Tekan Tombol “F”… dan Mari Kita Berdansa

HTC ChaCha... mengandalkan keyboard QWERTY, yang ditempatkan ergonomis pada casing yang sedikit miring.

Inilah solusi ponsel bagi kamu yang pengen selalu eksis melalui Facebook. Aplikasi khusus Facebook (dengan integrasi yang luas ke dalam antar muka ponsel) menjadi daya jualnya, plus satu yang mungkin banyak ditunggu… Kamu bakal bisa langsung melakukan Facebook Chat melalui kedua ponsel ini. Jika benar software Facebook Chat tersebut dikembangkan langsung oleh Facebook, pasti lebih worth dibandingkan kebanyakan aplikasi pihak ketiga, yang pasti ada saja kekurangannya. Integrasi Facebook yang dalam juga terlukis jelas pada satu tombol shortcut untuk akses langsung ke profil. Tidak dijelaskan kenapa Facebook memilih menggandeng HTC untuk laga perdana dua ponsel dansa ini. Namun saya berasumsi, ingin mengikuti langkah Google yang juga memilih HTC untuk memproduksi Google Phone pertama, Nexus One – walaupun saat itu ternyata Nexus One sedikit gagal di pasaran. Semoga saja duet ChaCha dan Salsa bisa sukses.

Sepertinya nama HTC sudah menjadi jaminan mutu di mata para penggemar gadget... Facebook pun menyerahkan impresi pretama integrasi Android mereka kepada HTC!

HTC Salsa Video Preview

Kedua Facebook Phone dari HTC tersebut mengusung spesifikasi hardware menengah. Prosesornya baru 600 MHz dengan jenis MSM7227 ARMv6 dari Qualcomm,. Dan sayangnya, secara teknis semua tipe ARMv6 belum mendukung animasi Flash dalam web browser-nya. Jadi lupakan target menggunakan kedua ponsel ini untuk memainkan game-game Facebook yang adiktif itu. Selain itu, MSM7227 juga baru mengadopsi GPU Adreno 200. Dipastikan game Android yang membutuhkan kinerja grafis tinggi, agak susah berjalan lancar di sini. Sedangkan konfigurasi RAM dan ROM-nya cukup mumpuni, yaitu 512MB. Keduanya juga sudah mengadopsi dua kamera. Di depan 0,3 megapixel, dan belakang 5 megapixel. Dua kamera mengindikasikan bakal muncul langsung menggunakan versi Android “Roti Jahe.” Spesifikasi lainnya yang serupa dan standar Android, seperti mendukung koneksi 3G, Bluetooth, Wi-Fi, GPS, port audio 3.5, serta radio FM.

HTC Salsa... berbeda dibandingkan ChaCha, yang satu ini layaknya ponsel HTC kebanyakan, yang mengandalkan antar muka layar sentuh.

Kemudian yang berbeda, seperti terlihat jelas pada gambar adalah desainnya. Salsa mengadopsi layar sentuh, sedangkan ChaCha mengusung keypad QWERTY. Dimensi Salsa lebih kompak, yaitu 58.9 x 109.1 x 12.3 millimetre. Sedangkan ChaCha, 64.6 x 114.4 x 10.7 millimetre. Keduany sama, datang dengan berat 120 gram. Layar Salsa juga lega, diagoalnya 3.4 inchi. Kemudian ChaCha   2.6 inchi. Keduanya berjenis capacitive multi-touch, serta mendukung resolusi 320 x 480 pixel (atau 480 x 320 untuk ChaCha). Dengan penampang yang lebih kecil, dipastikan layar ChaCha bakal lebih detail dan rapat pixel-nya dibanding Salsa.

Sejauh ini HTC baru mengenalkan warna silver untuk ChaCha. Kombinasi warnanya terlihat cantik dan elegan.

HTC ChaCha Video Preview

Satu lagi, khusus ChaCha selain layar sentuh, kamu juga bisa mengendalikan antar mukanya menggunakan tombol directional pad di bagian kanan-bawah casing depannya. Tombol akses Facebook sendiri diposisikan di ujung kanan-bawah. Oh ya, untuk mendukung layarnya yang lebih besar, baterei Salsa juga dibuat lebih besar, yaitu 1520 mAh (dibanding 1250 mAh pada ChaCha).

Semoga saja kelebihan Salsa dan ChaCha bukan hanya pada integrasi yang lebih dalam antara Facebook dan Android OS...

Belum ada kabar kapan pasangan dansa ini dirilis. Pihak HTC sendiri hanya memberikan perkiraan kuartal kedua 2011 ini. Yah, bisa jadi, antara Maret-April nanti, ketika Bumi bakal banyak diinvasi robot Android Roti Jahe (Android Gingerbread versi 2.4, versi update dari 2.3 yang sudah eksis sejak akhir tahun lalu), dan Sarang Madu (Honeycomb) berbagai ukuran. (Ura)


SHARE
Previous articleFacebook Phone Menjadi Nyata!
Next articleGalaksi Baru… Lebih Tipis, Lebih Canggih
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.