6 Karakter yang Pernah Jadi Spider-Man, Selain Peter Parker!

Ada juga penjahat yang ngambil identitas Spider-Man nih

spider-man family

Apakah ada penyandang nama Spider-Man selain Peter Parker? Ternyata ada! Dan ternyata tidak sedikit lho.

Inilah 6 Spider-Man selain Peter Parker yang pernah menggunakan nama Spidey, apakah kamu mengenali mereka?

1. Miles Morales

spider-man milesKostum Miles Morales. (Dok. Insomniac Games/Spider-Man: Miles Morales)

Kalau membicarakan Spider-Man selain Peter Parker, nama yang langsung terlintas untuk pembaca modern mungkin adalah Miles Morales. Dia sekarang banyak disorot, mulai dari Into the Spider-Verse sampai game Spider-Man: Miles Morales

Miles pertama menjadi Spider-Man di semesta Ultimatenya Marvel Comics. Miles lalu menjadi satu dari - sepertinya - sangat sedikit penghuni semesta Ultimate yang berhasil selamat.

Dia bahkan tinggal di dunia mainstream Marvel, di mana informasi mengenai dirinya tak terdaftar di manapun. Tentu saja itu wajar, mengingat Miles adalah penghuni semesta lain. Miles memiliki dua kekuatan yang tidak dimiliki oleh Peter Parker.

Yang pertama adalah kemampuan untuk menyamarkan dirinya hingga tak terlihat, yang kedua adalah sengatan super yang mampu melumpuhkan targetnya. Selain itu, sudah tentu Miles memiliki semua kemampuan dasar Spidey. Meski begitu, Spider Sense Miles tidak sekuat Peter.

2. Ben Reilly

ben reilly scarlet spider.jpgBen Reilly dengan kostum Scarlet Spider. (Dok. Marvel Comics)

Ben Reilly adalah orang lain yang pernah jadi Spider-Man selain Peter Parker. Bahkan ada momen di mana Ben sudah menggantikan Peter. Mungkin kamu ingat event DC Vs Marvel? Di sana, yang menjadi Spider-Man perwakilan Marvel adalah Ben dan bukannya Peter.

Ben adalah bagian vital dari Clone Saga, alur cerita Spider-Man yang kontroversial dan sangat membingungkan. Serius, kalau kamu bisa memahami ceritanya 100% kamu pasti lebih genius dari para penulis Clone Sage sendiri, yang kadang seperti kebingungan ingin mengisahkan apa.

Awalnya, Ben dianggap sebagai hasil klon Peter Parker. Tapi lalu terungkap kalau ternyata Ben adalah yang sejati, sementara Peter itu kloning. Jadi sementara Peter pensiun bersama Mary Jane, Ben pun menggantikannya sebagai Spider-Man. Lalu terungkap lagi kalau sebenarnya Ben memang kloning dan Peter itu yang asli. Seperti yang sudah penulis katakan sebelumnya, alur Clone Saga itu memusingkan.

Ini hanya sekelumit dari banyak plot membingungkan di alur tersebut.  Ben sendiri sempat mati, sebelum ia kembali di alur Dead No More. Apakah kali ini ia bisa melanjutkan hidup tanpa terlibat plot rumit membingungkan penuh krisis identitas?

Baca Juga: Siapa yang Terkuat di Antara Tiga Spider-Man Versi Film?

3. Miguel O'Hara

miguel o'hara spider-man 2099 marvelnerdbot.com

Di tahun 2099, Peter Parker jelas sudah lama mati. Miguel O'Hara-lah yang menjadi penerus nama Spider-Man di era itu.

Setelah separuh DNA-nya dimodifikasi menjadi DNA laba-laba, Miguel memiliki kemampuan-kemampuan klasik Spider-Man. Tubuhnya juga jadi memiliki daya tahan super, yang mampu membuatnya bertahan hidup dari berbagai cidera parah. Selain itu, Miguel memiliki gigi taring tajam yang bisa ia gunakan untuk menggigit musuh. Gigi-gigi tajam ini juga memiliki racun yang mampu melumpuhkan musuh, membuatnya berpotensi lebih berbahaya dan buas untuk dihadapi bila dibandingkan dengan Peter.

Kostum Spider-Man 2099 sendiri terbuat dari bahan Unstable Molecule Fabric yang sangat sulit dihancurkan, membantunya untuk bertahan melawan musuh-musuh tangguh di era masa depan. Kostumnya juga memiliki fitur yang memungkinkan dia untuk terbang layang, sehingga dia masih bisa beroperasi di area dengan deretan gedung minim.

4. Mac Gargan

captionMac Gargan sebagai Sinister Spider-Man. (Dok. Marvel Comics)

Mac Gargan memiliki banyak identitas. Pertama ia beraksi sebagai Scorpion, salah satu musuh kuat Spider-Man. Lalu sekitar tahun 2000an dia jadi pemilik baru symbiote Venom. Dalam wujud ini ia terlihat lebih buas dari Eddie Brock, tak pernah ragu untuk menyantap target. Mau manusia mau alien Skrull akan dikunyahnya. Lalu datanglah alur Dark Reign, di mana Norman Osborn - entah bagaimana - dipercaya sebagai pahlawan Amerika.

