Perkembangan Game Online Indonesia

Permulaan yang Mahal…

Awal mulanya, pilihan game Online yang ada di Indonesia ini termasuk sedikit. Bisa dimaklumi, karena pada saat itu (sekitar tahun 2002), internet memang masih menjadi suatu opsi yang langka dan mahal harganya (untuk menggunakan Telkomnet Instan saja, kamu perlu merogoh kocek hingga berkisar Rp 9.000,- per jam). Sehingga untuk memainkan game Online, mayoritas memilih pergi ke warnet untuk menekan pengeluaran.
Pada saat itu, game yang pertama kali ngetren adalah Nexia Online dan Laghaim Online. Bisa dikatakan Boleh Game saat itu tergolong berhasil, karena Laghaim bisa bertahan lama, yaitu sekitar tiga tahun. Pada Agustus 2003, game Online di Indonesia mulai semarak, dengan hadirnya PT Lyto yang mengusung game Online 2D terbaik hingga saat ini, Ragnarok Online. Yak, Ragnarok Online bisa dikatakan menjadi game Online pertama yang mampu mengusung beribu-ribu pemain tiap harinya. Keramaiannya membuat fenomena yang ajaib, hingga seringkali dibahas dalam dalam salah satu acara televisi di Indonesia.
Saat itulah para penggila game mulai bermunculan, warnet pun mulai berkembang dan internet menuju ke fase yang lebih murah. Tak kalah Boleh Game memunculkan juga GunBound. Game berbasis casual ini ternyata juga laris manis! Salah satu pesaing Ragnarok tersebut hingga kini juga masih digemari oleh banyak pemain lho…! Kemudian berlanjut lahir publisher baru seperti PlayOn hingga Megaxus dengan Ayodance-nya.
Para publisher tetap berkembang dengan memunculkan game-game baru. Sukses para publisher pionir tersebut terus menarik minat perusahaan lain yang ingin juga menjadi publisher game Online di Indonesia. Apalagi saat ini didukung dengan tiket akses internet yang jauh lebih murah.

Persaingan Ketat di Tahun 2011…!

Seiring berjalannya waktu, kini jika kamu bertanya, berapa game Online yang pernah masuk ke Indonesia, atau berapa banyak publisher game Online yang pernah eksis di Indonesia, pastinya kamu bakal berpikir kembali dan mengecek ulang sebelum bisa menjawabnya.
Memang keadaan saat ini berbeda dengan masa-masa awal eksisnya game Online di Indonesia, apalagi saat itu pilihan game yang diusung juga masih tergolong sedikit. Jika saya amati, tahun ini saja ada belasan game baru yang bakal muncul! Diantaranya adalah Flyff (akhir tahun 2010 lalu), Granado Espada, Xen Online, Grand Fantasia, Allods Online, FreeJack, T-Bot Online, Lost Saga, Wonder King Online, Counter-Strike Online, LAW Online hingga game semi-remake Luna Plus Online..
Itu baru game yang bakal atau sudah siap rilis dari awal hingga pertengahan tahun 2011 ini saja, dan kemungkinan masih banyak game Online baru dengan publisher baru lainnya. Kenyataan ini bisa menjadi sesuatu nilai positif, atau malah di sisi lain negatif. Nah, di sini kamu harus bijak, dan melihat pembahasan kami, mana yang paling cocok untuk dimainkan. Toh semua pilihan genre telah tersedia.

Saingan Secara Tak Langsung

Selain game Online besar yang dimasukan ke Indonesia, game Online ber-server global atau luar juga merupakan pesaing yang tak langsung. Apalagi mereka menyuguhkan pilihan yang lebih banyak variannya daripada di Indonesia, selain tentu saja menawarkan judul yang lebih baru (apalagi game Online Korea). Selain publisher besar, game-game mini yang bermotif MMORPG saat ini juga merambat ke jejaring sosial, sebut saja Facebook, dimana saat ini sudah ada beberapa game bertipe MMORPG masuk kesana. Dilain pihak, game-game konsol pun juga makin ketagihan memanjakan para pemainnya dengan fitur multiplayer Online, serta server khusus yang disediakan oleh publisher game-nya. Dan itu semua itu bisa diakses dengan modal internet saja di Indonesia.

Bagaimana Masa Depannya?

Menurut saya pribadi nih, dengan banyaknya game Online di Indonesia ini, dengan perbandingan jumlah pemain yang bisa dikatakan tidak sebesar beberapa negara lain yang juga gudangnya gamer game Online, para publisher harus berhati-hati dalam memilih game yang ingin mereka masukkan. Atau melakukan strategi memanjakan para pemain agar tetap setia.
Selain itu, bagi para gamer, banyaknya pilihan bakal menuntutmu untuk bisa memilih dengan bijak. Bergabung dengan komunitasnya, atau membantu mereferensikan game yang sedang kamu tekuni ke para pemain lain, juga termasuk satu aktivitas positif untuk membantu mendukung para publisher di Indonesia untuk terus berkarya. Jangan sampai merugikan dan membuat loyo semangat publisher lain, seperti bermain menggunakan cheat.
Kini juga mulai banyak publisher yang memanfaatkan jejaring sosial untuk menggaet pemain baru. Walaupun terkadang ada pihak tertentu yang malah melakukan “flame” (provokasi) melalui jejaring sosial, dan membuat pemain lain yang membacanya merasa rugi memainkan game tersebut. Untuk itu, pesan saya dukung terus kinerja Publisher game Online Indonesia dengan kata-kata baik yang membangun, bukan justru malah saling lempar flame antar sesama gamer. (Naburo)


SHARE
Previous articleThe Lotus Society Indonesia
Next articleMega Bazaar Computer 2011 @ JCC 9-13 Maret 2011

Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.