Mata Menjadi “Manja” Berkat 3DS!

Nintendo 3DS baru saja dirilis akhir bulan Februari lalu di Jepang, dan telah membawa pengalaman tersendiri bagi mereka yang mencobanya. Khususnya di Jepang yang menjadi tempat pertama dirilisnya handheld ini. Apa saja serba-serbi yang saya maksud, mari kita simak bersama.

1. Banyak pengguna 3DS Jepang yang mengeluhkan sakit di bagian mata setelah memainkan 3DS cukup lama. Mereka merasakan sedikit pusing dan berat dibagian mata. Kemungkinan besar hal ini disebabkan karena efek 3D yang disertakan dalam 3DS. Ketika mata berinteraksi langsung dengan layar dan jika mata tidak terbiasa, maka kebanyakan dari pengguna mengeluhkan sakit di mata. Nintendo sendiri menyarankan mereka yang mengalami hal ini untuk menghentikan permainan berkisar 15 menit baru melanjutkannya.

2. Tidak hanya permasalahan mata yang terasa berat. Nintendo 3DS dikabarkan juga mengalami masalah dengan fitur 3D yang disertakan. Sebagian dari pembeli 3DS mengeluhkan susahnya mengatur jarak pandang/posisi yang tepat dalam permainan. Agar fitur 3D dapat tampil secara maksimal, posisi kepala pemain harus tepat di depan 3DS. Jika posisi mata tidak tepat dengan layar menyebabkan tampilan visualnya yang melenceng. Wuihh… cukup merepotkan ternyata!

3. Dari sekian banyak game yang dirilis bersamaan dengan launching 3DS, nama Professor Layton and the Mask of Miracle menjadi hits diurutan pertama. Game ini mampu terjual hingga 117.589 kopi di minggu pertama, cukup jauh mengungguli Street Fighter IV 3D dan Nintendogs yang diluar prediksi berada di bawah game tersebut.

4. Kurang dari seminggu dari perilisan 3DS, Nintendo merilis firmware update pertamanya untuk handheld ini. Update versi 1.1.0-1J yang menyertakan beberapa kelebihan, seperti update stabilitas sistem, update SpotPass, perbaikan Bug untuk koneksi (kabarnya 3DS mengalami masalah tidak dapat menerima data dari beberapa hotspot dan Nintendo Zone), serta update Music Live 3D Video (menambahkan Super Mario Bros). (Hawke)

Source: GameQuarters Network


SHARE
Previous articleNaga Pembuka Lineup RPG 2011!
Next articleBaru Pertama Kali, Kabinet Arcade “Mengecil!”
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.