly.
Baca Juga

Tidak banyak informasi untuk saat ini dari personel Universe 2 ini. Namun menurut Toei Animation, Peru ini mirip dengan South Kaioshin, yang menguasai sisi selatan dari Universe 7 (sekaligus menjadi Supreme Kai terkuat di Universe 7).

Kemudian untuk Jarez, Dewa Penghancur dari Universe 2 ini sadar akan kecantikan, dan dia tidak begitu menyukai yang buruk. Helles disuarakan oleh seiyuu Masumi Asano, yang sebelumnya pengalamannya di tengah dunia Dragon Ball dikenal melalui karakter Time Patroller (Female 1) dalam game Dragon Ball Xenoverse.

Mengenal Tugas dan Kekuatan 12 Malaikat di Alam Semesta Dragon Ball Super

Memiliki hak tetap hidup (selain makan gratis di Capsule Corp) walaupun Dewa Penghancur dimusnahkan, 12 Malaikat Dragon Ball Super ini memang penuh misteri. Benarkah tujuannya sekadar nemenin God of Destructions dan Zeno bermain?
Baca Juga

Namanya kemungkinan menjadi plesetan dari nama “sherry”, sejenis anggur yang disimpan lama dan diproduksi di Jerez, Spanyol, atau “Helles”, nama bir dari Jerman; baik “Jerez” dan “Helles” dieja dalam bahasa Jepang sebagai heresu ヘレス.

Sedangkan Sour, malaikat alam semesta ini disebutkan tidak begitu menyukai pria berpostur macho, dan lebih suka yang memiliki intelektual tinggi.

7

Universe 3


Rasanya kurang lengkap ya jika tidak ada satu faksi, yang di sini digambarkan sebagai sebuah alam semesta, yang terfokus pada sisi spiritual. Universe 3 mewakili kelompok yang mengedepankan aspek kerohanian tersebut.

Dengan Ea sebagai Kaioshin, Campahri sebagao Angel dan Mosco sebagaai God of Destruction, yang di sini digambarkan sebagai robot. Namun jangan salah sangka, meskipun Toei menuliskan mereka adalah alam semesta yang terfokus pada pengembangan spiritual, justru mesin yang menguasai mayoritas alam semesta ini.

Lihat Penampilan Kaioshin dari Berbagai Mortal Level Universe Dragon Ball Super

Ada yang unyu, ada yang sendu, dan ada yang lucu... lihat seperti apa tampang para Dewa Pencipta dalam Alam Semesta Dragon Ball Super.
Baca Juga

Pengaruh mesin sepertinya sudah menyebar di alam semesta ini. Bahkan Ea dituliskan juga dipengaruhi oleh para manusia yang menyukai mesin. Mungkin hal itu dikarenakan Mosco, Dewa Penghancur Universe ini yang tidak bisa berbicara. Karena itulah, Ea dan Mosco hanya berkomunukasi dengan cara elektronik, bahasa mesin yang sepertinya hanya dimengerti oleh mereka yang eksis di alam semesta ini.

Campahri sendiri juga bukan sekadar pendamping dan pelatih untuk Mosco, karena dia juga menerjemahkan apa yang disampaikan robot ini kepada yang lain, termasuk itu Ea.

8

Universe 10


Entah apa maksudnya, namun Toei menyebut alam semesta ini dengan sebutan universe yang macho. Kaioshin di sini adalah Gowasu (ya, Gowasu yang itu!), sedangkan Rumoosh berperan sebagai God of Destruction, ditemani Kusu sebagai Angel.

Gowasu bukan nama yang asing bukan? Dan, ya, kami pernah mengangkat rumor adanya pengaruh Zamasu di tengah turnamen ini karena eksisnya Gowasu. Apa pun agenda mereka, yang jelas Gowasu bukan figur yang jahat, karena Goku pernah bertemu dengannya selama alur cerita Goku Black dan Zamasu.

Wow, Ada “Nama Indonesia” di Salah Satu 12 Dewa Penghancur Dragon Ball Super

Dari nama Indonesia seperti Iwan, sampai minuman keras seperti Arak, arti nama-nama 12 Dewa Penghancur dalam Dragon Ball Super ini bakal membuat kalian mabuk kepayang.
Baca Juga

Apa yang menarik dari Gowasu ini adalah hobinya nonton GodTube, semacam YouTube di dunianya Dragon Ball Super. GodTube ini adalah media penyiaran yang digunakan Kaioshin Universe 10. GodTube diperlihatkan dalam wujud televisi klasik, dengan fungsi mirip seperti bola kristal, yang memungkinkan Gowasu melihat kejadian yang terjadi dari kejauhan tanpa perlu berada di lokasi.

Hebatnya, GodTube memungkinkan Gowasu melihat kejadian tersebut baik dari masa kini dan masa lalu, bahkan kejadian yang berbeda alam semestanya dari Gowasu. Karena itulah dia bisa melihat pertarungan Goku lawan Hit selama turnamen Hakaishin antara Universe 6 dan Universe 7.

Antara Goku, Zeno dan Grand Priest, Ini Teori Mengejutkan Dragon Ball Super Terbaru

Ketiga orang ini tampangnya bisa sangat lugu... Namun kalian bakal terkejut ketika mengetahui ada apa dibalik tampang imut mereka. Apakah Grand Priest sekadar penyampai pesan Zeno, apakah Zarama pencipta Super Dragon Ball bakal muncul?
Baca Juga

Rumoosh sebagai Dewa Penghancur Universe 10 ini sebelumnya sempat menjadi topik hangat di tengah fan Dragon Ball, karena wujudnya yang mengingatkan pada Dewa Ganesha kepercayaan umat Hindu. Bahkan sempat ada pro-kontra mengenai penampilannya ini.

Menurut Toei, dewa ini dikenal menyukai siapa saja yang meninggi-ninggikan posisinya sebagai Hakaishin. Dari sini saja bisa diketahui bagaimana cara mengambil hatinya. Dibalik penampilannya yang cukup “garang”, ternyata Rumoosh termasuk dewa yang malas. Dia tidak suka menghancurkan planet, karena dia merasa itu menyakitkan.

Sedangkan Kusu sebagai malaikat, disebutkan suka memberi saran pada Kaioshin dan Hakaishin mengenai perbedaan antara kebaikan dan kejahatan. Anehnya, perseteruan antara yang baik dan jahat justru sering memuat emosinya tergerak.

Lanjut ke halaman 2… untuk alam semesta yang paling licik!

1
2
3
SHARE
Previous articleJude Law Terpilih Memerankan Dumbledore Muda di Sekuel Fantastic Beasts!
Next articleEksklusif Ngobrol Khilaf Bareng GHOSTY ‘s Comic: How to (NOT) Khilaf!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.