Sekilas Info Tentang Briptu Norman Khamaru

Siapa sih sebenarnya Briptu Norman Khamaru ini?

Artis baru? Bukan!
Pengganti Shinta-Jojo? Bukan juga!

Polisi yang menjadi bintang video “Polisi Gorontalo Menggila” ini adalah seorang anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Gorontalo.

Polisi yang satu ini mendadak terkenal di dunia maya setelah video berjoget dan lip sync lagu Indianya beredar luas di internet lewat YouTube dan jejaring sosial. Aksi Briptu Norman Kamaru bergoyang lagu India ini memang memancing senyum. Jika biasanya prajurit Brimob dikenal garang, Briptu satu ini seolah-olah ingin menepis paradigma tersebut.

Berbagai media juga telah memberitakan aksi seru ini. Mulai dari media cetak, media internet, maupun media eletronik, tentunya dengan judul-judul yang bombastis. Hal ini juga yang membuat banyak orang makin penasaran dengan video iseng ini. Dalam video tersebut Briptu Norman sedang berjaga di sebuah pos. Sambil tetap duduk di meja, dia menyanyikan sebuah lagu India berjudul Chaiya-chaiya secara lipsync.

Sayangnya gara-gara video itu, Briptu Norman mendapat teguran dari atasannya. Bahkan dia terancam sanksi dari atasannya. Atasannya menilai ada kelakukan Norman yang kurang pas. Anggota polisi dalam pelaksanaan tugas seharusnya menjaga kehormatan dan kewibawaan.

Menurut Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wilson Damanik, ulah Norman sebagai seorang anggota Polri sangat tidak etis. Hal ini dikarenakan Norman menggunakan seragam. Kemudian Norman juga melakukannya ketika sedang bertugas.

Reaksi dari Polda Gorontalo ini langsung menuai protes. Begitu banyak dukungan yang mengalir untuk Briptu Norman di dunia maya, agar dia tidak diberi sanksi. Tak cuma dari masyarakat luas, para selebritis dan tokoh publik pun membela anggota Brimob satu ini.

Dukungan tak hanya melalui Twitter, dukungan terhadap Norman juga mengalir lewat Facebook. Ribuan (atau sekarang mungkin sudah jutaan) Facebooker ikut mendukung ‘Gerakan Satu Juta Mendukung Briptu Norman Kamaru’.

Masyarakat memandang apa yang dilakukan oleh Briptu Norman adalah hal yang bisa mendekatkan polisi ke Masyarakat. Ekspresi lucu polisi tersebut bisa mencairkan kekakuan yang selama ini disandang Kepolisian.

Rupanya dukungan masyarakat inilah yang membuat polisi merubah sikap. Bahkan Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo turut mengomentari hal ini. Menurutnya adalah baik bila Norman disalurkan bakat dan kreativitasnya.

Lalu apa sanksi Briptu Norman?

Hahaha! Tampaknya hukuman itu malah bisa mengakomodasi hobi dan bakatnya.

Disiarkan di 8-11 Show MetroTV pagi ini, Norman menyanyi di depan teman-temannya. Kali ini ia berdiri di hadapan sejumlah anggota Brimob lainnya, yang mengiringi dengan tepuk tangan kompak (dan “la la la”). Norman menyanyi dengan pengeras suara.

Silahkan simak videonya:

Hmm, ternyata suaranya bagus juga. Barangkali Briptu Norman memikirkan haluan karir lain?


SHARE
Previous articleFive Bloodiest Game Ever
Next articleXbox360 Ganti Format Media Disc?!
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.