One Punch Man 166 Perlihatkan Saitama Menggunakan Mode Seriusnya

Jadi serius ini Saitama menghadapi Garou

Saitama selamat dari Gamma Ray Blast milik Garou

Sebelumnya, Saitama diperlihatkan sempat terkena Gamma Ray Blast dari Garou di bab sebelumnya. Nasibnya sendiri baru terungkap di One Punch Man 166, di mana sang pahlawan berhasil selamat.

Di sisi lain, kekuatan baru Garou mulai menunjukkan salah satu teror yang paling mengerikan.

Bagaimana kelanjutan konfliknya saat ini? Simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga: One Punch-Man 165 Tunjukkan Kekuatan Mode Terbaru Garou

1. Efek radiasi kosmik mulai menyerang orang-orang di sekitar Garou

Efek radiasi kosmik Garou mulai mempengaruhi penduduk bumiEfek radiasi kosmik Garou mulai mempengaruhi penduduk bumi ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Mode Cosmic Fear milik Garou ternyata mengeluarkan radiasi kosmik secara konstan.

Hal ini mengakibatkan makhluk hidup di sekitarnya mulai menderita efek negatif akibat radiasi energi Garou yang bisa dibilang sebanding dengan nuklir.

Tidak hanya penduduk sipil, efek tersebut bahkan ikut mempengaruhi para pahlawan seperti King, Fubuki, Pig God, Child Emperor dan lainnya.

Hanya beberapa karakter tertentu yang bisa bertahan dari radiasi kosmik Garou, yaitu Blast, Genos dan juga Saitama.

Pahlawan sekaliber Bang saja tak luput dari efek radiasi tersebut hingga Blast harus memperingatkannya untuk tidak mendekat ke Garou.

2. Klaim Garou bahwa dirinya benar-benar bebas tak sepenuhnya benar karena pernyataan Bang dan Blast

Blast datang ke bumiBlast datang ke bumi ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Masih ingat ucapan Garou bahwa dirinya bebas dari kendali siapapun. Hal itu tampaknya tak sepenuhnya benar jika kita melihat dari sudut pandang Bang dan Blast.

Menurut Bang, ia bisa merasakan sesuatu yang jahat di dalam Garou. Dugaan itu pun diperkuat oleh pernyataan Blast bahwa saat ini Garou memang sedang dikontrol oleh God.

Hanya saja, Blast juga mengakui bahwa Garou memang masih mempertahankan kemanusiaannya. Ia tak bisa membayangkan hal apa yang terjadi jika Garou menyerahkan diri sepenuhnya pada God.

3. Nasib Genos terancam bahaya

Genos menyerang GarouGenos menyerang Garou ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Sebagai makhluk yang tubuhnya terbuat dari komponen cyborg, Genos tentunya tak menderita efek radiasi seperti manusia pada umumnya.

Meskipun kondisinya benar-benar parah, Genos tetap mencoba berjuang dan menggunakan semua tenaga yang tersisa untuk menyerang Garou.

Sayangnya hal itu justru membuahkan hasil yang buruk. Garou yang tahu bahwa Genos adalah murid Saitama menyadari ada satu hal yang membuat jagoan tersebut mengeluarkan kekuatan penuhnya: dengan meraih inti Genos. 

4. Saitama mulai mempertanyakan insting pahlawannya sendiri

Saitama kembali ke medan pertarunganSaitama kembali ke medan pertarungan ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Seperti biasanya, Saitama ternyata benar-benar selamat dari tembakan Gamma Ray Blast dari Garou. Sayangnya, ia lagi-lagi terlambat saat momen kritis Genos baru saja berakhir.

Garou yang baru saja mencabut inti tubuh Genos langsung melemparnya ke Saitama yang menerimanya dengan dingin.

Di sinilah, sisi emosional Saitama yang lama terkubur mulai diperlihatkan lagi. Ia teringat momen di mana Genos memujinya yang datang tepat waktu. Padahal di saat genting, Saitama malah datang terlambat.

Gara-gara itu, ia mulai mempertanyakan insting pahlawan yang dimilikinya.

Hal itu terasa ironis mengingat Garou yang saat itu belum menerima kekuatan God justru beberapa kali melakukan tindakan heroik tanpa ia sadari di saat yang tepat.

5. Saitama langsung meluncurkan serangan seriusnya

Saitama dan Garou mengadu tinju merekaSaitama dan Garou mengadu tinju mereka ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Sisi emosi Saitama yang kembali terusik setelah sekian lama membuatnya benar-benar terlihat mengerikan pada bab kali ini.

Tanpa basa-basi, ia langsung meluncurkan serangan seriusnya ke arah Garou. Sang penjahat pun langsung menyambutnya dengan teknik serupa.

Adu tinju dahsyat pun tak bisa terelakkan lagi. Blast bahkan sampai dibuat panik ketika pukulan serius Saitama dan Garou mulai menghantam satu sama lain.

Ia khawatir jika tinju keduanya saling berbenturan, bumi langsung hancur oleh dahsyatnya energi yang keluar dari Garou dan Saitama.

Bisakah Blast mengatasi situasi genting tersebut?

Itulah pembahasan tentang situasi Saitama yang telah kembali di One Punch Man 166.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar!

Baca Juga: Opini: 5 Alasan Mengapa One Punch-Man 164 Memang Perlu Direvisi

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU