Ketika Penderitaan Maksimum bertemu Balas Dendam

Judul: Max Payne 3
Developer/Publisher: Rockstar games
Genre: Third person Shooter
Release date: TBA

Seri Max Payne pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002,game yang bercerita tentang seorang NYPD yang balas dendam sejak mengetahui istri dan anaknya dibunuh oleh sekelompok pecandu obat yang bernama Valkyr. Game yang sudah terjual sebanyak 7 juta kopi dan pernah diangkat ke layar lebar ini sukses berkat presentasi dan cerita ala film Noir, Aksi layaknya film karya John Woo dan juga gameplay yang keren dan menyertakan Bullet Time.
2 tahun lalu, pihak Rockstar pun menunjukkan sekuel kedua dari Max Payne yang berjudul Max Payne 3. MP3 pun langsung mendapat sambutan positif dengan penggunaan engine grafis RAGE (Rockstar advanced game engine) serta physic Euphoria, Bullet time yang masih eksis hingga perpindahan dari New York City yang dingin dan suram menuju hangatnya tropis di Sao paulo, Brazil namun design karakter sendiri banyak dicerca akibat kini tampilan Max yang sekarang bekerja menjadi bodyguard pribadi berubah radikal menjadi mirip supir truk pecandu obat yang sudah berumur dan botak padahal selisih waktu dari Max Payne 2 hanyalah 8 tahun saja sehingga mungkin hal inilah yang menyebabkan delay berulang-ulang dan hilang selama 2 tahun

Kini, pihak Rockstar pun menunjukkan bukti eksistensi Max Payne 3 dengan screenshot dan informasi baru seperti

Pihak developer bukanlah Remedy yang tahun lalu menghasilkan Alan Wake dan 2 game pertama Max Payne namun pihak Rockstar London, Toronto, New England serta Vancouver sebagai lead studio kini melakukan Join force dalam mengembangkan untuk memperoleh hasil maksimal dan bisa dibayangkan, apabila RDR dan GTAIV yang dikerjakan oleh 1 studio dan kira kira lebih dari 600 orang saja mengeluarkan budget hingga 100 juta dollar dan meraih banyak gelar GOTY,tak bisa dibayangkan berapa juta dollar lagi dan gelar apalagi yang akan disabet Max Payne 3.

Untuk menjawab kritik atas desain “Supir truk berkaos kutang yang membawa SMG” di trailer awal, kini pihak Rockstar telah melakukan redesain pada karakter Max sehingga terlihat kini ia kembali memiliki rambut normal dan berbaju lebih pantas meskipun apakah nanti ia kembali botak patut dipertanyakan dan pengisi suara Max tetaplah seperti  kedua game prekuelnya yaitu James McCafferty dan kini ia pun juga menjadi aktor full motion capture untuk Max.

Jika kalian bergidik ketika mengetahui LA Noire akan lebih linear dari game Rockstar lainnya, maka Max Payne 3 akan menjadi lebih linear lagi bahkan bisa menjadi game Rockstar terlinear namun jangan berkecil hati sebab dengan klaim developer bahwa lebih banyak setpiece dan aksi yang lebih cinematic salah satunya dengan Bullet time yang menunjukkan kerusakan lingkungan dan pertumpahan yang menjadi indah akibat engine physic menawan,kesempatan untuk Level of detail yang lebih tinggi dibanding sandbox serta tiap level baru dijanjikan berbeda dari sebelumnya tentunya bakal membuat Max Payne 3 semakin cool.

Berkat RAGE dan Euphoria pula lah realisme dalam game ini semakin tinggi seperti reaksi AI lebih humanoid dari sebelumnya, Peluru memiliki berat tersendiri, Situasi dalam game semakin real dan masih banyak lainnya.

Tentunya dengan segala kelebihan yang ditawarkan (seperti Dead Island), absennya Max Payne 3 selama 2 tahun pun rasanya sangat worthed it dan apabila sekarang LA Noire sudah menjadi kandidat kuat GOTY 2011 tentunya Max Payne 3 juga memiliki kans besar untuk menjadi GOTY 2012..

Just gimme more on E3 2011!!


SHARE
Previous articleStandar Baru RPG di Facebook?
Next articleMIB Versi Jepang
Dragio atau Gio sudah mengawali karir di dunia game sejak tahun 1995 hingga saat ini. Gio yang saat ini melanjutkan kuliahnya di Los Angeles ini menyukai berbagai macam genre game terutama Shooter,WRPG,Action dan Racing. Tertarik menjadi jurnalis video game tentu saja akibat kecintaanya terhadap video game yang sudah tertanam sejak dulu. selain itu,lelaki yang juga memiliki hobby Otomotif ini pun dikenal ramah dan rendah hati sekalipun banyak yang menganggap skill gamingnya sudah cukup tinggi,bisa dilihat oleh banyaknya group gaming di Facebook yang menetapkan Gio di posisi teratas dan respek terhadap dirinya.