Norman bisa membentuk tim Avengers-nya sendiri yang sebetulnya terdiri dari penjahat. Ada Hawkeye yang sebenarnya adalah Bullseye si musuh Daredevil, ada Wolverine yang sebenarnya adalah Daken, dan ada juga Spider-Man yang sebetulnya adalah Venom versi Mac Gargan.

Tentu, ada perbedaan besar antara Mac Gargan yang tinggi besar dengan Spider-Man yang ramping. Obat-obatan dari Norman Osborn mampu mengatasi masalah itu. Symbiote Venom dapat menyusutkan tubuh Gargan hingga kira-kira seukuran Peter. Kalau dibutuhkan, symbiote itu juga bisa menjadi besar dan kekar lagi

5. Kraven the Hunter

kraven spider-man costume.jpgKraven dengan kostum Spider-Man. (Dok Marvel Comics)

Kraven adalah karakter yang unik. Bosan karena selalu sukses memburu hewan, dia memutuskan untuk memburu manusia. Targetnya pun adalah si manusia dengan kemampuan hewan, yakni Peter Parker sang Spider-Man. Walau termasuk musuh Peter yang berbahaya, Kraven sempat terasa seperti Elmer Fudd dari Looney Tunes. Penyebabnya adalah dia sering kali gagal mengalahkan Peter, walau dia sudah dibantu oleh Sinister Six sekalipun.

Lalu terjadilah Kraven's Last Hunt. Putus asa karena sakit dan berulang kali gagal mengalahkan Spidey, Kraven memutuskan untuk lebih serius memburu Peter. Kali ini dia berhasil. Dia dapat membius Peter. Dia bahkan bisa membunuh Spider-Man saat itu, kalau dia mau. Tapi Kraven memutuskan hanya mengubur hidup-hidup Spider-Man saja, memberi Peter kesempatan untuk lolos hidup-hidup kemudian. Selama Peter terkubur, Kraven mengenakan kostum dan nama Spider-Man.

Ia lalu menjadi Spider-Man yang ganas dan brutal. Dia membuktikan superioritasnya dengan menangkap Vermin seorang diri. Sebelumnya, Vermin hanya bisa dikalahkan Spidey dengan bantuan Captain America. Sudah mengalahkan Spider-Man, Kraven memutuskan untuk bunuh diri di akhir Last Hunt. Namun, seperti kebanyakan tokoh komik Amerika, dia juga sempat dihidupkan kembali.

6. Doctor Octopus

superior spider-man.jpgSuperior Spider-Man. (Dok. Marvel Comics)

Judul artikel ini adalah Spider-Man selain Peter Parker. Yang terakhir ini adalah salah satu contohnya.

Secara teknis, Superior Spider-Man memang masih Peter Parker. Namun faktanya, tubuh Peter sepenuhnya dikendalikan oleh Otto Octavius, sang Doctor Octopus. Otto ingin menggunakan tubuh Peter untuk menjadi lebih superior dari musuh bebuyutannya itu. Baik sebagai manusia maupun sebagai pahlawan super.

Dibantu dengan mesin seperti Spider-Bot, cara kerja Otto memang sangat efisien. Tapi namanya juga mantan penjahat, Otto beraksi dengan brutal dalam memberantas kejahatan.

Dia menghajar habis-habisan tokoh anti-hero seperti Black Cat, membuat Felicia Hardy justru berpaling menjadi penjahat yang mendendam kepada Spider-Man. Dia bahkan tak ragu untuk membunuh penjahat seperti Massacre. Status quo pada akhirnya kembali dan Peter Parker sepenuhnya menguasai tubuhnya.

Tapi Superior Spider-Man sendiri sempat kembali beberapa kali. Termasuk dalam alur Spider-Verse, di mana Otto tak menyadari kalau Spider-Man yang ia temui adalah Peter Parker setelah mengambil alih tubuhnya lagi.

Itulah para Spider-Man selain Peter Parker. Ada yang sebenarnya pahlawan, ada juga penjahat yang berpura-pura menjadi pahlawan (Mac Gargan) atau menjadi pahlawan hanya untuk membuktikan diri mereka lebih superior dari Peter (Otto Octavius, Kraven).

Sebenarnya, selain mereka pun masih ada karakter lain dari semesta lain. Misalnya Takuya Yamashiro, si Spider-Man Jepang, yang di alur Spider-Verse resmi dianggap sebagai bagian komik Marvel.  

Dari 6 orang ini, siapakah yang paling kamu sukai? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Baca Juga: Jared Leto Bilang Film Morbius itu Bagian Film Universe Spider-Man!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU