Persona 4 di-’Port’ Menjadi Anime!

Jika sebelumnya ATLUS selalu menganak-emaskan Persona 3 dengan beberapa expansion, seperti P3 FES dan P3P, maka kali ini giliran Persona 4 yang mendapatkan perlakuan khusus. Untuk menyambut hari kedatangan sang protagonis utama Persona 4 ke kota Inaba, ATLUS mengumumkan berita mengenai pengembangan Persona 4 The Animation.

Animasi salah satu game RPG terpopuler PS2 ini dikembangkan oleh AIC ASTA, House Production yang sebelumnya telah membuat anime seperti Bamboo Blade, To Heart – Remember My Memories, dan TokiMeki Memorial ~Only Love~.

Beberapa staff yang mengembangkan game-nya juga turut berpartisipasi dalam membuat animasi Persona 4 ini, antara lain Kazuma Kaneko sebagai desainer Persona, Shigenori Soejima sebagai desainer karakter, dan Shoji Meguro sebagai komposer musik, sementara yang menjadi sutradara-nya adalah Kishi Seizi, yang sebelumnya menyutradarai Angel Beats! dan Seto no Hanayome.

Karakter-karakter yang dipastikan hadir kembali adalah protagonis utama Persona 4, yang kali ini dibaptis dengan nama baru, Yu Narukami (versi manga-nya bernama Seta Souji), beserta rekan-rekannya, yaitu Yosuke Hanamura, Chie Satonaka dan Yukiko Amagi. Melihat jajaran pemain yang ada, bisa dipastikan bahwa karakter lain seperti Kanji Tatsumi, Rise Kujikawa, Naoto Shirogane dan Teddie/Kuma juga akan hadir di sini.

Pengisi suara untuk anime-nya masih sama dengan versi jepang game-nya. Jajaran Seiyuu yang hadir kembali adalah Daisuke Namikawa (Yu Narukami), Showtaro Morikubo (Yosuke Hanamura), Yui Horie (Chie Satonaka), dan Ami Koshimizu (Yukiko Amagi). Saya harap Paku Romi juga akan tetap memerankan Naoto Shirogane.

ATLUS belum mengumumkan masa penayangan anime Persona 4 ini, tapi kami akan terus memantau perkembangannya dan segera mengupdate jika ada berita baru. Saya harap anime Persona 4 ini bisa lebih baik daripada Trinity Soul, yang menurut saya cukup membingungkan dari segi ceritanya.


SHARE
Previous articleFrank West is Back In The Game!
Next articleCrossover Impian… Street Fighter X Tekken
Rafa hanyalah seorang penulis amatir dalam bidang jurnalistik, tetapi kemauannya untuk belajar keras menekuni bidangnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemuda yang baru saja lulus dari fakultas farmasi universitas airlangga tersebut pernah memiliki keinginan untuk bergabung dengan majalah Zigma, tetapi segera mengurungkan niatnya setelah mengetahui dirinya tidak memenuhi beberapa kualifikasi yang ditetapkan oleh majalah game terlaris di Indonesia itu, salah satunya harus berdomisili di kota Surabaya. Melihat adanya wadah untuk menyalurkan hasrat tulis-menulisnya, yaitu Duniaku, Rafa tanpa pikir panjang memutuskan untuk ikut bergabung sebagai kontributor, terlebih Duniaku tidak menetapkan batasan khusus seperti tempat domisili dan sebagainya. Sebagai seorang penulis yang baru belajar, Rafa tidak segan-segan untuk meminta saran dan kritikan dari pembaca. Oleh karena itu, ia memohon kerjasama dari pembaca sekalian untuk ikut mengkritisi skill penulisannya tersebut.