Devil May Cry 4 Refrain

Devil May Cry 4

Inilah “Refrain” dari Petualangan Nero

Belum habis kagum saya dengan Infinity Blade, salah satu game yang dirilis ekslusif untuk keluarga iOS (iPhone, iPad, itouch), kini Capcom memberi hadiah Valentine spesial bagi para gamer iOS dengan Devil May Cry 4 Refrain.Pada tanggal 4 Februari 2011 kemarin, mereka merilis versi port dari game konsol yang dulunya dirilis untuk PlayStation3, X360 dan PC Windows tersebut. Dan jika kamu memang suka koleksi game iOS, tidak ada salahnya membeli Devil May Cry 4 Refrain dari App World. Karena Capcom mematok harganya hanya sekitar 40 ribu saja, dari harga normalnya  yang sekitar 65 ribu. Namun harga diskon tersebut hanya bertahan sampai 10 Februari nanti saja lho!

Sebagaimana versi konsol dan PC-nya, dalam Refrain (yang dalam bahasa Perancis berarti ”mengulang kembali”) kamu mengendalikan Nero. Memang bukan port langsung, karena di sini kamu hanya bakal temukan 10 level saja. Melawan demon seperti iRequiem hingga yang sepanas neraka seperti Hellkid, kamu bakal andalkan kendali langsung pada layar – sebagaimana kebanyakan game iOS lainnya, mulai tombol virtual untuk menyerang, melompat hingga melakukan serangan spesial.

Meskipun awalnya kamu hanya bisa mengendalikan Nero saja, namun saya yakin nantinya Capcom bakal memberikan update yang membuka Dante untuk playable, hingga beragam update lainnya, seperti mode Challenge tambahan, selain mode Story yang ditawarkan Refrain ini.

Grafisnya sendiri menurut saya memang biasa, apalagi jika dibandingkan dengan permainan lain yang sekelas hasil olahan Unreal Engine 3. Namun permainan sekelas PSP ini tetap terlihat menarik. Dengan dukungan layar Retina, jika kamu memainkannya melalui iPhone 4, animasinya akan terlihat halus dan kaya detail. Semoga saja Refrain juga melanjutkan sukses game iOS Capcom lainnya, seperti Resident Evil 4 dan Dead Rising Mobile. Dan saya harap, mereka juga mau merilisnya untuk platform mobile lain, seperti Android.

Nero sendiri tetap bebekal arsenal utamanya, pistol, pedang besar, dan tangan demon untuk serangan fisik seperti membanting dan melempar musuh. Kamu bisa pilih supaya serangan Nero entah itu dengan pistol atau pedang bisa digabungkan dalam satu tombol serangan, atau dipisah dalam dua tombol. Seperti pada antar muka di atas, tersedia map di sisi kanan untuk memandu langkahmu, serta simbol D-pad di sisi kiri. Cukup besar untuk mengendalikan Nero dengan nyaman, meskipun mungkin akan sedikit mengganggu pandanganmu ke layar.

Nero perlu menyerap orb merah dari demon yang dia bantai, yang memungkinkannya untuk meng-upgrade dan membuka serangan baru. Melalui serangan baru yang lebih hebat tersebut, memungkinkan kita untuk tetap menjaga kesan cool dari setiap serangan kombinasi Nero, meskipun dengan konsep kontrol yang lebih sederhana dibanding konsolnya. Nah, screenshot di atas, menunjukkan ketika tombol serangan pistol dan pedang, yang digabung menjadi satu. Lebih sederhana, dan membuat antar mukanya lebih bersih. (Ura)


SHARE
Previous articleMenyambut Era Tablet… Perkembangan Komputer Jinjing!
Next articleDream Drop Distance, Dua Karakter Dua Cerita
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.