7 Pengguna Black Flash Terhebat di Jujutsu Kaisen!  

Bahkan ada yang berhasil melampaui jumlah rekor seniornya.

Yuji and Nobara's Black Flash Jujutsu Kaisen

Dalam dunia Jujutsu Kaisen, teknik Black Flash merupakan fenomena distorsi ruang akibat benturan energi kutukan dalam waktu 0,000001 detik setelah serangan. Teknik ini meningkatkan daya serangan hingga dua setengah kali lebih kuat dari serangan normal sehingga kutukan level tinggi seperti Hanami saja sempat terpojok.

Jumlah pengguna Black Flash sendiri juga terbilang langka meskipun jurus ini bukan teknik eksklusif dari Tiga Keluarga Besar seperti Gojo, Kamo dan Zenin. Hal itu dikarenakan karena tingkat kesulitan jurus ini terbilang cukup tinggi sehingga mengeluarkannya beberapa kali dalam satu pertarungan saja sudah dianggap hebat.

Siapakah pengguna Black Flash terhebat di Jujutsu Kaisen? Berikut daftar peringkatnya!

7. Kugisaki Nobara

Kugisaki Nobara Jujutsu KaisenDok. Studio Mappa

Kugisaki Nobara bisa dibilang cukup hebat karena mampu menggunakan Black Flash secara spontan. Dia sendiri menggunakannya saat sedang melawan para Janin Terkutuk, Eso dan Kechizu. Pada saat itu, ia dan Yuuji sempat terpojok karena teknik racun yang dilancarkan dua bersaudara tersebut.

Namun setelah berhasil bebas dari pengaruh racun Eso, Nobara dan Yuuji berhasil membalikkan situasi. Keduanya pun lantas melancarkan Black Flash secara bersamaan hingga sukses membuat kedua manusia kutukan itu tumbang. Sayangnya, Nobara tercatat hanya menggunakan jurus ini sekali saja.

Baca Juga: Gege Akutami Mungkin Akan Menamatkan Jujutsu Kaisen 2 Tahun Lagi!

6. Aoi Todo

Aoi TodoDok. Studio Mappa

Aoi Todo adalah salah satu figur penting bagi perkembangan Yuuji. Berkat dialah, sang wadah Sukuna mampu menggunakan Black Flash sebagai pengganti Divergent Fist yang mulai kurang efektif untuk menghadapi kutukan tingkat spesial. Sebagai mentor Yuuji, tentu saja Todo juga mampu menggunakan Black Flash.

Sayangnya, Todo sendiri hanya diperlihatkan menggunakan jurus ini sekali saja saat menghadapi Mahito selama insiden Shibuya. Itupun gagal membuat kutukan satu ini bertekuk lutut sehingga Yuuji harus membereskan sisanya.

5. Mahito

Mahito Jujutsu KaisenDok. Studio Mappa

Mahito mungkin satu-satunya kutukan yang mampu menggunakan Black Flash sampai sekarang. Dia sendiri mempelajarinya selama insiden di Shibuya ketika para roh kutukan tengah berperang melawan para penyihir jujutsu . Pada saat itu, ia tengah melawan Yuuji yang mulai kehilangan tekadnya setelah gugurnya Nanami, tumbangnya Nobara dan kematian para penduduk yang disebabkan Sukuna.

Total Black Flash yang dikeluarkan Mahito sendiri sebanyak dua kali sampai akhir hayatnya. Pertama, ia menggunakannya pada Yuuji yang mulai kehilangan tekadnya. Kedua, pada saat pertarungannya melawan Aoi Todo, di mana Black Flash-nya Mahito sukses menghajar perut Todo.

4. Nanami Kento

Nanami Kento Jujutsu KaisenDok. Studio Mappa

Pengguna teknik kutukan Ratio ini dulunya merupakan pemegang rekor Black Flash terbanyak sebelum kedatangan Itadori Yuji. Dia sendiri sukses melancarkan teknik ini sebanyak empat kali dalam satu kali pertarungan berturut-turut. Bisa dibilang teknik kutukannya dan Black Flash seperti pasangan serasi karena sama-sama merupakan tipe critical damage.

Nanami sendiri mengatakan sebenarnya Black Flash lebih mudah digunakan setelah sekali dikeluarkan. Hal itu bisa dipahami karena biasanya pengguna jurus tersebut telah memahami esensi energi kutukannya sendiri sehingga mampu memanipulasinya semudah bernafas.

3. Gojo Satoru

Gojo Satoru di masa remaja - Jujutsu Kaisen S2Gojo Satoru di masa remaja ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen S2 )

Pada awal cerita, Gojo baru diduga bisa Black Flash karena dalam penjelasan Todo, Gojo diposisikan bersama Nanami pada golongan penyihir yang bisa Black Flash. Nah, hal itu kemudian terkonfirmasi pada pertarungannya dengan Sukuna.

Ia diperlihatkan berhasil mendaratkan Black Flash dua kali, yaitu pada Sukuna dan shikigami Agito. Berkat Black Flash, Gojo berhasil memulihkan output energi kutukannya dan melepaskan Hollow Purple yang berhasil menghancurkan Mahoraga dan melukai Sukuna

2. Sukuna

Sukuna terkena tebasan Kusakabe -  Jujutsu KaisenSukuna terkena tebasan Kusakabe ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Sebagai raja kutukan, Sukuna diketahui bisa memakai teknik ini seperti Mahito.

Mempertimbangkan Sukuna itu overpowered, dan punya banyak teknik kutukan berbahaya lagi, tambahan dia punya Black Flash bikin dia makin ngeri saja.

Tapi kalau kita hanya pertimbangkan dari sisi penggunaan Black Flash, Sukuna masih kalah dari satu tokoh...

1. Itadori Yuji

Itadori Yuji Jujutsu KaisenDok. Studio Mappa

Sosok yang dulunya wadah Sukuna ini memang memiliki bakat belajar yang cukup cepat dibandingkan dengan yang lain. Dia mampu mengontrol energi kutukannya hanya dengan bermodal nonton film. Selain itu, Yuji juga berhasil mengembangkan teknik Divergent Fist  dengan memanfaatkan keterlambatan energi kutukan yang mengikuti pergerakan fisiknya yang terlalu cepat.

Namun, Yuji mulai meninggalkan teknik ini setelah mendapatkan kritikan dari Aoi Todo. Oleh karena itu, dia pun beralih menggunakan Black Flash dan sukses melancarkannya sebanyak sembilan kali sampai sekarang! Jumlah itu tentu saja langsung mengungguli rekor yang sebelumnya dipegang oleh Nanami Kento. Padahal dari segi pengalaman, jam terbang Nanami jauh lebih banyak daripada Yuji.

Dengan aksinya di bab 256, Yuji bahkan menambah rekornya jadi sepuluh kali, rekor yang semakin melampaui karakter lain untuk Black Flash.

Pelepasan di bab 256 ini juga tampaknya melepas semacam potensi Yuji... walau seperti apa potensinya harus kita tunggu nanti. 

Itulah daftar pengguna Black Flash terhebat di Jujutsu Kaisen. Menurutmu, siapa lagi yang kelak akan menggunakan teknik satu ini selain mereka? Silahkan utarakan di kolom komentar, yah!

Artikel pertama diterbitkan 8 April 2021, diterbitkan kembali 8 April 2024 dengan tambahan Sukuna, Gojo, dan perbaruan penjelasan Yuji. 

Baca Juga: Jujutsu Kaisen Menangkan Anime of The Year di Crunchyroll Awards 2021!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU