Dua Otak, Dua Kamera dan Dua Warna

Bandingkan ukurannya.... iPad pertama di kiri, dan iPad 2 di sebelah kanan...
iPad 2 langsung datang dengan dua pilihan warna... mampukah mendongkrak penjualan keluarga iPad, yang diklaim Apple sudah terjual lebih dari 15 juta unit?

Sampai saat ini, iPad dan keluarga iOS (iPhone OS) masih banyak diburu, entah sekadar simbol trend, atau memang ingin memaksimalkannya. Pun banderol harga yang termasuk mewah tidak menghalangi. Setahun setelah dirilis, dan gencarnya perlawanan Android serta Windows yang mulai berbelok dari pasar netbook kini juga ikut euforia Tablet, Apple merasa perlu menyegarkan dua keluarga iOS-nya. Dan yang pertama menyapamu adalah iPad 2.

Awalnya hanya sebagai rumor, Foxconn (produsen hardware China yang juga menelurkan smartphone lokal seperti Nexian Journey) telah diminta Apple mengerjakan penerus iPad, untuk rencana rilis April 2011—bulan “terpanas” tahun ini untuk para Tablet. Selain iPad 2, Foxconn juga mengerjakan iPhone 5. Apple pun ancang-ancang masuk ke perang silicon dengan memilih chipset A5 yang mengusung dua core, dengan GPU SGX543, dari yang digunakan pada dua iOS mereka saat ini, A4 satu core  ber-GPU SGX535 (dikenal sebagai PowerVR 535).

Kekuatan grafis diklaim meningkat 4x—yang bisa dikatakan, maksimal bisa meningkatkan resolusi iPad hingga 4 kalinya. Output HDMI yang menghasilkan kualitas 1080p juga ada, yang sepertinya juga menjadi standar tahun ini. Fitur lainnya, layar masih 9.7-inchi, dengan  kualitas Retina seperti iPhone 4. Selain bakal menggunakan iOS versi 4.3, kini ada kamera depan untuk melakukan FaceTime (dan semoga tidak hanya sesama iOS), serta port micro SD (jika benar ada, ini menjadi kejutan!).

Membandingkan dengan iPad generasi pertama, penerusnya ini 33% lebih ramping dan 15% lebih ringan. Lebih nyaman ketika digunakan untuk membuka halaman web, memeriksa email, melihat movie atau membaca e-book...

Nah, seperti rumor-rumor lain di dunia IT, kebanyakan menjadi kenyataan kok… Pada 2 Maret 2011 lalu, Apple mengkonfirmasikan penerus tablet terpopuler dunia. iPad 2 demikian mereka menyebutnya, benar adanya datang dengan silikon dual-core A5, mempertahankan ukuran layar capacitive 9.7 inchi (yang tentu saja mendukung multi touch), serta resolusi XGA (1024 x 768 pixel) dari iPad pertama. Nah, terjawab sudah. Banyak kompetitor berspekulasi mengenai ukuran penerus iPad tersebut, sehingga Samsung, Acer, dan beberapa pemain baru di ranah tablet lainnya, tak mau kecolongan memprediksi berapa besar layar iPad 2, mereka memilih memproduksi tablet dengan berbagai ukuran layar (saya bakal bahas satu contohnya, melalui Samsung, dalam artikel lainnya). Dipertahankannya ukuran layar 9.7 inchi juga membuktikan, jika Apple masih percaya bidang lapang tetap yang paling pas untuk sebuah tablet. Oh ya, mengikuti jejak iPhone 4, untuk tablet ini Apple menyuntikkan RAM sebesar 512 MB. Dipastikan nanti iPad 2 tak gagap lagi diajak multitasking berat, dengan dukungan RAM yang lega.

Lebih tipis, lebih ringan, dan lebih cepat... Perbandingan Lebar x Panjang x Tebal x Berat (Wi-Fi/Wi-Fi + 3G), iPad 18,97cm x 24,28cm x 1,27cm x 680/730gram. Dan untuk iPad 2 18,57cm x 24,13cm x 0,86cm x 601/607gram.

Juga menjadi bagian rumor, ternyata benar adanya mereka menambahkan dua kamera, satu di belakang yang mampu menghasilkan video dengan kualitas 720p, serta foto dengan resolusi 0.7MP (960 x 720 pixel), atau setidaknya resolusi tersebut setara dengan yang mampu dihasilkan oleh iPod Touch 4G – sekaligus menghasilkan sindirian baru, bahwa iPad 2 ini tidak lain sekadar iTouch generasi 4 yang diperbesar . Kamera lainnya ada di depan, hanya sampai kelas VGA baik untuk merekam video dan foto. Secara teknis memang berada di bawah kebanyakan tablet lain, namun berkat kedua kamera tersebut, kini iPad 2 mampu melakukan panggilan Facetime (bahasa keren video call) melalui Wi-Fi. Berhubungan dengan kualitas video, sesuai yang dirumorkan, iPad 2 mampu menampilkan video dengan kualitas 1080p melalui kabel khusus Apple Digital AV Adapter (yang katanya juga mendukung fungsi charging ketika dihubungkan ke desktop melalui iTunes atau HDTV). Dan kelebihan lain dari adapter tersebut adalah, kompatibel dengan banyak aplikasi iPad 2, tidak hanya ketika menonton video melalui HDTV saja.

Satu keluhan iPad adalah bobotnya yang menyiksa, apalagi jika diangkat dengan satu tangan. Desainer Apple pun merampingkan iPad 2, dari 13,4 milimeter, kini menjadi 8.8mm. Makin langsingnya si tablet, bobotnya pun menyusut 129 gram, menjadi 601 gram saja. Dan Apple pun masih membanggakan ketahanan baterei mencapai 10 jam seperti sang kakak, walaupun dengan profil casing yang lebih ramping dan ringan. Di balik casing yang tipis tersebut, kamu juga bisa temukan fitur sensor lain yang umum eksis dalam gadget masa kini, seperti sensor proximity dan ambient light, gyroscope 3 sumbu (pasti berguna selama bermain game), magnetometer (kompas digital nih!), accelerometer, hingga GPS dengan mode Assisted (A-GPS).

Mereka menyebutnya dengan Smart Cover... ada banyak pilihan pelindung iPad 2 untuk bersolek! Sayangnya, cover tambahan ini tidak gratis... hehe!

Apple sendiri bakal merilis iPad 2 11 Maret 2011 nanti di US, Australia, Kanada, UK, Perancis, Jerman dan Jepang. Menyusul kemudian 20 negara lainnya pada 26 Maret 2011. Hmm… ternyata lebih cepat dari yang dirumorkan sebelumnya, April 2011. Bisa jadi, Apple ingin mencuri start, karena kebanyakan tablet Android serta tablet lainnya (PlayBook dari BlackBerry dan TouchPad dari HP) baru menyapa April – Juni tahun ini. Bisa dibayangkan bukan, konsumen yang sudah mendapat iming-iming puluhan tablet selama dua event internasional CES dan MWC awal tahun ini, apa yang terjadi ketika mereka disuguhi iPad 2!?

Ketika dirilis nanti, Apple menyediakan iPad 2 dalam beberapa konfigurasi. Mulai versi 16GB dengan hanya menggunakan koneksi Wi-Fi, bakal dijual dengan harga US $500. Sedangkan yang memiliki modul 3G dengan storage 16GB, bisa ditebus dengan harga US $630. Merasa kurang dengan 16GB? Upgrade saja ke 32GB atau 64GB, dengan hanya menambahkan US $100 atau US $200. Belum diketahui apakah Indonesia termasuk dari 20 negara yang menyusul sebagai lokasi perilisannya. Jika tidak, alhasil bakal banyak bertebaran “(WTS) iPad 2” dengan harga fantastis. Apple juga bakal merilis iPad 2 CDMA/EV-DO melalui operator Verizon di US. Oh ya, berbeda dengan iPhone 4, yang belakangan mendapat opsi warna putih, iPad 2 langsung menawarkan hitam dan putih sebagai pilihan warna dari hari pertama perilisannya. (Ura)

Desainnya tidak banyak berubah dibandingkan iPad pertama... Perbedaan lain antara kedua versi iPad 2, yang memiliki modul 3G terlihat ada tambahan bidang berwarna hitam pada casing belakang (menandakan lokasi antena). Saya pribadi menyukai konsep casing aluminium unibody pada iPad (juga iMax dan MacBook), yang terasa begitu kokoh. Untuk kelas smartphone, kamu bisa temui melalui beberapa seri Android HTC, seperti HTC Legend dan HTC Desire HD.

Update iOS 4.3

Update yang banyak ditunggu oleh para pencinta Apple...

Bersamaan dengan perilisan iPad 2 nanti, Apple juga menyiapkan update iOS (iPhone OS) ke versi 4.3. Memang update yang ditawarkan tidak begitu spesial, namun pasti banyak yang menunggu apa saja yang bakal disisipkan Apple dalam update tersebut.

Fokusnya, mulai menggandakan kinerja JavaScript dari browser Safari menggunakan engine Nitro JavaScript. Artinya, me-load halaman web lebih cepat – walaupun tetap tidak mendukung Flash. Kemudian fitur hotspot personal (yang biasa kita sebut sebagai tethering) yang bakal bekerja melalui jaringan Wi-Fi untuk membagi koneksi dengan tiga perangkat Wi-Fi lainnya (dan sayangnya, fitur tethering ini hanya untuk iPhone 4). Update lainnya adalah mempermudah sharing media dalam perangkat iOS melalui iTunes Home. Memungkinkan kita menikmati semua file multimedia yang ada dalam iTunes Library, melalui koneksi Wi-Fi, dan tidak diperlukan aktifitas sinkronisasi tambahan.

Jika kamu bertanya, berapa harga resmi iPad pertama saat ini di Indonesia... Untuk versi Wi-Fi 16GB 3.999.000, 32GB 4.999.000 dan 64GB 5.999.000. Kemudian versi 3G 16GB 5.299.000, 3G 32GB 6.299.000 dan 3G 64GB 7.299.000...

Kemudian yang sempat diungkapkan oleh Steve Jobs sebelumnya adalah dukungan aplikasi AirPlay (semacam DLNA pada beberapa gadget lain) dari AppStore. Update iOS 4.3 juga menambahkan fungsi tambahan khusus iPad, dimana kamu bisa mengganti fungsi dari tombol side switch di sebelah kanan iPad, entah itu untuk fungsi mute atau mengunci orientasi layar. Keseluruhan update iOS 4.3 tersebut bakal ditujukan untuk iPad, iPod Touch, iPhone 3GS dan iPhone 4.

Chipset dual-core A5 dengan konsumsi daya yang rendah, menjamin kinerja multitasking yang lebih cepat. GPU PowerVR SGX543 yang memperkuat prosesor juga diklaim membuat kinerja grafis hingga game meningkat 9x... Bisa dibayangkan, Action RPG Infinity Blade (terlihat pada gambar) yang grafisnya selevel konsol saja sudah terlihat memikat melalui iPad. Dan peningkatan tersebut tetap tidak mengorbankan ketahanan baterei 10 jam standar iPad pertama.
FaceTime memang bukan hal baru, telah dikenalkan melalui iPhone 4 tahun lalu... Istilah keren Apple untuk video call tersebut sebenarnya juga bukan teknologi terkini. Smartphone beberapa tahun lalu juga bisa melakukannya. Namun inilah "Apple Way," mereka mampu mengemas teknologi yang umum, bahkan mungkin kurang diperhatikan pengguna gadget, menjadi suatu nilai lebih keluarga iOS. Oh ya, jangan lupa, FaceTime ini hanya bekerja untuk panggilan video ke sesama iOS lho ya...
Salah satu yang membuat iPad (dan juga iPhone) diburu oleh para penikmat grafis, adalah karena layarnya. Dengan penerangan LED, kamu bisa menikmati setiap gambar dan video dengan jelas. Namun yang membuatnya spesial adalah karena menggunakan bahan LCD TFT dengan teknologi IPS (in-plane switching), yang mampu meningkatkan reproduksi warna, serta memperluas sudut pandanganmu selama melihat tipe layar tersebut. Tidak ada kata tampilan yang ngeblur atau kualitas warna berkurang, ketika melihat layar iPad 2/iPhone 4 dari berbagai sudut/sisi. Hanya saja iPad 2 tetap belum mengalahkan adik kecilnya iPhone 4 dalam hal tingkat kedetilan pixel. Tiap satu inchi pada bidang iPad 2 hanya bisa diisi 132 pixel. Bandingkan dengan 326 ppi (pixel per inch) pada layar iPhone 4! Kekurangan IPS hanya satu, teknologi layar satu ini tergolong mahal. Di jajaran Apple hanya iPad, iPhone 4 serta iMac saja yang menggunakan tipe layar tersebut.
iPad Smart Cover memang dibuat sebagai aksesoris yang cerdas... Pada sisi atasnya Apple menyematkan batang magnet, yang bakal berhubungan dengan kutup lainnya yang telah dibenamkan di dalam sekeliling bingkai iPad 2. Sehingga ketika dipasangkan, Smart Cover bisa mengunci dengan sempurna. Cover cerdas ini juga bisa berfungsi sebagai dudukan ketika kamu menggunakan iPad 2 untuk memutar video, atau selama mengetik menggunakan keyboard virtual. Satu lagi, si cover juga bakal "membangunkan" iPad 2 dari mode stand by-nya ketika kamu buka, dan juga bakal membuat tablet tersebut bobo nyenyak ketika covernya ditutup...
Selain menjadi pelindung yang tipis, dan membuat iPad 2 makin cantik karena banyaknya pilihan warna, Smart Cover memiliki fungsi lain... membangunkan, menidurkan, dan menegakkan iPad 2. Desainnya begitu fleksibel. Cover ini bisa dilipat ke belakang seperti layaknya menggenggam majalah. Dan ketika menutup casing belakang, kamu bisa lipat kembali separuhnya jika ingin mengambil foto/video. Sayangnya, perangkat ini tidak gratis. Ada dua pilihan bahan dan harga. Lima pilihan warna dari kiri berbahan sintetis Polyurethane dengan harga $39 US. Sedangkan lima pilihan warna dari kanan berbahan kulit dengan harga $69 US.

SHARE
Previous articlePerkenalkan: Sentinel Prime!
Next articleTelah Ditemukan… Galaksi Baru Sepanjang Dua Jengkal!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.