Film Akira Garapan Taika Waititi akan Mengadaptasi Versi Manga, Bukan Anime!

Akira versi layar lebar Hollywood yang digarap oleh Taika Waititi tidak akan mengadaptasi versi film animenya, tapi versi manga-nya!

 

Meskipun sering diterpa dengan masalah produksi dan kontroversi yang berujung pada kegagalan baik secara finansial maupun kritik, Hollywood masih belum ingin berhenti untuk mengadaptasi anime-anime maupun manga asal Jepang untuk dijadikan film layar lebar, seperti yang Warner Bros lakukan untuk film anime legendaris Akira.

Seperti yang kita ketahui, Warner Bros telah memulai langkah mereka untuk mengadaptasi Akira sejak tahun 2002 lalu, dan setelah bertahun-tahun berada di dalam development hell tak berujung akhirnya mereka menemukan sosok sutradara yang dianggap memiliki visi tepat untuk mengangkat kisah fiksi ilmiah ini ke layar lebar, yaitu Taika Waititi yang tahun lalu menuai kesuksesan lewat film Thor: Ragnarok.

Baru-baru ini, Waititi memberi kabar terbaru dari perkembangan film ini. Meskipun masih berada di dalam tahap yang pengembangan yang sangat awal, ia mengatakan bahwa adaptasi Akira miliknya akan berdasar dari manga-nya, alih-alih dari film anime klasik yang tayang pada tahun 1988 tersebut.

Film Akira Garapan Taika Waititi akan Mengadaptasi Versi Manga, Bukan Anime!

"Aku masih belum memulai pengembangannya dengan serius. Yang ingin aku lakukan adalah mengadaptasi buku-buku komiknya, karena banyak orang-orang yang akan berkata 'Jangan sentuh film itu (Akira)!' dan aku bisa membalas dengan berkata aku tidak mengadaptasi filmnya, tapi mengambil sumber dari buku-bukunya.". Ujar Waititi.

"Banyak orang yang heboh sendiri, padahal mereka belum pernah membaca versi bukunya yang terdiri dari enam volume tebal itu. Bukunya sangat padat. Tapi filmnya sendiri merupakan salah satu film favoritku, waktu umurku 12 tahun ibuku mengajakku menontonnya dan film tersebut merubah hidupku.".

Keputusan Waititi untuk mengadaptasi versi manga dari Akira cukup menarik, mengingat kepopuleran filmnya sampai menutupi keberadaan versi orisinal yang ditulis dan diilustrasikan oleh Katsuhiro Otomo tersebut. Manga Akira diterbitkan dari tahun 1982 hingga 1990, dengan versi film animasinya ditayangkan pada tahun 1988 dan banyak memangkas dan merubah isi kisahnya.

Sebagai respon dari kontroversi whitewashing (Menggunakan aktor kulit putih untuk tokoh Asia) yang menghantui film Ghost in the Shell dan Death Note versi Hollywood, Waititi mengatakan bahwa ia belum tahu apakah latar kisahnya akan dipindahkan dari Jepang ke Amerika, namun yang jelas ia akan tetap menggunakan tokoh pemuda Asia untuk versi layar lebar miliknya.


Bagaimana tanggapanmu terhadap pernyataan Taika Waititi ini? Jangan lupa untuk tulis di bagian komentar ya! Oh, jangan lupa dibagikan ke teman-temanmu juga!

Sumber: Dazed, diedit oleh Fachrul Razi

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU