5 Alasan Iko Uwais Tidak Cocok Jadi Spider-Man

Ada rumor kalau Iko Uwais termasuk salah satu kandidat pemeran Spider-Man. Tapi, tampaknya Iko kurang cocok jadi superhero yang satu ini. Ini alasannya!

Iko Uwais - The Raid

Belum lama waktu berlalu sejak datangnya Spider-Man ke Marvel Cinematic Universe. Sekarang, siapa yang akan memerankannya?

Ada rumor kalau para petinggi Marvel tidak suka dengan Andrew Garfield, dan mereka ingin Peter Parker yang baru, yang lebih mewakili visi mereka sebagai Peter Parker di era SMA. Sejauh ini kandidat yang paling kuat adalah Logan Lerman (Percy Jackson series) dan Dylan O’Brien (Maze Runner series), seperti diberitakan oleh beberapa sumber, seperti [outbound_link text="Master Herald" link="http://masterherald.com/logan-lerman-dylan-obrien-lead-choice-for-actor-to-play-new-spider-man/10245/"], [outbound_link text="Comicbook.com" link="http://comicbook.com/2015/02/11/logan-lerman-dylan-obrien-considered-for-new-spider-man-headed-b/"], dan blog [outbound_link text="Indie Wire." link="http://blogs.indiewire.com/theplaylist/logan-lerman-dylan-obrien-eyed-for-new-spider-man-sony-still-moving-ahead-with-spinoffs-20150211"] Tapi selain mereka, ternyata ada juga kandidat kuda hitam dari negeri kita, yaitu Iko Uwais!

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/02/10/official-spider-man-kembali-ke-marvel/" title="OFFICIAL: Spider-Man KEMBALI Ke Marvel!!"]

Ya, pemeran The Raid yang dirumorkan sudah di-cast untuk Star Wars ini juga diperhitungkan sebagai Peter Parker baru. Dengan bekal tubuh atletis, tampang ganteng, dan kemampuan bela diri asli, memang Iko Uwais pantas memerankan superhero. Bahkan karakter Rama di film The Raid pun sudah seperti superhero, mampu menghadapi puluhan musuh dan menang! Tapi, sepertinya Spider-Man bukanlah peran superhero yang cocok untuk pesilat yang satu ini. Kenapa? Ini alasannya!

 


[page_break no="1" title="Usianya Terlalu Tua"]


Iko Uwais - 2

Oh, jelas Iko Uwais tidak bisa disebut tua. Malah, aktor yang satu ini masih dalam usia prima. Namun, seperti disebutkan di atas, Marvel berencana untuk menghadirkan Spider-Man dalam usia SMA. Memang, dari sudut pandang orang bule aktor yang satu ini bisa terlihat muda. Tapi tetap saja dia sudah 31 tahun sementara saingan utamanya, Logan Lerman dan Dylan O’Brien sama-sama masih 23 tahun. Bila faktor ini dipertimbangkan, maka sulit Iko bisa menyalip keduanya dalam persaingan aktor nanti. Terlebih karena Lerman dan O'Brien sama-sama sudah memiliki fan base yang sangat besar di Amerika berkat peran masing-masing di Percy Jackson dan Maze Runner.


[page_break no="2" title="Fans Masih Menginginkan Peter Parker Apa Adanya"]


Iko Uwais - Peter Parker

Kalau kamu jalan-jalan ke forum komik barat saat pengumuman kembalinya Spider-Man, ada peluang kamu akan menemui debat: apa sebaiknya Peter Parker tetap menjadi Spider-Man, atau sebaiknya mereka menggeser peran ke Miles Morales? Kamu juga bisa menemukan opini ini dalam beberapa media, seperti [outbound_link text="MoviePilot" link="http://moviepilot.com/posts/2015/02/15/why-miles-morales-must-be-in-the-marvel-cinematic-universe-2698553?lt_source=external,manual"] dan [outbound_link text="Bam Smack Pow!" link="http://bamsmackpow.com/2015/02/12/miles-morales-focus-mcu-spider-man-reboot/"].

Iko Uwais - Miles Morales

Siapa Miles Morales? Pemuda yang satu ini adalah tokoh Marvel Ultimate Universe yang menggantikan Peter Parker menjadi Spider-Man setelah Ultimate Peter Parker terbunuh. Dia adalah tokoh kulit hitam pertama yang mengenakan kostum biru-merah Spider-Man. Karakternya sendiri dinilai sangat menarik, hingga dia terkadang muncul dalam cerita-cerita crossover, seperti Spider-Verse.

Miles Morales masih muda, hingga dia bisa dengan mudah dimasukkan ke setting SMA yang diinginkan Marvel. Karakternya pun simpatik. Dia juga bisa memberi diversitas kepada karakter Marvel, yang kini Avengersnya dipenuhi oleh aktor kulit putih (walau sepertinya War Machine akan tampil juga di Age of Ultron untuk menggeser status quo ini).

Walau begitu, Marvel masih bersikeras menginginkan Peter Parker untuk versi reboot ini. Tampaknya mereka ingin mencoba menggunakan Peter Parker dulu, setelah bertahun-tahun hanya bisa melihat tim Sony Pictures mengerjakan film-filmnya. Baru setelah puas, mereka bisa menggeser Parker dengan Miles Morales atau karakter-karakter lain yang pernah menggunakan kostum Spider-Man, seperti Ben Reilly.


[page_break no="3" title="Kontroversi Ras"]


Iko Uwais - Spider man

Dalam sebuah film, Marvel punya tendensi akan menggunakan karakter yang sudah ada supaya mudah untuk menarik penonton. Nah, karena sejauh ini belum ada karakter Spider-Man dari ras Melayu, fans Indonesia yang berharap bisa melihat Iko Uwais sebagai Pandu Pinurbo, atau apapun versi Indonesia dari nama Peter Parker, justru bisa dikecewakan.

Ada kemungkinan Iko Uwais malah bisa dicast menjadi Pavitr Prabhakar, sang Spider-Man India. Kalau tidak begitu, bisa saja dia justru dicast menjadi Miles Morales. Apa kamu mau melihat salah satu bintang laga terbesar Indonesia di-cast menjadi warga negara lain dalam film?

Sebenarnya, ini memang risiko yang akan diterima aktor kita bila mereka di-cast untuk memerankan tokoh Marvel yang sudah punya nama. Hingga saat ini, mayoritas karakter Marvel yang berasal dari Asia, atau memiliki darah Asia, biasanya digambarkan memiliki akar dari Asia Timur. (Shang Chi, Colleen Wing, Lei-Kung). Akan butuh revisi karakter sehingga ada peran yang benar-benar berasal dari Indonesia.

Mungkin Marvel juga sudah memikirkan itu, tapi kecil kemungkinan mereka akan menggunakannya untuk Peter Parker. Terutama mengingat keinginan fans untuk melihat Peter Parker apa adanya.


[page_break no="4" title="Seni Silat Iko Bisa Mubazir"]


Iko Uwais - 4

The Raid 1 dan 2 adalah pertunjukan silat yang luar biasa, hingga orang Barat yang menontonnya pun terkagum-kagum. Nah, masalahnya, Spider-Man bukanlah seorang martial artist. Dia lebih sering menggunakan ejekan, kelincahan, dan spider-sense untuk mengalahkan musuhnya, seperti yang bisa dilihat di seluruh film Spider-Man sebelum ini.

Ya, Iko Uwais pasti bisa menunjukkan kelincahan ala Spider-Man. Tapi jangan harap dia bisa menunjukkan terlalu banyak seni silat yang dia tunjukkan dengan keren di film-filmnya sebelum ini. Gaya bertarung seperti itu sama sekali bukan gaya Spider-Man, yang pasti akan dipertahankan oleh Marvel.

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/01/07/bakal-jadi-siapa-trio-the-raid-di-star-wars-the-force-awakens/" title="Bakal Jadi Siapa Trio The Raid di Star Wars: The Force Awakens?"]


[page_break no="5" title="Ada Banyak Karakter Yang Lebih Cocok Untuk Diperankan Iko Uwais Ketimbang Spider-Man!"]


Iron Fist- Iko Uwais

Untungnya, Spider-Man bukan satu-satunya peran yang bisa dimainkan Iko Uwais. Walau jelas dia masih harus tersandung dengan poin nomor tiga di atas, ada sejumlah karakter yang lebih cocok berdasarkan faktor, usia, asal dan teknik bela diri Iko. Sebut saja Shang-Chi, atau Lei-Kung the Thunderer, yang namanya sudah disebutkan di atas. Dia bahkan bisa memerankan Iron Fist, kalau Marvel tidak keberatan mengganti origin Daniel Rand.

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/01/07/konseptor-teras-kasi-di-star-wars-ternyata-praktisi-silat/" title="Konseptor Teräs Käsi di Star Wars Ternyata Praktisi Silat!"]

Karakter-karakter ini memang membutuhkan revisi untuk memasukkan unsur Indonesia, tapi Marvel bisa melakukannya dengan lebih mudah ketimbang bila harus mengutak-atik karakter super populer seperti Spider-Man. Mereka juga martial artist sejati, sehingga Iko Uwais bisa menunjukkan kemampuan bela dirinya dengan maksimal!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU